MANAGED BY:
KAMIS
06 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 19 April 2018 13:57
KASUS..!! Lima Komisioner Disidang DKPP

Tanggapi Aduan Peserta Seleksi PPK

ILUSTRASI/INT

Kaharuddin, salah seorang komisioner KPU Nunukan menambahkan, sebagai pihak teradu telah memberikan jawaban secara gamblang apa yang telah dilakukan dalam proses seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). “Kami sudah sidang dugaan kode etik. Dan pokok aduan pihak pengadu, dalam hal ini saudara Dedi Junaidi, sudah kami jawab secara jelas, bahwa tidak ada yang kami langgar seperti yang diadukan,” ujarnya menambahkan.

Diungkapkan, selama ini pihak pengadu (Dedi Junaidi) sebenarnya telah mengikuti semua proses seleksi. Mulai seleksi tertulis hingga wawancara. Namun, memang pihak pengadu tidak terpilih karena berdasarkan hasil wawancara dinyatakan belum layak. “Tiga nama calon PPK yang kami coret itu berdasarkan pemeriksaan kami untuk menindaklanjuti surat dari Panwaslu (Bawaslu). Bahwa memang benar mereka tidak memenuhi syarat karena pernah menjadi tim sukses kepala daerah dan sudah lebih 2 kali menjabat PPK,” jelasnya.

 

Munculnya kasus ini berawal dari ketidakpuasan dari Dedi Junaidi saat menerima hasil pengumuman seleksi PPK. Karena merasa adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan komisioner KPU Nunukan dalam mengumumkan peserta yang lolos, maka Dedi Junaidi, salah seorang yang dinyatakan tidak lolos bersurat ke Bawaslu Nunukan. Setelah menerima laporan Dedi Junaidi, Bawaslu Nunukan berkesimpulan bahwa ada dugaan pelanggaran kode etik oleh KPU Nunukan. Sehingga laporan pengaduan yang diterima tersebut diteruskan ke DKPP untuk ditangani lebih lanjut.

Terpisah, salah seorang anggota majelis tim pemeriksa daerah DKPP RI Suryanata Al-Islami mengungkapkan, sidang kode etik dihadiri semua unsur dari tokoh masyarakat, Bawaslu hingga KPU dan juga perwakilan DKPP RI.

Mekanisme proses sidang dimulai dengan mendengarkan aduan dari pengadu dalam hal ini Dedi Junaidi dan setelah itu ditanggapi oleh teradu dalam hal ini KPU Nunukan dan pihak terkait Bawaslu Nunukan. “Setelah kami mendengarkan semua, maka kami sebagai majelis tim pemeriksa kami diberikan waktu untuk merumuskan rekomendasi yang dikirimkan sesuai fakta persidangan ke DKPP RI yang nantinya akan diputuskan oleh pusat,” ungkap Surya, sapaan akrabnya saat dihubungi via telepon kemarin.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers