MANAGED BY:
KAMIS
26 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 21 Mei 2018 12:10
Petani Harus Ikuti Pola dan Cara Tanam Padi yang Benar
BISA DIGARAP LAGI: Salah satu sudut lahan demplot yang digarap PT BDMS-MA yang sebelumnya terdampak tumpahan solar perusahaan. Sekarang sudah menghasilkan padi hingga 7,5 ton per hektare dan bisa digarapkan terus menerus. WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

MALINAU - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Ir.  Kristian Muned M.T mengungkapkan, demplot tanaman padi yang dipanen perdana oleh Bupati Malinau bersama pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Malinau dengan luasan 4 hektare ini adalah lahan yang sebelumnya merupakan lahan yang terkena dampak akibat tumpahan solar perusahaan PT BDMS –PT. MA.  Dengan dipanennya padi yang ditanam di atas lahan seluas 4 hektare yang sebelumnya tercemar BBM jenis solar ini, menunjukkan bahwa lahan tersebut sudah tidak tercemar lagi karena sudah menunjukkan hasilnya.

Bahkan, dari hasil ubinan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malinau sebelum dipanen itu per hektarenya mencapai 7,5 ton padi kering panen atau sekitar 4 ton beras. “Ini menunjukkan hasil yang cukup luar biasa meski sebelumnya lahan lahan warga yang dijadikan demplot ini tercemar tumpahan solar. Ikan lele yang dipelihara di lokasi lahan itu juga hidup baik,” ujar Kristian Muned kepada media ini usai panen perdana di lokasi lahan di Muara Bengalun Desa Malinau Kota akhir pekan kemarin.

Oleh karena itu, menurut Kristian Muned, Dinas Pertanian mengharapkan agar lahan yang telah terbukti tidak tercemar lagi itu bisa digunakan lagi oleh kelompok tani (Poktan) untuk diolah seperti semula layaknya. Selain itu, pihak perusahaan juga diharapkan bisa memberikan contoh secara visual kepada seluruh petani yang ada di sekitar lahan yang dijadikan demplot itu. Artinya, lahan yang tersedia hasil program cetak sawah pemerintah seluas lebih kurang 200 hektare yang sudah terintergrasi secara keseluruhan ini bisa mengikuti pola dan cara bertani yang benar.  "Sehingga menghasilkan pertanian yang lebih baik,  seperti yang dihasilkan perusahaan yang mencapai 7,5 ton per hektare. Itu hasil resmi ubinan yang dilakukan BPS Malinau,” tegas mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malinau ini.

Disinggung soal beras daerah (Rasda), Kristian Muned menyebutkan, posisi Rasda sampai pada minggu kedua di bulan Mei 2018 ini sekitar 284 ton yang sudah tersedia stoknya di gudang Perusda Intimung saat ini. Di luar data itu, Dinas Pertanian juga menyebutkan masih ada ready stock sekitar 70 ton. “Sbentar lagi ini, Kabupaten Malinau akan masuk pada masa panen musim tanam (MT) 1 tahun 2018 ini seluas 140 hektare yang diprediksi akan menghasilkan 400 hingga 500 ton,” tukasnya.(ida/fly)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2020 15:28

Pangdam: Tidak Ada Patok Perbatasan Tergeser

MALINAU - Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayor Jendral TNI Agus…

Jumat, 13 November 2020 14:37

Nah Gitu Dong, Pengendara di Kabupaten Ini Mulai Taat Prokes

PIHAK kepolisian turut serta dalam melakukan pendisiplinan terhadap peningkatan protokoler…

Kamis, 12 November 2020 15:52

Tahun Depan, SPN Polda Kaltara Mulai Direhab

MALINAU - Usai menerima hibah bangunan dari Pemkab Malinau, tim…

Rabu, 11 November 2020 15:08

Kebakaran Gedung Pastoral, Diduga Arus Pendek

MALINAU - Kantor administrasi sekaligus tempat tinggal Pastor Gereja Katholik…

Rabu, 07 Oktober 2020 14:44

Daerah Operasi Bukan untuk Rekreasi

MALINAU - Tim Audit Kinerja Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI Periode…

Rabu, 07 Oktober 2020 14:11

Kasatlantas Polres Malinau Berganti

MALINAU – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres)…

Selasa, 06 Oktober 2020 14:35

HUT ke-75, TNI dapat Kejutan di Perbatasan

MALINAU - Tim Audit Kinerja Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI Periode…

Selasa, 06 Oktober 2020 14:34

Pelantikan KONI Malinau Tunggu SK

MALINAU – Usai terpilih kembali sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional…

Senin, 05 Oktober 2020 13:59

Relokasi Warga Terdampak Pembangunan PLTA Mentarang Induk Harus Hati-Hati

MALINAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau sangat serius menanggapi rencana…

Senin, 05 Oktober 2020 13:30

Upacara HUT TNI Hanya Disaksikan Secara Virtual

MALINAU – Masih dalam situasi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), Komando…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers