MANAGED BY:
SELASA
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 20 Oktober 2017 11:47
Masih Gratis, Harapkan Tepat waktu

Rencana Penarikan Tarif Pelajar Belum Disetujui Wali Kota

GRATIS: Hingga kini BRT maupun bus sekolah masih bersifat gratis bagi pelajar jenjang SD-SMA di Tarakan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Wacana penarikan tarif Bus Rapid Transit (BRT) untuk pelajar (SD-SMA) yakni sebesar Rp 2.000 sampai saat ini masih belum diberlakukan. Koordinator BRT, Sumadi mengatakan pihaknya memang ingin agar pelajar diberlakukan tarif untuk pengangkutan BRT, tetapi karena belum ada persetujuan dari wali kota, maka pihaknya masih menggratiskan untuk pelajar.

“Kami tidak berani mengambil pembayaran dari pelajar, karena kan harus sesuai dengan persetujuan wali kota,” katanya.

Walaupun begitu, pihaknya hanya tidak menarik tarif untuk pelajar di saat jam belajar. Namun, di luar daripada itu, maka sudah berlaku tarif. Karena saat jam belajar tentu anak-anak membutuhkan bis untuk mengantar ke sekolah.

“Kalau sudah lewat waktu sekolah, tentu sudah harus bayar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Tajuddin Noor mengatakan untuk bus kuning sendiri memang ditujukan untuk pelajar dan dibantu oleh BRT. Bis kuning memang tidak dilakukan penarikan biaya, begitu juga untuk BRT.

“Jadi kalau pelajar itu memang gratiskan, jadi kami sudah koordinasi juga, dan tidak ada dipungut biaya,” ujarnya.

Dikatakannya, selama ini permasalahan yang sering terjadi yakni masyarakat yang tidak tepat akan waktu dan jadwal pemberangkatan bus, padahal seharusnya masyarakat memahami kalau bus berangkat sesuai dengan jadwal dan rute yang telah ditentukan.

“Masyarakat ini belum paham rute-rute bus, kalau bus kuning itukan untuk wilayah Tarakan Utara hanya sampai di SMPN 6 dan wilayah Tarakan Timur hanya sampai di SMPN 10, dan tidak ke Pantai Amal,” ujarnya.

Berbeda dengan BRT yang memang cakupan wilayahnya lebih luas sampai di semua wilayah. Karena bus kuning hanya ada 4, maka BRT difungsikan untuk membantu dalam menangani pemberangkatan pelajar.

Dia juga menambahkan agar para siswa lebih tepat waktu, karena bus jika sudah penuh dan sudah harus berangkat, maka tidak akan menunggu pelajar lagi.

“Cobalah disiplin waktu, kalau lambat yah ditinggal. Pukul 06.30 Wita bus akan langsung berangkat, tanpa menunggu lagi,” tambahnya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 12:38

Warga Amal Tenggelam, Ditemukan Meninggal

TARAKAN - Warga RT 11 Kelurahan Pantai Amal dihebohkan dengan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:52

Bidik Ekspor di Luar Open Season

TARAKAN – Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil…

Selasa, 10 Desember 2019 10:49

Woww..!! Sekarang Perceraian Bisa via Online

TARAKAN – Benarkah perceraian bisa dilakukan secara online? Memang mengejutkan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:47

Jangan Kira Aman, Peta Bidang Tanah Belum Menguatkan Kepemilikan

TARAKAN – Sebagian besar lahan masyarakat belum memiliki sertifikat kepemilikan.…

Selasa, 10 Desember 2019 10:41

Warga Berharap Aspirasi Ditindaklanjuti

TARAKAN - Sekitar pukul 09.30 WITA kemarin (9/12), puluhan warga…

Senin, 09 Desember 2019 13:51

Jalan Sehat Keluarga Diikuti Ribuan Peserta

TARAKAN – Ribuan warga Kota Tarakan tumpah ruah mengikuti jalan…

Senin, 09 Desember 2019 13:41

Terjaring dalam Operasi Gabungan

TARAKAN - Razia gabungan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:39

Uut Permatasari Diarak Keliling Tarakan

TARAKAN – Semarak pawai karnaval ‘pesta rakyat Simpedes’ akhirnya tiba.…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:31

Wajib Belajar di Rumah via Aplikasi

TARAKAN - Perapan wajib belajar bagi siswa di rumah bagi…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:26

Pedagang Sebut Sembako Masih Normal

TARAKAN - Lonjakan harga sembako di berbagai daerah menjelang hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.