MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 03 Juli 2018 14:38
Unggah Berkas Pileg Harus dengan Silon
ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Usai pelaksanaan Pilwali, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan disibukkan dengan pelaksanaan pemilu tahun depan. Partai politik peserta pemilu wajib mengetahui tahapan yang tengah berjalan.

Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan, dalam proses pencalonan, setiap parpol wajib memasukkan dan mengunggah berkas pencalonannya ke dalam silon yang dikelola KPU Republik Indonesia (RI). Berdasarkan hal tersebut, pada 4 hingga 17 Juli, parpol melakukan pendaftaran dengan membawa berkas yang merupakan print out dari sistem informasi pencalonan (silon) tersebut.

Setelah itu, proses verifikasi baru akan dilakukan pada 5 sampai 18 Juli. Sehingga 18 hingga 21 KPU akan menyampaikan hasil verifikasi untuk kemudian pada 22 hingga 31 Juli merupakan kesempatan parpol untuk melakukan perbaikan berkas yang belum memenuhi syarat. “Khusus berkas syarat pencalonan yang terkait parpol, seperti surat pencalonan, daftar caleg per dapil serta surat pernyataan bahwa parpol sudah melakukan proses seleksi caleg dengan demokrasi, itu menjadi wajib,” jelasnya.

“Ketika mendaftar harus klir, harus ditandatangani oleh ketua dan sekretaris dan ditandatangani basah dan cap basah,” sambungnya.

Selain itu, keterlibatan perempuan pun harus terpenuhi, yakni 30 persen per dapil. Nah, jika belum memenuhi syarat tersebut, KPU akan mengembalikan dokumen tersebut untuk kemudian diperbaiki selama masa pendaftaran. “Terkait permasalahan individu masing-masing calon, bisa dilengkapi saat masa perbaikan, yakni pada 22 hingga 31 Juli,” ujarnya.

 

EKS NAPI KORUPSI, NARKOBA DAN CABUL DILARANG NYALON

Usai melalui debat yang panjang, akhirnya larangan terkait eks narapidana korupsi mengikuti pendaftaran calon legislatif (caleg) disahkan. Aturan itu pun mendapat beragam tanggapan.

Teguh mengatakan, bahwa dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPRD, DPD dan DPD disebutkan bahwa setiap mantan eks narapidana korupsi tidak diperkenankan mendaftar di Pileg 2019 mendatang.

Untuk itu, dirinya menegaskan bahwa setiap parpol telah mengetahui jelas aturan tersebut. Sebab pihaknya telah mengumumkan persyaratan pencalonan lewat media. Sehingga setiap parpol hanya tinggal mencantumkan berkas persyaratan saja. “Tidak ada sesuatu yang khusus, dari dulu sudah disosialisasikan. Cuma waktu itu, legalitas PKPU itu belum terbit,” katanya.

Teguh menginginkan agar parpol dapat melakukan seleksi lebih dalam agar tidak kecolongan saat mengikuti proses pendaftaran caleg. Jika ketahuan, justru akan menimbulkan masalah lain di tahapan berikutnya. “Kalau dari parpol klir, insyaallah kami juga klir,” tuturnya.

Untuk diketahui, tak hanya eks narapidana korupsi yang dilarang menjadi caleg. Namun eks kasus narkotika dan kejahatan seksual pada anak pun juga dilarang.

“Kalau sudah pernah menjadi narapidana, sudah keluar tapi dalam waktu kurang dari 5 tahun sejak saat ini, maka harus menyatakan kepada media, dibuktikan dengan surat keterangan pimpinan media bahwa dia (eks narapidana),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan, pihaknya tidak sependapat akan aturan tersebut. Sebab menurutnya setiap manusia yang pernah melakukan kesalahan masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.

“Saya sendiri tidak setuju, semua orang masih punya waktu untuk berbenah diri,” tegasnya.

Menurut Arief, seorang manusia dapat melakukan kesalahan bukan hanya didasari oleh faktor negatif saja. Namun adapula yang didasari dengan ketidaksengajaan, sehingga ia menolak aturan tersebut. Kendati demikian, hingga kini Arief menuturkan bahwa dalam Pileg 2019 mendatang, PAN tidak memiliki satu orang pun calon yang masuk dalam kategori eks narapidana korupsi.

Bendahara DPD Partai Demokrat Kalimantan Utara Muddain setuju akan aturan tersebut. “Pada prinsipnya kami setuju,” singkatnya.

Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Tarakan Tigor Nainggolan mengatakan bahwa Partai Golkar menginginkan setiap calon yang berasal dari Golkar harus orang yang bersih dari cacat hukum.

“Pada prinsipnya kami tidak akan mengusung orang-orang yang cacat dalam hukum,” tegasnya.

Hingga kini Golkar telah memiliki calon untuk menyambut pemilihan pada 17 April 2019 mendatang. Golkar menargetkan satu fraksi di DPRD Tarakan “Itu target kami,” terangnya. (*/shy/lim)

 

Unggah Berkas Pileg Harus dengan Silon


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…

Senin, 14 Oktober 2019 08:37

Kelas VIP Bertanding hingga Dini Hari

 TARAKAN – Sabtu (12/10) malam hingga Minggu (13/10) dini hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*