MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Juni 2018 14:39
Aplikasi Grab Car Dibekukan Sementara
MENGEDEPANKAN KENYAMANAN: Driver transportasi online saat meninggalkan Polres Tarakan usai bermediasi bersama SPTI Tarakan yang difasilitasi Satlantas Polres Tarakan, Senin (4/6). JOHANNY/RADARTARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Berawal dari tuntutan izin operasional, perwakilan Grab Car kembali harus berurusan dengan Polres Tarakan. Grab Car diketahui beroperasi tanpa izin di Kota Tarakan.

Perwakilan Grab Tarakan Indra Wahyudi menuturkan, setelah melakukan mediasi kurang lebih sejam di Polres Tarakan soal transportasi Grab Car yang beroperasi. Diputuskan per tanggal 4 Juni 2018, aplikasi Grab Car, khusus mobil dibekukan sementara waktu. Sambil menunggu, surat operasional diterbitkan.

“Teman-teman kita sudah rapat dengan Polres Tarakan. Kami menghimbau hari ini (kemarin, Red) untuk tidak mengaktifkan aplikasi Grab khusus mobil untuk sementara waktu. Sambil menunggu izin operasional kita keluar,” ujar Indra, di hadapan para mitra Grab di halaman Polres Tarakan sekira pukul 15.40 Wita.

Mendengar tuntutan tersebut, para mitra Grab pun sepakat untuk mengikuti aturan untuk tidak mengantifkan aplikasi Grab khusus mobil dan tidak menerima pesanan.

“Jika ada pesanan jemputan. Kami harap untuk dibatalkan. Dan jika ada yang mencoba mengerjai kami, saya harap untuk segera melapor ke customer service Grab untuk dilakukan pembatalan,” lanjut arahan Indra.

Indra yang ditemui usai pertemuan tersebut, mengaku akan secepatnya mengurus izin operasional. Menurutnya Grab tentunya sangat dibutuhkan di Tarakan.

“Kami suruh nonaktifkan sementara demi kenyamanan dan tidak ada saling menyalahkan di sini. Kami akan ikuti aturan yang ada, demi kenyamanan bersama,” katanya.

Menurut Indra, pertemuannya dengan Polres Tarakan berawal dari adanya tuntutan izin operasional Grab oleh beberapa orang. Mereka menuntut untuk aplikasi Grab dinonaktifkan. “Itu sudah kami selalu imbau di lapangan untuk tidak mengaktifkan aplikasi. Kami antisipasi karena mereka menuntut izin kami. Dan sebenarnya izin hari ini perpanjangan surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP) seharusnya sudah terbit dan itu akan segera kami ambil,” jelasnya.

Dan ditambahkan Ian, perwakilan Grab Tarakan lainnya, setelah izin SIUP dan TDP terbit secepat mungkin pihaknya akan langsung ke Tanjung Selor untuk mengurus segala syarat terbitnya izin operasional.

“Grab ini kan harus berbadan hukum. Dan kami sudah bekerjasama dengan salah satu koperasi di Tarakan. Dan koperasi di sini yang membuat badan hukum. Dan setelah SIUP dan TDP-nya keluar, kami akan segera mengurus izin selanjutnya,” katanya.

Ditegaskan Ian, adapun izin operasional Grab akan diusahakan secepat mungkin. Dan akan bisa beroperasi kembali.

“Kami kejar minggu ini. Karena kami sudah lama sebenarnya untuk mengurus izin operasi ini. Jadi, bukan kami tidak mau urus, tapi dalam proses,” ujarnya.

Salah satu mitra Grab Tarakan Matruki mengaku tidak keberatan jika aplikasi Grab khususnya mobil dibekukan sementara.

Menurut pria berusia 57 tahun ini, Tarakan harus nyaman dan tidak boleh berkonflik hanya karena persoalan transportasi darat. “Saya setuju saja dan ikuti aturan yang ada,” pungkasnya.

Pertemuan antara Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Tarakan dengan Grab, Senin (4/6) menghasilkan kesepakatan di mana SPTI Tarakan meminta Grab menonaktifkan pengoperasian hingga terbitnya izin operasional.

Ketua SPTI Tarakan Hamka mengatakan tujuan kesepakatan itu untuk menghormati apa yang sudah menjadi ketentuan dari pemerintah. “Kami tidak mau terjadi gesekan di lapangan, sehingga kami minta dinonaktifkan terlebih dahulu sebelum ada izin resmi. Kami minta juga perlu dilakukan pengkajian lagi sebelum benar-benar beroperasi,” bebernya.

Pengkajian lebih mendalam lagi terkait pengoperasian Grab di Tarakan menurutnya sangat penting untuk mengetahui seberapa banyak idealnya angkutan umum dan khusus. Mengingat kondisi geografis Kota Tarakan yang hanya berupa pulau.

“Kami tahu Tarakan ini pulau, hanya di situ-situ saja, belum lagi setahu kami masy rakat Tarakan rata-rata memiliki kendaraan sendiri,” tuturnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa saat ini Tarakan tidak ada lagi penambahan armada baru untuk mengangkut penumpang, karena pertimbangan kemacetan. Diperparah tidak adanya kantong parkir. “Adanya armada baru yang berbasis online nantinya, mematikan armada yang sudah ada sebelumnya,” bebernya.

Sejauh ini dirinya menilai masih ada pengemudi Grab yang tidak mematuhi kesepakatan sebelumnya tidak menonaktifkan aplikasi tersebut hingga secara resmi beroperasi.

“Tadi malam (kemarin, Red) ada kami dapatkan di Bandara Juwata pengemudi Grab beroperasi, tadi siang juga kami dapatkan di depan masjid Al-Maarif beroperasi, sehingga teman-teman yang mendapatkannya langsung dibawa ke Satlantas untuk dilakukan penindakan karena melanggar kesepakatan sebelumnya,” ucapnya.

“Sudah diberikan waktu hingga 3 bulan, tapi hingga saat ini belum ada izinnya, cuma katanya-katanya saja,” urainya. (eru/jnr/lim)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:47

Heart of Borneo Dorong Ekowisata Terwujud

TARAKAN - Program Heart of Borneo (HOB) merupakan kerja sama…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:53

5.495 Peserta PBI Terancam Dinonaktifkan

TARAKAN - Sebanyak 5.495 penerima bantuan iuran (PBI) Kota Tarakan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:51

Anthon Joy Ditunjuk sebagai Direktur Radar Tarakan

TARAKAN – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:49

Pasar di Tarakan Masih Jorok

TARAKAN - Untuk ketiga kalinya di tahun 2019 ini Balai…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:47

PLN Akan Dapat Pasokan Daya 36 MW

TARAKAN – Sebagai upaya memberikan keandalan listrik di Bumi Paguntaka,…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:46

JANGAN MAIN-MAIN..!! Dua OPD Ini Rentan Tindak Pidana Korupsi

TARAKAN - Dua organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai rentan akan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:45

Abdul Kadir, Sempat Vakum dari Politik karena Sakit

Kehilangan seorang kakak, yang merupakan penyemangat Abdul Kadir, S.T dalam…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:18

Dapati Kendaraan Tidak Layak Jalan

TARAKAN - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:16

Lestarikan Tari Jepin di Kalangan Pelajar

TARAKAN – Gerak gemulai para pelajar terlihat saat menarikan tarian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*