MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Juni 2018 10:22
Satu Anak Dicurigai Terinfeksi Difteri
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan laporan adanya anak dicurigai terinfeksi difteri di Tarakan. Laporan itu membuat Dinkes Kaltara bergerak cepat.

Sampel pada anak yang diduga terjangkit penyakit berbahaya tersebut langsung dikirim ke Dinkes Kaltara. Setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya menunjukan negatif. Namun, kondisi tersebut membuat pihaknya bekerja ekstra mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati.

“Kemarin sempat ditemukan dan dicurigai. Namum, hasilnya negatif, itu terjadi bulan lalu di Tarakan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendali (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Agust Suwandy.

Dijelaskan, kasus difteri tahun lalu hasilnya positif terhadap tiga anak, dua dari Tarakan dan satu dari Bunyu. Untuk itu tindakan pencegahan harus terus dilakukan agar tidak menular ke masyarakat. Serta, tindakan tepat dalam menangani pasien difteri harus dilakukan. “Yang harus dilakukan gencar sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan gejala dan bahaya penyakit ini,” tambahnya.

Selain itu, wapada terkait penyakit menular lainnya juga harus dilakukan. Sebab, Kaltara merupakan daerah transit, sehingga peluang masuknya penyakit malaria, Demam Berdara Dengue (DBD), flu burung harus diwaspadai.

Berada di daerah perbatasan dan menjadi transit bagi sejumlah orang harus menjadi perhatian. Sebab, sejumlah penyakit menular merupakan bawaan dari luar daerah. “Ini yang harus diwaspadai. Dikarenakan, Kaltara merupakan daerah perbatasan. Penyakit seperti flu burung, malaria, DBD merupakan bawaan dari luar daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, penularnya penyakit saat ini masih fluktuatif. Terkadang tiba-tiba jumlah pasien meningkat dan juga mengalami penurunan. Ini dikarenakan perkembangan virus sesuai musim. Seperti kasus DBD tercatat mengalami penurunan pada 2017 lalu dengan cukup drastis.

“Ini karena upaya dari sejumlah daerah Kaltara sendiri. Selain itu, kesadaran masyarakat atas perilaku hidup bersih. Sehingga perhatian terhadap lingkungan begitu tinggi. Sehingga, mampu menekan angka yang menderita DBD,” katanya.

Namun berbanding terbalik dengan Malaria, ia menilai pasien masih tergolong tinggi. Seperti di Bulungan yang memiliki sejumlah tambang liar. Selain itu, di daerah perbatasan Berau dan Bulungan tercatat tingginya penularan malaria.

“Seperti di Sekatak, karena ada tambang liar kemudian masyarakat beraktivitas malam hari. Selain itu daerah perbatasan Bulungan-Berau aktivitas menebang kayu sehingga warga berpotensi terkena malaria,” jelasnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 11:04

Kacabjari Menunggu Penyerahan dari Pemkab KTT

 TANJUNG SELOR - Pembangunan Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Bulungan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:54

INGAT..!! Semua Speedboat Harus Dilengkapi Pintu Darurat

 TANJUNG SELOR – Langkah tegas dilakukan pihak Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:41

Kabupaten/Kota ‘Disuntik’ Dana Rp 29 Miliar

 TANJUNG SELOR – Ketersediaan anggaran merupakan salah satu faktor pendukung…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:31

BPPRD Raup Rp 311 Miliar dari Pajak Daerah

 TANJUNG SELOR – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:18

Kembalikan Berkas,Sigit Optimistis Didukung Partai

 TANJUNG SELOR - Waktu pengembalian berkas pendaftaran bakal calon (balon)…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:25

NPHD Disepakati, Anggaran KPU Naik Rp 1 M

 TANJUNG SELOR – Setelah melakukan pembahasan yang cukup alot, akhirnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:19

Petani Keluhkan Harga TBS Kelapa Sawit

 TANJUNG SELOR – Harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:12

Gubernur Usul Pemekaran Daerah Terbatas di RPJMN

 TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah, khususnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:03

Pinjam dan Baca Buku Menggunakan Ujung Jari

 JIKA sebelumnya masyarakat yang ingin membaca buku itu harus datang…

Senin, 14 Oktober 2019 09:28

Anggaran Terbatas, Bukan Alasan

 12 Oktober 2019, Kabupaten Bulungan genap berusia 59 tahun. Namun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*