MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 10 Januari 2018 10:41
Dinsos Upayakan Bantuan ke Warga Miskin
ANDI AHKMAD, FOTO: BANK DATA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS) Nunukan terkait angka kemiskinan mengalami peningkatan. Dari jumlah 9.630 jiwa di 2016 naik menjadi 11.910 jiwa 2017.
Wakil Ketua DPRD Nunukan Hj. Nursan menanggapi persoalan tersebut. Menurutnya, guna menekan angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan harus membuka lapangan pekerjaan. Selain itu, pasar-pasar tradisional menjadi perhatian agar peredaran uang di masyarakat terus terjadi.

Dengan begitu, mampu tersentuh langsung dengan masyarakat kecil. “Lapangan pekerjaan dan pasar harus diperhatikan. Serta Pelaku UMKM harus dibina dinas terkait,” ungkapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Nunukan berupa agar warga miskin mendapatkan bantuan. Diungkapkan Kepala Dinsos Nunukan dr. Andi Ahkmad, pihaknya masih menunggu menunggu data dari Bappeda Nunukan terkait angka kemiskinan di kabupaten ini. Sebab, data yang muncul setelah penyusunan anggaran dilakukan sehingga menyulitkan untuk memberikan bantuan ke warga miskin. Namun upaya dari Dinsos Nunukan tetap dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan dasar warga miskin. Serta bantuan BPJS kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar. “Kalau soal angka kenaikan masih didata Bappeda. Dan tentunya ada upaya dari Dinsos Nunukan untuk warga miskin,” ujar Andi Ahmad kepada Radar Nunukan, Selasa (9/1).
Dijelaskan, tahun ini Dinsos Nunukan melakukan pendataan warga miskin. Sehingga, warga yang tak sempat terdata dapat dimasukkan. Ini dilakukan agar menjadi basis data yang menjadi acuan ke kementerian. Sehingga, bantuan yang diberikan tepat sasaran. “Jangan sampai ada warga miskin yang tidak terdata. Kasihan mereka tidak menerima bantuan yang telah diperuntukkan,” tambahnya.
Lanjutnya, bantuan yang diterima warga miskin di antaranya bantuan Beras Sejahtera (Rastra), bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), subsidi listrik, subsidi LPG, dan bantuan perumahan miskin. Bantuan tersebut bersumber dari bantuan pemerintah pusat. “Pusat mengalokasikan bantuan. Ada beberapa bantuan yang diperuntukkan ke daerah. Dan ini untuk warga miskin agar dapat terbantukan,” jelasnya. (akz/ash)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*