MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 02 Juni 2018 11:46
Izin Operasional Kapal Masih Tertunda

Pelayanan PLBL Liem Hie Djung Masih Status Lokal

BELUM: PLBL Liem Hie Djung yang dibangun pemerintah rencananya bakal menjadi tempat penyeberangan penumpang untuk skala internasional. Sayangnya, sampai saat ini izin operasi kapal untuk mendukung rencana tersebut belum berjalan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Izin operasional kapal yang berkapasitas 35 Gross Tonnage (GT) masih menjadi kendala utama pelayanan rute internasional di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung. Padahal, PLBL yang diresmikan oleh dua gubernur di hari yang berbeda ini justru memiliki status internasional.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan Abdi Jauhari membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, status internasional yang dimilik PLBL Liem Hie Djung selama ini tak sesuai pelaksanaan di lapangan. Hal ini karena terbentur dengan beberapa perizinan yang dikeluarkan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Salah satunya izin operasional  yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).  “Kalau untuk standar internasional dibutuhkan kapal yang memiliki maksimal 175 GT. Kapal-kapal yang melayani rute Nunukan-Tawau dan sebaliknya itu memiliki kapasitas 100-175 GT. Makanya,  kapal itu tidak dibenarkan menurunkan penumpang di PLBL Liem Hie Djung,” kata Abdi Jauhari kepada media ini kemarin.

Upaya untuk mendapatkan beberapa perizinan yang belum dimiliki, kata Abdi, telah dilakukan. Salah satunya mengajukan izin operasional yang baru dan ditingkatkan dari kapal berkapasitas 35 GT menjadi 175 GT.

Adapun kewenangan untuk mengabulkan pelaksanaan status internasional pada PLBL Liem Hie Djung ini merupakan wewenang pemerintah pusat. Sehingga, untuk mewujudkannya diperlukan syarat-syarat yang diwajibkan kementerian sebagai perwakilan pemerintah pusat. “Agustus tahun lalu sudah disampaikan ke kementerian. Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura sudah membeberkan dan mempresentasikan kesiapan PLBL Liem Hie Djung dijadikan pelabuhan intenasional,” kata Abdi Jauhari.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukna Robby Nahak Serang menegaskan, PLBL Liem Hie Djung minimal tiga bulan ke depan sudah berstatus dan melayani rute internasional ke Tawau, Malaysia. Sebab, rencana awal pembangunan PLBL Liem Hie Djung tersebut tak hanya melayani rute reguler saja. Namun juga rute Tawau, sebagai jalur internasional ke luar negeri. “Usulan peningkatan kapasitas GT pada izin operasional kapal di Liem Hie Djung itu sudah. Jadi, tinggal menunggu saja,” kata Robby saat dihubungi.

Usulan peningkatan status PLBL Liem Hie Djung tersebut juga akan dibahas dalam rapat kertas kerja tim Sosial, Ekonomi, Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) di Kota Balikpapan dalam waktu dekat ini. “Usulan peningkatan izin opersional kapal memang harus bertahap. Usulan sudah dilakukan dan tinggal menunggu saja saat ini,” jelasnya. (oya/ash)


BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:29

Satgas Pamtas Sita Senpi dan Miras

NUNUKAN - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon…

Minggu, 05 Juli 2020 11:54

12 Calon Pengantin Terdeteksi Pengguna Narkoba

NUNUKAN – Setidaknya ada 12 orang calon pengantin (catin) yang…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:12

Mabuk Lem, Remaja Kejar Polisi dengan Badik

NUNUKAN – Seorang remaja berinisial AN (22) diduga sedang mabuk…

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…

Selasa, 30 Juni 2020 10:27

PDIP Aksi di Polres Nunukan

NUNUKAN – Menuntut pengusutan tuntas pelaku pembakaran bendera Partai Demokrasi…

Senin, 29 Juni 2020 10:12

Langgar Protokol Kesehatan, Dihukum PushUp

NUNUKAN - Meski status tanggap darurat Covid-19 di Nunukan beum…

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34

Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut)…

Jumat, 26 Juni 2020 13:03

Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus,…

Kamis, 25 Juni 2020 14:30

Nonreaktif, 361 WNI Dipulangkan dari Malaysia

    RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN DIPULANGKAN LAGI: Setidaknya ada 361…

Kamis, 25 Juni 2020 13:24

Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers