MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Juli 2018 16:07
Terbengkalai, Damri Berencana Tempati Eks Kantor Kecamatan
AKAN DIMANFAATKAN: Perum Damri Cabang Tanjung Selor berencana menempati bangunan eks kantor Kecamatan Tanjung Selor di Jalan Jalarai Raya yang terbengkalai. ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Salah satu aset bangunan milik Pemkab Bulungan di Jalan Jelarai Raya rencananya akan digunakan sebagai kantor Perusahaan Umum (Perum) Damri Cabang Tanjung Selor. Saat ini Perum Damri masih berkantor di salah satu ruko kompleks Pasar Induk Tanjung Selor dengan sistem sewa atau kontrak tahunan.

Bangunan yang rencananya akan dijadikan kantor adalah eks kantor Kecamatan Tanjung Selor yang sebelumnya lama terbengkalai atau tidak dimanfaatkan.

Kondisi bangunan itu cukup memprihatinkan, kaca jendela sebagian besar pecah, dinding kusam, plafon bocor serta atap pun perlu diperbaharui. Secara umum item bangunan perlu perbaikan. Letak bangunan tersebut berada di antara kompleks Pesantren Al-Khairat dengan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bulungan.

Dikatakan, Manajer Keuangan dan SDM, Perum Damri Cabang Tanjung Selor, Rahayudo, hal itu masih sebatas rencana. Kepastiannya tergantung kesepakatan harga antara Pemkab Bulungan dengan Perum Damri pusat.

“Karena sewa. Maunya kami tidak sewa. Tapi kalau masih tetap sewa tidak apa-apa yang penting harganya sesuai,” ungkap Rahayudo saat ditemui Radar Kaltara di ruang kerjanya, Senin (9/7).

Menurutnya, tidak ada masalah jika memang harus sewa. Sebab, ketentuan sewa tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Penggunaan Barang Milik Negera (BMN).

Bangunan yang akan dimanfatkan itu terdiri dari eks kantor dan lahan yang cukup luas, sehingga dirasa cukup representatif. Sehingga katanya, selain akan dijadikan kantor juga terminal termasuk perbengkelan. “Awalnya lahan plus bangunan pemkab minta Rp 119 juta setahun. Tapi ini belum sepakat, jadi belum deal,” sebut dia.

Dirasa cukup mahal, Perum Damri hanya meminta bangunan serta lahan bagian depan. Harga yang ditawarkan untuk tahun pertama sekira Rp 41 juta, tahun ke dua sekira Rp 43 juta, tahun ketiga Rp 45 juta, tahun ke empat Rp 47 juta dan tahun ke lima Rp 50 juta. “Tiap tahun naik. Minimal sewa lima tahun. Tapi harga ini belum resmi dikirim kami baru sebatas informasi saja,” ujarnya.

Rahayudo mengatakan, pihaknya perlu surat resmi terkait data dan besaran harga tersebut. Untuk selanjutnya akan diteruskan ke Perum Damri di Jakarta. “Karena keputusan itu ada di pusat. Kalau disetujui maka lanjut. Apalagi harga itu di luar rehab bangunan,” jelasnya.

Walau demikian ia berharap sewa disepakati agar Perum Damri memiliki kantor yang jauh lebih representatif serta 9 unit armada dapat ditempati kantor tersebut. “Ini kan pinggir jalan. Secara akses mudah. Apalagi tahun ini bakal ada tambahan dua unit armada,” tutupnya.

Kepala Bidang Aset, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bulungan, Asperiansyah mengatakan, rencana itu saat ini masih dalam proses sesuai tahapan dalam menggunakan barang milik negara. Pada prinsipnya Pemkab Bulungan tidak ada masalah selama proses berjalan sesuai ketentuan.

“Bagus saja kalau dimanfaatkan karena bangunan itu lama tidak digunakan. Dulu kantor kecamatan,” ucap Asperianayah.

Lanjut dia, Perum Damri hanya ingin pinjam pakai alasannya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun secara ketentuan tetap harus sewa. “Awalnya seperti itu. Tapi walau pun badan usaha negara, daerah tetap sewa,” tegasnya.

Sementara itu terkait pelaksana dan penganggaran rehabnya, ia belum berani memastikan. “Tergantung kesepakatan saat MoU nanti,” pungkasnya. (isl/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 09:25

KERASSSS...!! Ke KPU, DPRD Ingatkan Anggaran Jangan Dibuat Hura-Hura

TANJUNG SELOR – Meski anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Sabtu, 21 September 2019 09:22

SIAP-SIAP AJA..!! 2020, Kemarau Diprediksi Lebih Ekstrem

Titik Panas di Kaltara Pukul 18.00 WITA Jumat (20/9) Lokasi …

Sabtu, 21 September 2019 09:15

PK Ditolak, Bang Toyib Tetap Dihukum Mati

TANJUNG SELOR - Upaya Arman Sayuti alias Bang Toyib terpidana…

Sabtu, 21 September 2019 09:13

Pengguna Ijazah Palsu Divonis 4 Bulan

TANJUNG SELOR – Sidang pelanggaran pemilu yang melibatkan Samsul sebagai…

Jumat, 20 September 2019 09:02

Tak Ingin Dibohongi, PLN Diminta Komitmen

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Soal Sengketa Lahan di Lokasi Pertambangan, Perusahaan Sebut Lahan Sudah Klir

TANJUNG SELOR – Menyikapi keluhan masyarakat Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Unsur Pimpinan Definitif Segera Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Unsur pimpinan definitif di Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Penyelesaian Batas Wilayah Belum Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai provinsi…

Jumat, 20 September 2019 09:00

Maharajalila Diusulkan Jadi Nama Korem Kaltara

TANJUNG SELOR – Komando Resor Militer (Korem) Provinsi Kalimantan Utara…

Kamis, 19 September 2019 09:13

Kualitas Udara Baik, tapi Sekolah Kok Diliburkan?

TANJUNG SELOR – Berdasarkan pantauan  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*