MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 26 April 2018 13:16
Penertiban Allana, Prospek Cerah Daging Lokal
CEK: Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bersama instansi terkait melakukan sidak ketersediaan dan harga pangan di Pasar Gusher dan Pasar Tenguyun, Tarakan, Rabu (25/4). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Daging beku saat ini tidak semua ilegal. Tetapi karena banyaknya daging beku ilegal yang beredar, membuat distributor merugi. Harga daging ilegal jauh lebih murah.

Pimpinan PT Sri Kencana Lestari Sri Sulartiningsih mengatakan, daging ilegal yang masuk menghambat peredaan daging legal. Sri sendiri menjual berbagai varian jenis daging dengan berbagai harga.

Mulai dari Rp 60 ribu hingga Rp 82 ribu tergantung dari jenisnya. Jika daging ilegal, malah akan lebih murah dibandingkan harga pasaran dan bisa mencapai Rp 58 ribu per kilogram. Sehingga tentu masyarakat akan lebih memilih yang lebih murah.

“Jelas mempengaruhi untuk daging yang resmi, karena memang tidak ada yang membeli dan juga tempat olahan daging yang belum ada,” ujarnya.

Dikatakan, hanya ada beberapa jenis saja yang dapat didistribusikan di Kalimantan Utara. Beberapa jenis daging tidak laku di pasaran dan tidak akan dapat diolah. Karena tidak adanya industri pengolahan daging, berbeda dengan di kota besar yang bisa mengolah daging tidak laku menjadi sosis, daging burger atau kornet. “Di sini tidak ada, jadi pengaruhnya sangat besar untuk kami,” ujarnya.

Diakuinya juga, saat ini belum bisa memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 80 ribu.

“Kalau ilegal lagi banyak, yah saya menonton saja. Karena pasti penjualan ilegal akan lebih murah dan lebih laku di pasaran,” ungkapnya.

Dikatakan, biasanya daging legal miliknya sekali pasok bisa mencapai satu kontainer atau 28 ton. Dengan adanya daging ilegal, maka biasanya satu kontainer bisa habis dalam waktu tiga bulan.

Berbeda dengan tahun ini, walaupun masih ada daging ilegal yang beredar tetapi sudah banyak yang ditertibkan. Sehingga satu kontainer bisa habis dalam waktu sebulan saja. “Yah lumayanlah, dibandingkan tahun lalu, kasihan sekali,” ungkapnya.

Mendekati Ramadandan Idulfitri, Sri berharap stok tidak dibatasi. Dengan begitu bisa menghambat daging ilegal. Biasanya memang mendekati bulan puasa, maka petugas akan lebih gencar menindak daging ilegal. Sehingga stok sudah seharusnya tidak dibatasi.

“Jangan dibatasilah, kami juga mengambil dari Bulog pusat. Biasanya memang daging yang paling disukai itu kode 44, 41, dan 11. Karena di sini memang menggunakan kode, beda di kota lain pakai nama,” urainya. (*/naa/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

EMBUNG MENGERING..!! Krisis Air di Kota Ini Makin Dekat

TARAKAN – Hujan yang tak kunjung turun di sekitar Embung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:33

Mendapatkan Hidayah, Memperdalam Ilmu Agama

Joko Wibowo menjadi perbincangan hangat setelah viral melalui channel Youtube…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:32

Dapot Sinaga, Kenal Dunia Politik dari Teman

Meski awalnya tak tertarik untuk bergabung dalam dunia perpolitikan, namun…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:30

ADA APA..?? Puluhan Warga Amal Datangi Polres Tarakan

TARAKAN - Puluhan masyarakat Jalan Binalatung RT 15, Kelurahan Pantai…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Keberadaan Gajah Kerdil di Nunukan Masih Misteri

KEBERADAAN gajah kalimantan (Elephas maximus borneensis) di Kaltara menjadi misteri.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:12

Waspadai Titik Rawan Laka MD

TARAKAN – Dekat atau jauh jarak yang akan dituju tidak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:09

Warga Berharap Adanya PJU

TIDAK terdapatnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di RT 08, Kelurahan Kampung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:04

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan

TARAKAN – Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih terus melakukan penyelidikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:47

Heart of Borneo Dorong Ekowisata Terwujud

TARAKAN - Program Heart of Borneo (HOB) merupakan kerja sama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*