MANAGED BY:
SABTU
11 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Januari 2018 10:49
Kusuka Diprioritaskan untuk Nelayan Utama
Amir Bakrie, RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) nomor 39 tahun 2017 tentang Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan, kartu nelayan saat ini akan diganti dengan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, Amir Bakrie mengungkapkan, Kusuka mulai diberlakukan atau diterapkan untuk nelayan tahun ini. “Untuk Kaltara masih akan kami koordinasikan dengan pemerintah pusat. Dalam waktu dekat ini staf saya ke Kementerian Kalautan dan Perikanan (KKP),” ungkap Amir, Senin (8/1).

Amir memastikan, Pemprov Kaltara siap menerapkan Kusuka tersebut di lima kabupaten/kota. Hanya saja waktu realisasinya belum dapat dipastikan kapan dilakukan. “Alat cetaknya sudah ada di sini (Tanjung Selor, Red.). Tapi blangkonya yang belum ada,” imbuh dia.

Pihaknya, tegas dia, akan memprioritaskan Kusuka untuk nelayan utama di Kaltara yang jumlahnya mencapai 2.076 nelayan. Terdiri 1.434 nelayan laut dan 642 nelayan sungai. Nelayan utama ini merupakan masyarakat yang benar-benar bekerja sebagai nelayan sehari-harinya atau tidak menjadikan pekerjaan nelayan sebagai sambilan. “Yang kehidupan dan mata pencahariannya nelayan. Karena banyak juga yang mau jadi nelayan  supaya dapat kartu,” imbuh dia.

Kartu nelayan tersebut satu sisi memang menjadi magnet. Sebab, dengan kartu itu, nelayan akan mudah mendapatkan bantuan atau subsidi dari pemerintah. Misalnya bantuan operasional bahan bakar minyak (BBM). “Kebutuhan BBM nelayan ini mencapai 40 persen dari total operasional saat melaut,” beber Amir.

Agar Kusuka terealisasi tepat sasaran. DKP Kaltara akan menginventarisir nelayan di lima kabupaten/kota. Untuk sementara, jumlah nelayan di Kaltara yang tercatat di KKP mencapai 1.512 nelayan. Angka itu menurut Amir, masih sangat kecil dibandingkan jumlah keseluruhan nelayan yang mencapai 9.726 nelayan. Yakni terbagi 7.810 nelayan laut dan 1.916 nelayan sungai. “Inilah yang perlu didata kembali,” ujar dia.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers