MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Desember 2017 22:19
2018, Jatah Rastra Dikurangi

Anggaran Langsung dari Pemerinta Pusat

ATURAN BARU: Tahun depan direncanakan jatah rastra per KPM hanya 10 kg per bulan. FOTO: RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Mulai tahun 2018 jatah beras sejahtera (rastra) bagi keluargapenerima manfaat (KPM) di Bulungan berkurang dari sebelumnya 15 kilogram (kg) per bulan menjadi 10 kg.

Kepala Seksi Pemberdayaan Swadaya Masyarakat Desa dan Usaha Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulungan, Aidin Adrian mengatakan, meski surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Sosial sudah diterima, tapi untuk teknisnya masih menunggu pedoman umum.

“Bisa jadi perubahan kebijakan ini karena adanya program konversi dari subsidi rastra ke bantuan sosial rastra dari pusat,” katanya kepada Radar Kaltara, Selasa (19/12).

Sehingga untuk menyukseskan program tersebut pemerintah pusat menyesuaikan kemampuan keuangan negara, sehingga berdampak pada pengurangan jatah rastra per bulan.

“Artinya tahun 2018 rastra itu gratis se-Indonesia, tidak ada lagi yang membayar Rp 1.600 per kilogram,” jelasnya.

Di Bulungan, kata dia, sejak beberapa tahun lalu rastra sudah disubsidi gratis oleh Pemkab Bulungan dengan sumber dana dari APBD Bulungan.

“Untuk tahun depan sudah tidak dianggarkan lagi di APBD Bulungan, karena sudah ditanggung oleh pemerintah pusat melalui APBN,” ungkapnya.

Tapi, sambung dia, untuk  subsidi ongkos angkut (SOA) tetap ada. Karena, bansos rastra hanya sampai pada titik distribusi dalam hal ini Bulog, tidak sampai titik bagi.

“Makanya tetap dianggarkan,” jelasnya.

Namun untuk anggaran SOA-nya belum diketahui karena belum dihitung. “Kalau memang menjadi 10 kilogram, pasti anggaran SOA berkurang,” ujarnya, seraya mengatakan, untuk tahun 2017 SOA dianggarkan sekira Rp 1,3 miliar.

“Jika berkurang, kemungkinan hanya Rp 900 juta saja,” bebernya.

Lanjut dikatakan, tahun 2018 diharapkan pola rastra yang akan diberikan kepada 4.268 KPM di Bulungan menggunakan pola Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau menggunakan kartu. Hanya saja tahun depan untuk Kaltara hanya Tarakan yang sudah menerapkannya.

“Bulungan belum bisa menerapkannya, kemungkinan dikarenakan masih banyak daerah yang terisolir,” katanya.

 Sebab pola ini menggunakan sistem online, sementara di Bulungan masih banyak daerah yang belum terjangkau jaringan.

“Kita berharap dengan pola itu bisa meminimalisir risiko yang ada, seperti beras rusak akibat hujan dalam pengakutan dan lain sebagainya,” pungkasnya.(sny/ana)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*