MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 14:14
Kualitas Air Sungai Diperiksa per Triwulan
TETAP AMAN: Meski terdapat beberapa kayu dan sampah di Sungai Kayan. DLH menjamin kualitas air tetap aman yang masih dipakai sebagian masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk menjamin kualitas air di sungai-sungai besar di Kalimantan Utara (Kaltara) seperti Sungai Kayan dan sungai di Sesayap, Sembakung dan Sebuku tetap aman. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara rutin melakukan pemeriksaan air yang sebagaian masyarakat manfaatkan untuk kehidupan sehari-hari dan sebagai air baku PDAM.

Sekretaris DLH Kaltara Nurhamdi mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan per triwulan. Pasalnya, jangka waktu itu menurutnya sangat tepat dilakukan pemeriksaan. “Kita pemeriksaan rutin.Ya, per tiga bulan itu,” ungkapnya saat ditemui Radar Kaltara di ruang kerjanya.

Apalagi, lanjutnya, untuk di Sungai Kayan, pihaknya meyakini bahwa sungai itu masih aman dan tidak tercemar. Meski, diakui adanya beberapa kayu yang kerap memenuhi sungai tersebut. “Di sini tercemar bukan masalah kayunya. Namun, masalah kandungan zat kimianya,” jelasnya.

Hanya, tambahnya, pihaknya tetap memikirkan bagaimana sungai itu sejatinya tak hanya aman dari pencemaran. Melainkan, sampah-sampah kayu juga dapat diatasinya. “Soal sampah kayu memang kalau dari segi transportasi mengganggu. Mungkin nanti akan dikoordinasikan ke OPD lainnya untuk bersama menanganinya,” katanya.

Disinggung mengenai soal dana pemeriksaan, Nurhamdi mengatakan bahwa pihaknya dibantu dua sumber dana. Baik melalui APBN dan APBD. Artinya, meskipun tak secara rinci dijelaskan besaran anggarannya. Pihaknya meyakini pemeriksaan akan tetap aman. “Kita ada dana dari APBN dan APBD,” bebernya singkat.

Sementara, sebelumnya terkait pembersihan sungai sempat juga dilontarkan Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid. Di mana pihaknya saat ini tengah menganalisa tentang penanganan sampah-sampah yang bertebaran di sepanjang Sungai Kayan tersebut.

Diakuinya, keberadaan sampah tentu memberikan dampak luar biasa terhadap transportasi laut dan sungai. Pasalnya, semakin banyaknya sampah tentu motoris akan semakin sulit dalam memilih alur perjalanan. “Soal sampah di Sungai Kayan, saat ini kita sudah melakukan analisa. Analisa ini tentunya mempelajari tentang bagaimana sistem penganggaran dan metode dalam pembersihannya nanti,” ungkap Taupan.

Apalagi, lanjutnya, sumber sampah yang ada di Sungai Kayan bisa datang dari mana saja. Oleh karenanya, jangan sampai dalam pelaksanaan nanti tak sesuai dengan yang diharapkan. “Intinya di sini jangan sampai juga anggaran yang ada sampai sia-sia atau terbuang percuma. Sebab, semua harus ada pertanggung jawabannya,” ujarnya.

Di sisi lain, tambahnya, dalam proses analisa yang waktunya masih belum bisa diprediksi berapa lama. Taupan mengatakan bahwa bisa saja pihaknya akan meminta konsultan untuk menghitung tentang estimasi biaya yang akan dikeluarkannya dalam program pembersihan sungai tersebut. “Kita juga tak bisa sendiri dalam hal program kali ini. Tentunya, dengan mengajak instansi terkait lainnya untuk terlibat,” katanya.

“Atau bisa saja dalam pelaksanaan nanti minimal sebulan sekali dilaksanakan bersih-bersih sungai,” sambungnya.

Di samping itu juga, pihaknya menekankan kepada masyarakat ataupun perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan lainnya agar memiliki rasa peduli terhadap lingkungan. Salah satunya, tidak membuang sampah atau sisa kayu di sungai.

“Kejadian yang kemarin dapat menjadi pelajaran bersama. Mudahan dengan langkah tersebut nantinya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan sungai,” harapnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 09:29

RS Tipe B Akan Dibangun dengan APBD

TANJUNG SELOR – Meski rencana peminjaman dana ke PT Sarana…

Selasa, 17 September 2019 09:25

Zona Hijau, DLH Klaim Kualitas Udara Baik

TANJUNG SELOR – Meski wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) tengah diselimuti…

Selasa, 17 September 2019 09:17

24 Hektare Lahan Hangus

TANJUNG SELOR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi…

Selasa, 17 September 2019 09:12

Hanura Belum Rekomendasikan Nama

TANJUNG SELOR – Partai politik (parpol) yang akan menduduki kursi…

Senin, 16 September 2019 23:32

Suasana Haru Sambut Jamaah Haji Bulungan

    TANJUNG SELOR – Meski pemulangan jamaah haji asal…

Senin, 16 September 2019 09:06

Kelakuan Remaja Menyimpang, Pola Asuh Orang Tua Jadi Faktor

TANJUNG SELOR – Psikolog, Fanny Sumajouw, S.Psi mengungkapkan, terkait perbuatan…

Senin, 16 September 2019 08:50

Potensi Hujan Rendah, Kabut Asap Berlanjut

TANJUNG SELOR – Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika…

Senin, 16 September 2019 08:45

Jemaah Haji Bulungan Pulang Lewat Darat

TANJUNG SELOR – Keberangkatan jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara)…

Senin, 16 September 2019 08:14

Inginkan Bidang Pertanian Mampu Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Nama               : Albertus…

Minggu, 15 September 2019 13:33

Kepulangan Jamaah Haji Tertunda

TANJUNG SELOR – Kepulangan jamaah haji  kloter 14 dari Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*