MANAGED BY:
SENIN
13 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Minggu, 21 Januari 2018 20:29
Harta Effendhi Rp 26 Miliar
Effendhi Djuprianto

PROKAL.CO,

TARAKAN – Hampir dipastikan seluruh Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para bakal calon telah diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga anti rasuah itu memberi tenggat waktu hingga Jumat 19 Januari.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan mengakui surat tanda terima laporan itu masih ada yang bersifat sementara. Beberapa lainnya sudah final. Selanjutnya KPK akan menelaah. Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo mengatakan kekayaan para calon yang dilaporkan sebagai salah satu syarat pencalonan dalam Pilwali Tarakan 2018 akan diumumkan KPK. “Sekarang belum, paling lambat 2 hari sebelum pemungutan, itu sudah diumumkan. Masih lama,” ucap Teguh yang ditemui media ini.

Teguh menjelaskan, jika balon telah melapor ke KPK kemudian memberikan bukti tanda terima kepada KPU, maka dianggap selesai dan memenuhi syarat. “Nah, kalau sudah dilaporkan dan kami diberikan tanda terima, maka klir,” ujarnya.

Tahapan selanjutnya jumlah paslon akan dikoordinasikan dengan KPK. Selanjutnya, akan menjadi ketentuan KPK untuk mengumumkan secara nasional, atau meminta bantuan KPU untuk melakukan pengumuman. “Apakah KPK yang akan mengumumkan (kekayaan calon), atau kami yang akan fasilitasi. Kemungkinan KPK akan mengumumkan kepada kami untuk kami umumkan,” singkatnya.

Sementara itu, saat ditemui Radar Tarakan, salah satu pejabat negara yang menjadibakal calon Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M. Kes mengatakan LHKPN sudah menjadi kewajiban. “Jadi, sebenarnya ini hanya memperbarui saja, apabila ada pengurangan atau penambahan harta,” bebernya.

Baginya, menyampaikan LHKPN tidaklah sulit. Hanya saja, dalam sistem pelaporan yang baru, ada yang dikhususkan bagi calon kepala daerah. “Peraturan LHKPN ini kan baru. Inilah yang kami perbaiki lagi, jadi saya pikir ini sudah selesai, karena kami sudah online ke KPK dan punya tanda bukti dari sana. Jadi kami sudah selesai melaporkan itu,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 13 Juli 2020 11:53

20 Sample Negatif, Positif Bertambah 1 Nakes

TARAKAN - Gugus Tugas Covid-19 Tarakan merilis tambahan pasien terkonfirmasi…

Minggu, 12 Juli 2020 16:52

BREAKING NEWS! Resmi, SK Pilgub Golkar ke Irianto-Irwan

TARAKAN - Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya telah melabuhkan hatinya…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:38

SK Irianto-Irwan Merujuk Hasil Survey

Jawaban DPP PAN Atas Sikap DPW PAN Kaltara --SUB  …

Sabtu, 11 Juli 2020 11:37

PSBB Dilonggarkan, Permintaan Naik, Harga Ayam Potong Melambung

TARAKAN – Sejak pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:23
Ervina Karim, Novelis Berusia 18 Tahun

Bikin Baper, Karya Jadi Koleksi Wali Kota

Satu lagi prestasi membanggakan dari pelajar Tarakan. Penulis novel. Darel…

Jumat, 10 Juli 2020 14:03
Fenomena Balon Perkembangan Covid-19

Di Kaltara Sembuh 10, Tapi Tambah 8 Positif Corona

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) kembali merilis…

Jumat, 10 Juli 2020 13:56

Rapid Test Dikenakan Rp150 Ribu, Tapi Maaf..!! Lagi Kosong

ALAT pemeriksaan cepat atau rapid diagnostic test (RDT) alias rapid…

Kamis, 09 Juli 2020 11:09

BREAKING NEWS!! Sembuh 9 Orang, Namun Bertambah Positif 8 Orang

TARAKAN -  Gugus Tugas Covid-19 Tarakan, Kamis (9/7) bertambah 9…

Kamis, 09 Juli 2020 10:00

Putusan PN, Pemkot Wajib Bayar Kontraktor

TARAKAN – Enam kontraktor menggugat Pemkot Tarakan terkait pembayaran proyek…

Rabu, 08 Juli 2020 13:56

Wacana Dipasangkan dengan Kapolda, Udin Mau Nomor 1, Ini Kata Indrajit

TARAKAN – Optimistis. Begitulah sikap yang senantiasa melekat pada H.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers