MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 15 Januari 2018 10:49
Sebelas Suspect, Satu Positif
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Sejak awal Desember suspect difteri terus bertambah hingga awal tahun. Kendati menunjukkan gejala difteri, namun saat dilakukan uji laboratorium beberapa sampel menunjukkan hasil negatif. Sementara masih ada yang menunggu hasil.

Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, Junarti mengatakan, total suspect sejak awal Desember hingga pertengan Januari ini sebanyak 11 suspect. Namun sejauh ini hanya satu yang dinyatakan positif berdasarkan hasil laboratorium.

“Jadi ada dua tambahan suspect, yang sampel satunya sudah kita kirim tapi memang membutuhkan waktu selama 7 hingga 10 hari. Kalau yang satu rencananya besok (hari ini) kita kirim,” tutur Junarti.

Pasien yang positif sudah diizinkan pulang. Karena setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, dan dilakukan pemeriksaan sampel, hasil laboratorium dinyatakan negatif.

“Jadi sebelum pulang diperiksa lagi. Pasien yang positif kemarin memang hasil laboratoirumnya sudah negatif,” terangnya.

Kendati mengenai suspect yang masih menunggu hasil laboratorium, ada saja pasien yang meminta pulang. Tetapi tidak serta-merta langsung diizinkan meninggalkan rumah sakit. Tetap dipertimbangkan apakah keadaannya membaik dari keadaan sebelumnya.

“Karena kalau tidak ada perubahan dari keadaan sebelumnya, dokter juga tidak akan mengizinkan,” jelasnya.

Untuk menggerakkan masyarakat yang memiliki bayi yang harus mendapatkan cakupan imunisasi. Sebenarnya sering kali dilakukan, baik dari puskesmas di masing-masing kelurahan juga meninjau langsung di lapangan.

“Meskipun tidak ada KLB tetap berjalan di masyarakat. Apalagi kalau sudah ada kasus seperti lebih disosialisasikan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Petugas Imunisasi di Dinkes Tarakan, Nurtila menerangkan, imunisasi di Tarakan masih terbatas sehingga outbreak response immunization (ORI) di daerah yang berisiko. Mengingat vaksin tidak mencukupi untuk diberikan untuk seluruh masyarakat Tarakan, sehingga hanya diprioritaskan bagi masyarakat yang kontak erat dengan suspect.

“Jadi ORI itu hanya yang ada kaitannya dengan kasus,” kata Nurtila.

Dikatakannya, sejauh ini stok akhir vaksin yang tersedia di Dinkes sekitar 300 vial. Jika ada ditemukan suspect maka tidak serta merta langsung memberikan imunisasi. Tetapi pihaknya melakukan koordinasi dengan rekan-rekan yang ada di lapangan dan melakukan penyelidikan epidemiologi (PE).

“Jadi tidak hanya pada suspect saja tapi yang kontak erat dengan pasien yang dicurigai. Seandainya ada yang lanjut usia juga tetap diberikan karena kontak erat,” terangnya.

Ia menerangkan sebenarnya vaksin tersebut mencegah agar kasus tidak semakin parah. Dalam artian tidak serta merta dengan imunisasi menjamin tidak terserang penyakit. Melainkan imunisasi sebagai kekebalan tubuh dan sangat berdampak jika didukung dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Imunisasi itu pencegahan ibaratnya seperti benteng. Jadi kalau sudah terbentengi dan didukung dengan pola hidup sehat maka itu akan membantu lebih baik lagi,” tutupnya. (*/one/nri)


BACA JUGA

Senin, 24 Februari 2020 15:26

Pengemudi Tiba-Tiba Pusing, Hajar Dagangan Warga

TARAKAN – Diduga di luar kendali, sebuah mobil Toyota Rush…

Minggu, 23 Februari 2020 10:44

Kecepatan Ideal di Gunung Selatan 40 Km per Jam

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Selatan. Minimnya…

Minggu, 23 Februari 2020 10:43

Kecepatan Ideal di Gunung Selatan 40 Km per Jam

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Selatan. Minimnya…

Minggu, 23 Februari 2020 10:41

Ujian Nasional Tetap Berjalan Tahun Ini

TARAKAN - Wacana penghapusan ujian nasional (UN) ternyata menuai perhatian…

Minggu, 23 Februari 2020 10:40

Banyak Masyarakat Belum Tahu e-Parking

TARAKAN - Meski telah diterapkan selama dua bulan, namun pelaksanaan…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:21

Irwan Ditugasi Bawa Dukungan Parpol

TARAKAN – Desas-desus H. Irwan Sabri akan mendampingi Dr. H.…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:17

Pipa Gas Bunyu-Tarakan Diserahkan ke Pertamina EP

JAKARTA - Pipa penyalur gas yang membentang dari Bunyu hingga…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:00

Disnaker Gagal di Persidangan

TARAKAN- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tarakan memperkarakan salah satu pengusaha yang…

Jumat, 21 Februari 2020 10:08

Tawarkan Jembatan Bulungan-Tarakan ke Kedutaan Amerika

TARAKAN - Kedutaan Amerika Serikat mengaku tertarik untuk berinvestasi di…

Rabu, 19 Februari 2020 10:38

Radar Tarakan Diganjar Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan

TARAKAN – Radar Tarakan lagi-lagi menerima penghargaan. Kali ini sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers