MANAGED BY:
SELASA
29 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 09 Januari 2018 10:49
Kusuka Diprioritaskan untuk Nelayan Utama
Amir Bakrie, RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) nomor 39 tahun 2017 tentang Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan, kartu nelayan saat ini akan diganti dengan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, Amir Bakrie mengungkapkan, Kusuka mulai diberlakukan atau diterapkan untuk nelayan tahun ini. “Untuk Kaltara masih akan kami koordinasikan dengan pemerintah pusat. Dalam waktu dekat ini staf saya ke Kementerian Kalautan dan Perikanan (KKP),” ungkap Amir, Senin (8/1).

Amir memastikan, Pemprov Kaltara siap menerapkan Kusuka tersebut di lima kabupaten/kota. Hanya saja waktu realisasinya belum dapat dipastikan kapan dilakukan. “Alat cetaknya sudah ada di sini (Tanjung Selor, Red.). Tapi blangkonya yang belum ada,” imbuh dia.

Pihaknya, tegas dia, akan memprioritaskan Kusuka untuk nelayan utama di Kaltara yang jumlahnya mencapai 2.076 nelayan. Terdiri 1.434 nelayan laut dan 642 nelayan sungai. Nelayan utama ini merupakan masyarakat yang benar-benar bekerja sebagai nelayan sehari-harinya atau tidak menjadikan pekerjaan nelayan sebagai sambilan. “Yang kehidupan dan mata pencahariannya nelayan. Karena banyak juga yang mau jadi nelayan  supaya dapat kartu,” imbuh dia.

Kartu nelayan tersebut satu sisi memang menjadi magnet. Sebab, dengan kartu itu, nelayan akan mudah mendapatkan bantuan atau subsidi dari pemerintah. Misalnya bantuan operasional bahan bakar minyak (BBM). “Kebutuhan BBM nelayan ini mencapai 40 persen dari total operasional saat melaut,” beber Amir.

Agar Kusuka terealisasi tepat sasaran. DKP Kaltara akan menginventarisir nelayan di lima kabupaten/kota. Untuk sementara, jumlah nelayan di Kaltara yang tercatat di KKP mencapai 1.512 nelayan. Angka itu menurut Amir, masih sangat kecil dibandingkan jumlah keseluruhan nelayan yang mencapai 9.726 nelayan. Yakni terbagi 7.810 nelayan laut dan 1.916 nelayan sungai. “Inilah yang perlu didata kembali,” ujar dia.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 29 September 2020 10:24

Desember, Sanksi Administratif Diberlakukan

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan telah menerbitkan  Peraturan Bupati (Perbup)…

Selasa, 29 September 2020 10:22

Dana Kampanye Naik Maksimal Rp 12 M

TANJUNG SELOR - Standar maksimal penggunaan dana untuk kampanye pada…

Selasa, 29 September 2020 10:21

Daftar Pemilih di Bulungan Berpotensi Naik

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan telah menggelar…

Selasa, 29 September 2020 10:20

Air Sungai Kayan Meluap, Waspada Banjir

TANJUNG SELOR - Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten…

Senin, 28 September 2020 13:49

Covid-19 Jadi Topik Debat di Debat Calon Gubernur Kaltara

TANJUNG SELOR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian…

Senin, 28 September 2020 13:37

Antrean di SPBU Kembali Mengular, Maklumat Bersama Seolah Diabaikan

TANJUNG SELOR - Kondisi antrean kendaraan yang ingin mengisi bahan…

Senin, 28 September 2020 13:31

Jumlah Personel Menyesuaikan Anggaran

TANJUNG SELOR –Denganjumlah sebanyak 377 personel di Satuan Polisi dan…

Senin, 28 September 2020 13:29

Banjir dan Longsor Masih Mengancam Kaltara

TANJUNG SELOR – Aktivitas gelombang atmosfer masih terpantau di wilayah…

Senin, 28 September 2020 13:24

Juru Pelihara Cagar Budaya Diberi Insentif

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 26 September 2020 16:54

Ini Pjs Bupati KTT yang Baru Dikukuhkan

TAJUNG SELOR - Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers