MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Januari 2016 18:32
Belum Cukup Bukti, MUI Kaltara Belum Bisa Keluarkan Fatwa Gafatar Sesat
MASIH ABU-ABU : Kebaradaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) DI Kota Tarakan masih belum jelas alirannya. Sampai saat ini MUI belum mengeluarkan fatwa Gafatar sesat. FOTO : DEDI SUHENDRA/ Radar Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN-  Kiprah Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) kembali menyita perhatian. Pasca kasus hilangnya dr Rica, dicurigai ikut terlibat dalam Gafatar, kini beredar luas pemberitaan mengenai Gafatar yang kini  berganti nama menjadi Negara Karunia Semesta Alam (NKSA).

Sebelumnya pula, beredar luas terkait isu Gafatar yang tidak mewajibkan salat, zakat dan puasa sampai 2022. Isu ini berdasarkan pemberitaan media Radar Lampung Selasa 12 Januari 2016. Yakni, Firman pimpinan Gafatar Lamteng meyakini tahun 2022 nanti akan datang Ratu Adil yang bakal meluruskan seluruh persoalan di bumi ini. Namun setelahnya MUI berhasil mengajak berdialog dan berhasil mengajak kembali ke Islam. Terakhir kasusnya ditutup dengan pernyataan tobat firman dan pengikutnya.

Namun, insiden hilangnya dr Rica sejak 30 September 2015, seperti pemberitaan media sosial yang saat ini ramai dibicarakan, kembali mengusik keberadaan Gafatar sebab, berdasarkan pernyataan Kapolda DIY Brigjen Erwin Triwanto, hilangnya dr Rica ada kaitannya dengan Gafatar. Diketahui pula Gafatar memiliki banyak cabang, Tarakan disebutkan memiliki jumlah pengikut yang cukup banyak.

Menyikapi hal ini , Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Zainuddin Dalilah angkat bicara. Sampai hari ini khususnya Gafatar Tarakan, pihaknya belum bisa memutuskan untuk menetapkan fatwa sesat dan menyesatkan. Sebab, sampai saat ini belum ada bukti yang kuat mengarah pada kesesatan yang dilakukan pihak Gafatar. Selain itu pula, Gafatar saat ini lebih banyak melakukan aksi gerakan sosial.

“ Gerakan mereka begitu juga aliran ajaran yang disampaikan secara ke dalam. Lalu apakah berkaitan agama atau bersifat nasional, kami belum paham. Saya pernah dengar sepintas, Gafatar itu menyatukan semua agama, itu saya dengar,” urainya.

Sampai saat ini pihaknya mengakui belum pernah berdialog dengan Gafatar.  Sampai saat ini Gafatar belum bisa difatwakan, karena data yang dicari belum cukup membuktikan aliran tersebut sesat.

“ Sedangkan Antung Muchtar saja itu sekitar 10 tahun waktu yang kami butuh untuk mencari buktinya. Karena ketika  dinyatakan sesat, harus punya bukti jelas.  Harus punya bukti otentik bahwa sesat. Apalagi Gafatar bersifat nasional meski  pusatnya tidak jelas dimana. Tarakan ini ada cabangnya,” urai Zainuddin. (zia)


BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 14:44

Rapid Test Negatif, Pemkot Luluh

TARAKAN – Pasien M atau pasien pertama yang dinyatakan positif…

Senin, 06 April 2020 14:35

Tidak Ada Batas Waktu, Pembuatan Sabun Cair

TARAKAN – Hingga waktu yang tidak ditentukan, pendistribusian sabun cair…

Senin, 06 April 2020 13:48

Total 16 Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Bertambah

TANJUNG SELOR – Senin ini (6/4) konfirmasi positif Covid-19 di…

Senin, 06 April 2020 12:27

Sasar Korban PHK dan UKM

TARAKAN - Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh…

Senin, 06 April 2020 12:11

Terhitung April Ini, Enggak Ada Lagi Izin Nikah

TARAKAN – Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan melayani perizinan nikah…

Senin, 06 April 2020 12:08

Perumda sebagai Stabilisator Stok Barang

Masyarakat cenderung melekatkan stigma pada perusahaan umum daerah (perumda).  Mappa…

Senin, 06 April 2020 12:05

Kodim Distribusi 10.000 Liter Sabun Cair

TARAKAN – Hingga hari kelima, Sabtu (4/4), Kodim 0907 telah…

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers