MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 22 November 2017 12:49
Minta Pembebasan Lahan untuk Jalan
SEMPIT: Jalan setapak yang menjadi akses tercepat menuju permukiman warga tampak sempit dan menggunakan lahan milik warga. Diharapkan pemkot memberi bantuan untuk pembebasan lahan jalan. AYU LYSNA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Sekilas tak ada yang aneh di sekitar pemukiman warga RT 24 bilangan Kusuma Bangsa Kelurahan Pamusian. Namun, akses jalan utama menuju komplek tersebut cukup berliku dan memakan waktu yang lama.

Ketua RT 24, Rizal Afidinsyah mengungkapkan, ada jalanan kecil yang langsung menuju jalan utama, namun hanya dapat dilewati oleh kendaran roda dua. Pasalnya, jalanan tersebut adalah lahan milik salah satu warga.

“Alangkah baik, sebenarnya jika jalanan ini dibebaskan, pastinya dapat dilalui oleh kendaran roda empat juga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, arti pembebasan yang dilontarkannya bermaksud jika pemerintah kota (Pemkot) dapat membeli lahan tersebut lalu dibuatkan akses jalan. Hal ini juga bertujuan untuk antisipasi jika ada warga yang sakit atau kebakaran terjadi, maka akses jalan yang berada tepat di samping jalan utama dapat dilalui.

“Tidak minta-minta, tapi jika ada kejadian seperti kebakaran, yah jalanan itu yang nantinya yang menjadi alternatif tercepat,” bebernya.

Kelak nantinya, akses jalan tersebut menjadi sarana tercepat bagi para warga yang tak hanya RT 24. Terdapat sekolah yang berada di tengah-tengah pemukiman warga, nantinya tidak akan lama untuk memutari jalanan lagi.

“Inikan masuk di gang, perumahan juga banyak yang berdempetan. Setidaknya, jalanan nanti akan menjadi akses langsung ke jalan utama,” aku Rizal.

Selain itu, lampu penerangan jalan pun menjadi kendala bagi para warga setempat. Hal ini dikarenakan, jika terjadi hujan lebat, parit besar yang mengaliri air kiriman dari tempat lain akan meninggi. Jadi, ular sering naik ke jalanan hingga ke halaman rumah warga.

“Di depan gang saya, ada somel. Di daerah jalanan situ sangat gelap kalau malam hari,” tuturnya.

“Pernah ada 3 ular sawah dan 1 ular hitam di halaman rumah warga. Nah, kalau hujannya malam, penerangan tidak ada, jadinya bahaya sekali,” tambahnya.

Sebelumnya, pria kelahiran Tarakan ini sudah pernah mengusulkan kepada Wali Kota Tarakan dan tanggapannya dapat membantu namun hingga saat ini belum ada kepastian. Bahkan, saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) berlangsung pun, terkadang berbagai masalah sering terlewatkan.

“Sudah pernah disampaikan. Yah kemungkinan ada defisit anggaran, kami akan menunggu hingga ditindak lanjuti,” imbuhnya. (ays/udn)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 12:35

Satu Hektare Lebih Lahan Dilalap Api

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi. Lahan yang terbakar merupakan…

Selasa, 17 September 2019 12:26

PARAH BAH..!! Embung Kekeringan, PDAM Hanya Bisa Berdoa

HUJAN yang tak kunjung membasahi Bumi Paguntaka, membuat Embung Binalatung…

Selasa, 17 September 2019 12:12

Waspada Penyakit Dampak Kabut Asap

TARAKAN - Meski masih dinyatakan aman, namun kabutasap di Tarakan…

Selasa, 17 September 2019 11:53

Umi dan Sofian Berebut Simpati PDIP

PETA PARPOL DI DPRD TANA TIDUNG   PARPOL        JUMLAH KURSI…

Selasa, 17 September 2019 09:32
Ramah, berwibawa dan santun. Itulah sosok Agus Priyono, S.E, Sk, CA, di mata anak buahnya. Mungkin belum banyak yang mengenal sosok pria kelahiran Banyumas, 21 April 1972 ini. Ia adalah kepala perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan K

Awal Karier Terbayang sebagai Teller Bank

MENGAWALI karir di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sebenarnya bukanlah tujuan…

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…

Senin, 16 September 2019 09:33

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

PARA PEMENANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Juara I         …

Senin, 16 September 2019 09:16
Sejumlah benda bersejarah dan situs bangunan yang ada di Tarakan, sebagai bukti jejak sejarah perang dunia II di Tarakan. Jejak sejarah inipun diabadikan di dua museum yang ada di daerah Kelurahan Kampung Empat. Yakni Museum Perang Dunia II dan Muse

NV Tarakan Mij, Perusahaan Pertama Eksplorasi Minyak

PULAU Tarakan sangat terkenal dengan perminyakannya. Lantas dari catatan sejarah…

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*