MANAGED BY:
KAMIS
23 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 16 November 2017 11:05
Bakso Tikus Termasuk Haram
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras olahan bakso di Nunukan yang dinyatakan positif mengandung daging tikus. MUI menuding jika oknum yang diketahui sebagai salah satu distributor bakso itu telah melakukan penipuan kepada konsumen.

“Ini bukan hanya unsur haram atau tidaknya, ini juga menyangkut unsur penipuan terhadap konsumen,” kata Syamsi Sarman, Wakil Ketua MUI Tarakan.

Dikatakannya, tikus masuk dalam kategori haram karena menjijikkan dan kotor. Fatwa haram menyangkut tikus berbeda dengan hewan yang diharamkan lainnya, seperti babi dan anjing.

“Haram itu tidak selamanya hanya karena binatang yang diharamkan seperti babi, tetapi memang ada kategorinya seperti menjijikkan, kotor, dan mendatangkan berbagai penyakit,” ungkapnya.

Pihaknya belum pelaporan tertulis terkait hal ini, dan jika memang telah masuk dalam MUI, maka akan dikeluarkan ketetapan fatwa masalah ini. Karena itu pihaknya masih menunggu laporan tertulis, setelah itu akan ditindaklanjuti kembali.

“Ini ‘kan konsumen tidak tahu  bahwa bakso itu ada tikusnya, sehingga ada juga tindak kriminalnya,” ungkapnya.

Nantinya fatwa ini akan dikeluarkan menurut aspek fatwa dan tindak kriminalnya. Karena memang selama ini, fatwa khusus untuk tikus memang belum ada, tetapi untuk binatang yang dikategorikan kotor dan menjijikkan atau hewan buas memang sudah ada. “Semua itu masuk dalam kategori haram,” tambahnya.

Dirinya sendiri berharap agar masyarakat tidak meletakkan penilaian yang sama terhadap pedagang bakso lainnya. Di antara penjual bakso, menurutnya tentu ada yang menjalankannya secara jujur atau menjual dagangan yang halal. Syamsi mengharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas.

“Janganlah menyamakan semua pedagang bakso, kasihan mereka yang mencari uang halal,” jelasnya.

Sebelumnya, diketahui dari sampel berupa pentolan daging yang diambil di rumah makan di seluruh wilayah Kalimantan Utara (Kaltara), Balai Veteriner Banjarbaru membeber hasil uji laboratorium adanya bakso mengandung daging tikus. Hal ini didapati dari salah satu warung dan produksi bakso di Nunukan. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Santiaji Pananrangi saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Rabu (15/11) membenarkan hal tersebut. “Pengujiannya sudah dilakukan sebelum saya dilantik menjadi kepala dinas dan baru keluar beberapa waktu lalu, ternyata ditemukan indikasi pentolan yang mengandung daging tikus di rumah makan yang ada di Kabupaten Nunukan,” ungkapnya.

Namun untuk memastikan hal tersebut, pihaknya kembali melakukan pengambilan sampel. “Uji tahap pertama hasilnya positif diduga mengandung daging tikus, namun untuk lebih pastinya kami melakukan pengambilan sampel lagi dan hasilnya hingga saat ini belum keluar,” bebernya.

Untuk sementara belum ditemukan adanya kandungan daging tikus di daerah lain. “Untuk Tarakan dan lainnya masih aman, belum ditemukan adanya indikasi kandungan tidak halal pada sampel pentolan yang diambil. Namun begitu kami tetap melakukan pengawasan di seluruh Kaltara terkait hal ini,” tuturnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa pengambilan sampel terhadap pentolan dilakukan setelah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara mendapatkan laporan dari masyarakat. “Tidak hanya pentolan saja yang kami uji sampel, kami juga akan melakukan pengujian terhadap makanan yang ada di rumah makan untuk memastikan bahwa makanan yang dijual halal,” pungkasnya. (*/yus/jnr/lim/ash)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 13:59

Lantamal XIII Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

ASISTEN Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muda…

Kamis, 23 Januari 2020 13:58

Paling Butuh Perlengkapan Sekolah

BANTUAN dari semua pihak masih dibutuhkan bagi korban kebakaran Pasar…

Kamis, 23 Januari 2020 13:54

Tabung dan Kompor Gas Dibawa Puslabfor

TIBA di Tarakan kemarin (22/1), dua personel Pusat Laboratorium Forensik…

Rabu, 22 Januari 2020 13:55

Kisah Lansia yang Rumahnya Selamat dari Kebakaran

Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Batu menyisakan luka dan duka…

Selasa, 21 Januari 2020 11:43

HOROR..!! Speed ini Bocor Setelah Tabrak Kayu, Bagaimana Nasib Puluhan Penumpangnya...??

TARAKAN - Speedboat Malinau Express IX yang membawa 35 penumpang…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

INNALILLAHI...!! Terbakar..!! Pasar Tertua di Tarakan Rata dengan Tanah

API membumbung tinggi di bangunan berlantai dua, tepat di pinggir…

Selasa, 21 Januari 2020 11:29

Pasar Pertama yang Mengkhususkan Pisang

Pasar Batu Tarakan, belakangan identik sebagai pusat oleh-oleh. Sebagian pedagang…

Senin, 20 Januari 2020 12:59

BREAKING NEWS! Ditinggal Penghuni, Rumah kosong Terbakar

TARAKAN - Kebakaran terjadi di RT 24 Kelurahan Sebengkok tepatnya…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers