MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Januari 2016 17:58
Baru Masuk Kerja, Jreeetttttt..!!! Joki Langsung ke Alam Baka
TERSENGAT LISTRIK : Tim Identifikasi Polres Tarakan bersama para karyawan prusahaan galangan kapal melihat posisi Joki Saragih tewas saat bekerja.

PROKAL.CO,

TARAKAN - Untuk kesekian kalinya kecelakaan kerja di wilayah galangan kapal Kayan Putra Utama Coal (KPUC), Juata Laut terjadi. Kali ini korbannya adalah Joki Saragih (30), Warga Jalan Anggrek, RT 02, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam. Pria yang diakrab disapa Joki itu meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi ketika sedang memotong plat.

Sebelum memulai pekerjaan, Joki terlihat menggunakan peralatan keselamatan kerja dengan lengkap. Setelah itu dirinya mendapatkan arahan dari sang mandor untuk melakukan pemotongan plat besi yang nantinya akan digunakan untuk mengganti body kapal yang akan diperbaiki.

Sesudah mendapatkan arahan dari sang mandor, Joki memulai pekerjaannya dan langsung melakukan pemotongan plat besi. Lalu tiba-tiba terdengar suara teriakan seseorang dari salah satu kapal di galangan tersebut dan ternyata suara teriakan itu merupakan suara terakhir Joki.

“Saya lihat pekerja lain teriak dari atas kapal terus tunjuk ke kapal sebelahnya, begitu saya lihat posisinya (Joki, Red) sudah tergeletak,” ucap Iman Sarwanto, salah satu karyawan KPUC yang juga saksi mata.

Ditambahkannya, begitu melihat Tempat Kejadian Perkara (TKP) ternyata pria malang tersebut masih bernapas namun kondisinya sudah sangat lemah karena sengatan listrik. Tanpa pikir panjang, Joki pun langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

 “Masih ada napasnya tapi sangat lemah, begitu juga tubuhnya. Saya harap bisa selamat namun belum sampai perjalanan nyawanya sudah tidak tertolong lagi,” terang Iman.

Ketika sampai di rumah sakit, dokter sempat memastikan kondisinya terlebih dahulu, setelah itu barulah benar-benar dipastikan nyawa Joki sudah tidak bisa tertolong lagi.

Joki Saragih merupakan karyawan baru di galangan kapal KPUC. Sebelumnya dirinya bekerja di Batam dengan profesi yang sama. Karena keahlianya dalam bekerja cukup baik, pria tersebut pun dipindahkan ke Tarakan.

“Ini baru hari pertamanya masuk kerja di galangan kapal KPUC, Waktu kejadian dirinya juga terlihat masih menggunakan peralatan keselamatan kerja dengan lengkap, baik itu rompi, helm, sarung tangan, pelindung mata hingga pelindung di bagian kaki. Karena saat berada di dalam mobil yang melepaskan peralatan keselamatannya saya sendiri,” tutur Imam.

Sementara itu, HRD Galangan Kapal KPUC, Yan Andria, saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak terkait kecelakaan kerja yang dialami Joki Saragih hingga meninggal dunia. Dirinya hanya menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib.

“Memang ada kecelakaan kerja di galangan kapal ini, tapi kasus ini kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Kalau masalah prosedur keselamatan kerja, kami masih tunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian. Namun demikian pihaknya akan bertanggung jawab untuk memulangkan korban hingga ke rumah keluarganya” ucap Yan Andria.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Tarakan, AKBP Dani Hamdani, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan, IPTU Hadi Sucipto membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja yang mengakibatkan korbanya meninggal dunia. Namun demikian, kasus ini masih dalam penyidikan lebih lanjut, baik dari saksi-saksi, mandor dan pimpinan perusahaan masih dilakukan pemeriksaan.

Sementara itu dari Tim Identifikasi Polres Tarakan juga sudah melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi korbannya di ruang jenazah RSUD Tarakan. Dugaan sementara, kata dia, korban meninggal dunia akibat tersengat listrik bertegangan tinggi. Bahkan, dari hasil visum yang ada, tidak ada bekas kekerasan pada tubuh korban.

“Selain diduga tersengat aliran listrik korban juga mengidap penyakit jantung. Diduga, begitu tersengat listrik penyakit jantung korban langsung kambuh,” ucap Hadi Sucipto. (nik)

 

 


BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 14:44

Rapid Test Negatif, Pemkot Luluh

TARAKAN – Pasien M atau pasien pertama yang dinyatakan positif…

Senin, 06 April 2020 14:35

Tidak Ada Batas Waktu, Pembuatan Sabun Cair

TARAKAN – Hingga waktu yang tidak ditentukan, pendistribusian sabun cair…

Senin, 06 April 2020 13:48

Total 16 Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Bertambah

TANJUNG SELOR – Senin ini (6/4) konfirmasi positif Covid-19 di…

Senin, 06 April 2020 12:27

Sasar Korban PHK dan UKM

TARAKAN - Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh…

Senin, 06 April 2020 12:11

Terhitung April Ini, Enggak Ada Lagi Izin Nikah

TARAKAN – Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan melayani perizinan nikah…

Senin, 06 April 2020 12:08

Perumda sebagai Stabilisator Stok Barang

Masyarakat cenderung melekatkan stigma pada perusahaan umum daerah (perumda).  Mappa…

Senin, 06 April 2020 12:05

Kodim Distribusi 10.000 Liter Sabun Cair

TARAKAN – Hingga hari kelima, Sabtu (4/4), Kodim 0907 telah…

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers