MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 06 Desember 2017 11:11
Perairan Kaltara Aman

Nakhoda Tetap Harus Waspada

WASPADA: Kondisi cuaca di Kaltara tak dapat diprediksi. Nakhoda pelayaran diimbau agar tetap berhati-hati. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah dikeluarkannya Maklumat Pelayaran Nomor 110/XI/DN-17 tanggal 27 November 2017 tentang waspada bahaya cuaca ekstrem dalam tujuh hari ke depan oleh Ditjen Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), kondisi pelayaran Kaltara khususnya kapal penumpang saat masih dalam kondisi aman.

Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya penundaan keberangkatan kapal penumpang oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, terhitung sejak dikeluarkan maklumat tersebut.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Tarakan, Syaharuddin mengatakan, tidak adanya penundaan keberangkatan kapal penumpang, disebabkan kondisi cuaca pada saat keberangkatan awal kapal penumpang yakni pukul 07.00 Wita hingga pukul 16.10 Wita cenderung teduh dan aman dilakukan pelayaran.

“Hujan lebat yang dapat mengganggu pelayaran cenderung terjadi pada malam hari dan dini hari saja. Sementara untuk gelombang sejauh ini terpantau kecil yakni 0,50 centimeter (cm),” ungkapnya.

Kendati begitu, Syaharuddin mengingatkan ada tiga rute pelayaran kapal penumpang yang oleh nakhodanya perlu berhati-hati ketika akan melintasinya yakni rute Nunukan, Sebatik dan Bunyu.

“Ketiga rute ini melewati langsung laut lepas, sehingga harus berhati-hati terhadap gelombangnya,” ujarnya.

Untuk memastikan keselamatan dalam pelayaran, petugas KSOP yang ada di lapangan selalu menanyakan kepada nakhoda terkait kondisi kapal dan cuaca sebelum berlayar.

“Sebelum berangkat kami selalu menanyakan kondisi kapal dan kapasitas kapal apakah aman untuk berlayar. Kami juga meminta tanggapan nakhoda terkait kondisi cuaca sebelum mereka berlayar, karena mereka lebih mengetahuinya. Dari situ kami bisa menentukan apakah bisa berangkat atau tidak,” bebernya.

Selain itu KSOP juga selalu memberitahukan kepada penumpang, untuk selalu menggunakan life jacket untuk keamanan dalam perjalanan.

“Bila terjadi hal-hal yang bersifat emergency, saya harap penumpang tidak panik tetap menunggu perintah nakhoda. Sehingga bisa meminimalisasi jatuhnya korban jiwa,” tuturnya.

Syaharuddin juga mengimbau kepada nakhoda untuk selalu berkomunikasi secara intens melalui radio ataupun telepon dengan nakhoda lain, tujuannya tidak lain untuk menanyakan kondisi cuaca yang akan dilewati masing-masing nakhoda.

“Bila terjadi hal-hal yang dapat mengancam nyawa segera menginformasikan kepada nakhoda kapal terdekat ke kami. Dengan begitu kami bisa mengambil langkah-langkah untuk memberikan bantuan dan penyelamatan,” ucapnya.

Terpisah salah seorang penumpang dengan tujuan Kabupaten Tana Tidung (KTT), Astuti mengungkapkan dirinya sempat khawatir dengan kondisi cuaca yang ada di perairan Kaltara.

“Tetapi untungnya saat saya berangkat aman saja, tidak ada gelombang ataupun hujan deras selama perjalanan dari KTT menuju Tarakan,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan penumpang tujuan Tanjung Selor, Audi mengungkapkan bahwa banyaknya pemberitaan di televisi terkait cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini.

“Iya tadi sempat ragu, tapi mau bagaimana lagi saya harus tetap naik speedboat karena bekerja di Tanjung Selor,”  pungkasnya.(jnr/nri)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 11:44

Jika Harus Lockdown, Stok Sembako di Kota Ini Aman Dua Bulan

Tarakan bakal kesulitan jika harus melakukan lockdown(karantina wilayah) menghadapi pandemi…

Senin, 30 Maret 2020 11:38

Bandel, Arena Sabung Ayam Terbesar di Kaltara Diratakan Yonmarhanlan

TARAKAN - Meski telah beberapa kali ditertibkan, namun gelanggang sabung…

Senin, 30 Maret 2020 09:38

Pastikan Tidak Ada Penimbuhan Bahan Pokok

TARAKAN - Semakin menyebarnya Covid-19 ini, membuat sebagian masyarakat panik.…

Minggu, 29 Maret 2020 13:15
Dua Kontak Pasien 01 Diduga Sudah Positif

Di Tarakan, 312 Orang Melapor ke Hotline Gustas

TARAKAN - Dua dari 30-an kontak pasien 01, perempuan berjenis…

Minggu, 29 Maret 2020 12:22

Satu RT di Pamusian Dikarantina

WALI Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, memutuskan untuk melakukan karantina…

Minggu, 29 Maret 2020 12:14

Jangan Tersinggung, Pasien Positif Covid-19 Diminta Jujur Ceritakan Perjalanan

TARAKAN- Direktur Utama RSUD Tarakan dr. Muhammad Hasbi Hasyim mengatakan…

Minggu, 29 Maret 2020 12:11

Pasien Positif Covid-19 Itu Sempat Tak Dirawat di Ruang Isolasi

TARAKAN – Sebelumnya tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan…

Sabtu, 28 Maret 2020 20:20

Ini yang Dikhawatirkan Jika Masih Ada Peliputan Konferensi Pers

TARAKAN – Kekhawatiran akan penyebaran Covid-19 meluas. Tak terkecuali bagi…

Jumat, 27 Maret 2020 14:24

Sehari Habiskan 10 Ribu Liter, Tarakan dan Bulungan Semprotkan Disinfektan

TARAKAN - Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Tarakan, Satuan…

Jumat, 27 Maret 2020 14:06

Zero Positif, APD Bisa Dipakai Berulang

TARAKAN – Sebanyak 2.000 set bantuan alat pengaman diri (APD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers