MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 25 Juni 2018 14:09
Usai Didemo, Listrik Padam Lagi
PEMADAMAN LAGI: Layanan listrik di Nunukan kembali padam karena kondisi mesin yang tidak stabil. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Usai didemo oleh Aliansi Masyarakat Pembela Rakyat (Ampera), Sabtu (23/6). PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan kembali melakukan pemadaman listrik secara tiba-tiba sekira pukul 05.49 Wita dan berlangsung sekira sejam.

Manajer PLN Rayon Nunukan Fajar Setiadi mengatakan, pemadaman listrik yang terjadi bukan keinginan dari PLN. Melainkan kondisi mesin yang sering mengalami gangguan, seperti yang terjadi pada Minggu (24/6) pagi sekira pukul 05.49 Wita. Terjadi gangguan mesin di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sebaung.

“PLTMG Sebaung terjadi lepas sinkron dari sistem, sehingga terjadi pemadaman total untuk wilayah Nunukan dan Sebatik,” kata Fajar Setiadi kepada media ini, kemarin (24/6).

Ia menjelaskan, hasil dari proteksi frekuensi yang bekerja daerah padam terjadi seluruh wilayah yang tersambung dengan PLTMG Sebaung. Menurutnya, selama ini pemadaman listrik yang terjadi tidak pernah direncanakan, semua di atas kendali dari PLN Rayon Nunukan. Pemadaman yang terjadi saat ini tidak pernah dilakukan pemadaman bergilir, namun hanya pemadaman secara tiba-tiba. “Saya sendiri tidak punya keinginan jika listrik padam, namun karena terkadang jaringan di sistem kelistrikan sering mengalami gangguan,” ujarnya.

Sementara, kesepakatan PLN Rayon Nunukan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, serta Ampera pada Sabtu (23/6) memutuskan tiga kesepakatan.

Pertama, Manajer PT PLN Rayon Nunukan Fajar Setiadi diberikan waktu 30 hari untuk memperbaiki sistem kelistrikan di Nunukan dan Sebatik. Jika belum berhasil sesuai waktu yang ditentukan, maka akan dievaluasi kinerjanya oleh manajemen PLN Area Berau.

Kedua, transparan atas pembangunan PLTMG 10 Megawatt (MW) yang di Sei Jepun, Kecamatan Nunukan Selatan. Serta melakukan percepatan pembangunan dalam tempo paling lambat pertengahan 2019 telah dioperasikan.

Ketiga, terkait kontrak PT Bugak selaku pemilik mesin PLMTG Sebaung yang akan berakhir, PT PLN diminta untuk mengkaji secara matang serta menimbang jika ada pihak yang sanggup menyuplai listrik Nunukan dan Sebatik.

Nota kesepakatan tersebut langsung disampaikan oleh Jenderal Lapangan Ampera Hardian Anugrah, bahwa jika nota kesepakatan yang telah ditandatangani di atas materai oleh Manajer PT PLN Rayon Nunukan, Fajar Setiadi tidak diindahkan, maka kasus ini akan dibawa ke pihak berwajib untuk diusut tuntas.

“Kami siap membawa kasus ini ke Kejari Nunukan, agar dilakukan audit, karena besar dugaan banyak terjadi pelanggaran terhadap pengelolaan listrik di Kabupaten Nunukan ini,” tegas Hardian Anugrah, kemarin (24/6). (nal/lim)

Usai Didemo, Mesin PLN Gangguan Lagi

 


BACA JUGA

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…

Selasa, 17 Maret 2020 13:35

Gubernur Usulkan RS Rujukan Covid-19 di Nunukan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, dalam…

Selasa, 17 Maret 2020 13:30

Sudah 8 Orang Positif Covid-19 di Tawau

SETELAH dirawat selama 4 hari sejak Kamis (12/3) lalu, deportan…

Sabtu, 14 Maret 2020 11:19

Kandidat Senyawa Antivirus Corona

  JAMBU BIJI       - Tim Peneliti Kedokteran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers