MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 25 September 2017 10:16
Keperawanan Dilelang Online

Gadis Perawan yang Akrab dengan Teknologi Rawan Terhipnotis

INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – Sekelompok orang yang menyebut Partai Ponsel mendeklarasikan program Nikah Sirri dan Lelang Perawan berbasis aplikasi online melalui website nikahsirri.com. Laman garapan Partai Ponsel itu memfasilitasi pertemuan calon mempelai antara perawan dengan pria berduit.

Namun, ada yang menyulut kontroversi. Yakni program lelang perawan. Syarat-syarat yang diwajibkan juga terkesan vulgar. Di dalam situs itu disebutkan, sirri (atau siri) berasal dari bahasa Arab yang artinya rahasia. Jadi, nikah siri adalah nikah yang dirahasiakan atau tidak diumumkan kepada publik.

Definisi resmi dari nikah siri adalah pernikahan yang dilakukan tidak di hadapan pegawai pencatat nikah (PPN) dan tidak dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Proses pernikahan itu biasanya dilakukan oleh penghulu, yaitu ulama yang telah menguasai hukum-hukum munakahat (pernikahan). Pernikahan siri tidak serumit seperti yang biasa dilakukan di KUA.

Syarat-syarat untuk bisa melaksanakan pernikahan siri adalah ada mempelai pria dan wanita, ada wali untuk mempelai wanita, ada dua orang saksi, ada penghulu dan ijab kabul yang dipandu oleh penghulu.

“Anda tidak perlu repot mempersiapkan sendiri segala persyaratan di atas, karena kami ada disini untuk membantu anda. Tim manajemen kami telah menyiapkan semuanya, sehingga yang anda  perlukan hanya kesiapan mental saja,” tulis situs tersebut.

Radar Tarakan pun mencoba menelusuri website yang sedang heboh ini. Dengan tampilan website yang standar, dapat terlihat di awal web sebuah gadis putih nan cantik, dengan tulisan “virgin wanted” yang artinya, dicari gadis perawan.

Lalu apa sebenarnya nikahsirri.com? Dari deskripsi situs resminya, nikahsirri merupakan website yang dapat membantu mempertemukan seseorang dengan calon mempelai idamannya. Situs ini juga mengklaim memiliki database lengkap, pria dan wanita yang serius untuk menikah.

Namun, bagi klien baik pria maupun wanita yang ingin mencari pasangan, terlebih dahulu harus memiliki minimal 1 koin mahar yang nilai per 1 koinnya adalah Rp 100 ribu. Namun, jika hanya sebatas melihat daftar atau database calon mempelai di submenu login, maka client tidak ditarik biaya alias gratis.

Koin mahar sendiri berlaku untuk seumur hidup bahkan dapat diwariskan bahkan juga dapat diperjualbelikan.Pembelian koin mahar pun dapat dilakukan melalui transfer bank dan mengirim tanda bukti transfernya ke nomor WhatsApp yang tertera di situs.

Setelahnya, staf nikahsirri.com akan mengirimkan username yaitu e-mail client sekaligus password sehingga client dapat mengakses database di submenu login.

Namun, situs ini juga memberikan catatan pada orang-orang yang tertarik menggunakan jasa situs ini. Staf nikahsirri.com nantinya akan menyeleksi para mitra sedemikian rupa sehingga terpilih yang benar-benar serius.

Situs ini juga menjanjikan client tidak akan bertemu dengan calon pasangan yang usil, play hard to get, menipu, iseng, dan drama-drama lainnya seperti yang sering terjadi di biro jodoh, online dating, dan match maker lainnya.

Nikahsirri.com juga menuliskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan tim dokter untuk melakukan tes keperawanan pada mitra yang tergabung sehingga dijamin mereka dalam kondisi suci di malam pertama. Mengingat keperjakaan tidak bisa dilakukan tes fisik, pihak nikahsirri.com pun menggantinya dengan 'sumpah pocong' pada mitra yang mengaku dirinya masih perjaka.

Dilansir, situs nikahsirri.com juga akan meluncurkan aplikasi yang bisa diunduh di Google Playstore mulai 19 Oktober 2017 mendatang.

Website ini pun mencoba “menghipnotis” pembaca dan klien dengan berslogan “mengubah zinah menjadi ibadah”. Dan dengan adanya program nikah sirri dan lelang keperawanan ini, pihak nikahsirri menganggap dapat membantu pria melakukan poligami, membantu pasangan yang hendak menikah, bahkan diiming-iming dapat membantu kaum yang belum beruntung.

Anehnya, hal ini dilakukan secara terang-terangan dan berani, serta membawa sebuah kisah para gadis yang berhasil menjual keperawanannya kepada orang kaya, dengan harapan dapat menggungah hati para pengunjung dan klien agar mendaftar.

“Keluarga miskin mempunyai sebuah aset, yang bila disosialisasikan secara luas, bisa mempunyai nilai yang sangat tinggi, yaitu: "keperawanan" anak gadisnya. Aset yang berupa keperawanan adalah karunia dari Tuhan, sehingga keluarga miskin sekali pun bisa mempunyainya,” tertulis dalam website tersebut.

Dengan mendayagunakan aset ini, maka keluarga miskin mampu mendapatkan finansial besar yang tidak mungkin didapat oleh mereka dengan cara lain.

Setelah situs nikahsirri.com ini ratingnya naik, pemilik website pun merubah posisi kantornya, lantaran mengingat begitu besarnya animo masyarakat pada program ini di www.nikahsirri.com.

“Kami berencana memindahkan lokasi kantor ke tempat yang lebih representatif. Untuk sementara ini, pendaftaran mitra bisa dilakukan dengan mengirimkan dokumen persyaratan via email di bawah ini. Untuk jadwal wawancara/interview, nantinya akan diberitahukan lewat email tersebut,” tulis admin nikahsirri.com

BERPOTENSI MENJADI PROSTITUSI ONLINE

Program nikah siri maupun lelang keperawanan sudah jelas menyalahi UU No 1/1974 tentang Perkawinan, bahkan hal ini  dipromosikan secara online.

Plt Kepala Kementerian Agama (KemenagTarakan Sofyan menuturkan,di era kehidupan bernegara seperti sekarang, nikah siri sudah tidak relevan lagi. “Nikah siri itu adalah praktik pernikahan zaman dahulu. Sebelum ada negara dan perundang-undangan,” katanya.

Ketika sekarang pernikahan sudah dilakukan pencatatan oleh pemerintah, maka masyarakat harus mengikuti ketentuan hukumnya.

Menurut Sofyan, praktik nikah siri maupun kawin kontrak seperti ini justru berpotensi menjadi praktik prostitusi terselubung.

Selain itu, nikah yang tidak dicatat dalam catatan negara itu, juga berpotensi merugikan pasangan maupun nanti jika sudah dikaruniai anak. Dia menegaskan pernikahan itu adalah kegiatan sakral dan tujuannya untuk membangun bahtera rumah tangga.

Sofyan juga menegaskan, nikah siri tidak memiliki kekuatan hukum sebagai perlindungan. Ke depan jauh lebih banyak potensi masalahnya. Padahal prinsip hukum Islam itu adalah menghindari masalah. “Sedangkan nikah siri itu berpotensi membuat masalah,” jelasnya.

JUAL PERAWAN BUKAN SOLUSI TERBAIK MEMPERBAIKI KEUANGAN

Akademisi STIE Bulungan-Tarakan Dr.Ana Sriekaningsih dengan tegas mengatakan, apa yang ada dalam website nikahsirri.com bukanlah jalan keluar terbaik untuk memperbaiki finansial keuangan seorang wanita.

“Jual keperawanan kepada laki-laki yang belum diketahui seluk beluknya dengan harga yang ada? Lalu apakah si gadis perawan ini dapat merubah finansial keuangannya? Saya kira ini bukan jalan terbaik,” kata Ana.

Ia pun menentang keras, dan meminta pihak terkait untuk meninjau dan menelusuri website yang merendahkan martabat seorang wanita. “Manusia bukan objek untuk dilelang. Kaum perempuan akan sangat dirugikan dalam lelang keperawanan,” tuturnya.

Lalu saat ditanya, apakah gadis miskin dan milineal rentan akan ajakan seperti ini. Ana menjelaskan bahwa itu sudah jelas. Karena era teknologi yang kian berkembang ini tentu bisa menarik minat para gadis yang teriming-iming. Tinggal bagaimana kita sebagai wanita bisa menahan diri agar tidak ikut-ikutan.

“Gadis yang dekat dengan teknologi sangat rentan dengan hal seperti ini, mudah dibujuk dan terhipnotis dengan kata-kata yang ada di dalam website, sehingga terikut seperti yang ada di website tersebut,” jelasnya lagi.

Ana mengimbau kepada seluruh perempuan supaya tidak mudah terperdaya bujuk rayu dan modus-modus kawin kontrak. "Lindungi diri kita dari praktik prostitusi terselubung ini. Jangan pernah terlibat ke dalamnya karena hanya merendahkan martabat kaum perempuan dan menguntungkan pelaku eksploitasi,” pesannya.

 

Lalu bagaimana tanggapan para mahasiswa dan masyarakat Tarakan terkait adanya website lelang perawan dan perjaka ini.

Dari dua wanita yang ditemui Radar Tarakan, ternyata ada juga yang menganggapnya dengan serius. Sebut saja namanya, Bunga. Wanita berusia 25 tahun yang bekerja di salah satu karaoke di Tarakan ini mengaku tertarik dengan website yang menyebutkan akan ada mahar dalam nikah siri tersebut.

“Itu beneran gak sih, aku belum lihat juga. Lelang perawan?” jawabnya sambil tertawa.

Dikatakan Bunga, bila memang website tersebut benar dan dapat mempertemukannya dengan pria kaya, baginya tak masalah. Sehingga ia tak perlu lagi bekerja di tempat karaoke seperti sekarang.

“Mau sih, asalkan pria kaya dan tampan. Perempuan mana coba yang gak mau,” ujar wanita berparas cantik ini.

Tak senada dengan Bunga, Sintia Sari (20) Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan justru tidak setuju. Baginya, itu sama saja dengan menjual diri ke laki-laki.

“Ngak bangetlah. Ngak malu apa. Apa dengan kita mendaftar dan mendapatkan laki-laki yang menjadi pilihan bisa kita ajak nikah. Apalagi disitu terbuka untuk pria yang mau melakukan poligami. Nah, kalau nantinya dapat yang sudah ada istri, mampus dah,” tuturnya.

Berbanding terbalik dengan wanita. Lelang pria perjaka justru menarik perhatian pria. Meski belum melihat situs tersebut, namun sebagian pria ini sangat tertarik untuk mencari wanita pilihan.

“Memangnya bagaimana bisa ditahu, kalau ada pria yang masih perjaka. Memangnya bisa dibuktikan. Kalau saya secara pribadi, minat sih. Cuman, masih malu,” kata Rudi (29), warga Kelurahan Selumit Pantai saat ditemui di Gunung Bata.(eru/ddq)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:31

Krisis Air Makin Dekat, Diprediksi Sisa 4 Hari

TARAKAN – Air baku pada Embung Binalatung atau Kampung Satu…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:30

Pemkot Siapkan Regulasi Hatchery Kepiting

TARAKAN – Pengaturan ekspor kepiting, lobster dan rajungan sudah melalui…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:29

Mustain, Suara Dua Kali Lipat di Periode Kedua

Mustain, S.H, duduk untuk periode kedua sebagai anggota DPRD Tarakan.…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:27

WASPADA..!! Kosmetik Berbahaya Itu Ternyata ‘Ganti’ Wajah

TARAKAN- Beredarnya kosmetik bahan berbahaya disikapi Badan Pengawas Obat dan…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:01

Over Kapasitas, Pemkot Bantu Rutan

TARAKAN – Kondisi over kapasitas yang terjadi pada Lapas Kelas…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:58

Kesalahan Saat Pengerjaan, Jalan RT 09 Terancam Longsor

TARAKAN - Terdapatnya lubang besar yag berada tepat di bawah…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:55

Main Sabu, Satu Warga Binaan Lapas Dijemput BNNK

TARAKAN – Penyidik Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan (20/8),…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:54

JPU Tuntut Irfan 20 Tahun Penjara

TARAKAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Muhammad Irfan yang…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:46

Jalan P. Aji Iskandar Dinyatakan Rawan

TARAKAN – Pasca peristiwa kecelakaan di Jalan P. Aji Iskandar…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:35

Kelas RSUD Jadi Perdebatan

TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan milik Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*