MANAGED BY:
KAMIS
26 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 September 2017 10:18
Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah
DIMINATI: Hasil budidaya rumput laut di Nunukan mencapai 2.300 ton perbulan dinilai masih minim setelah ada permintaan dari investor untuk diekspor ke Timur Tengah. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur setelah menerima permintaan investor untuk mengekspor hasil pertanian di Kabupaten Nunukan ke sejumlah negara di Timur Tengah.

Diketahui, investor asal Jakarta ini meminta setidaknya empat hasil pertanian. Keempatnya adalah sorgum, ubi kayu, rumput laut dan ulat sutera. Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan, Eko Budi Santoso mengatakan, saat ini pihaknya masih memproses penyelesaian pendataan lahan tidur di Nunukan.

Sebab, adanya permintaan hasil pertanian sorgum bakal diekspor ke Timur Tengah untuk memenuhi permintaan dengan jumlah 10 ribu ton tiap bulannya. Sedangkan, untuk rumput laut jumlah yang diinginakan tidak terbatas.

Tentunya ini merupakan angin segar bagi petani rumput laut di Nunukan. Dengan jumlah hasil penen 2.300 perton setiap bulan dinilai sangat kurang. Untuk itu, upaya peningkatan kualitas harus dilakukan petani untuk menaikan harga.

“Kalau hasil sorgum 10 ribu ton perbulan. Sedangkan, rumput laut itu sebanyak-banyaknya. Sebab, dari perusahaan bakal mengelola sendiri atau dibeli basah dari petani dengan syarat kualitas harus baik dipanen pada usia 45 hari,” beber Eko Budi Santoso.

Lebih lanjut dikatakan Eko, permintaan ubi kayu sama dengan permintaan terhadap jumlah rumput laut. Sebab, hasil pertanian tersebut merupakan bahan baku untuk produk tepung. Selain itu, ulat sutera juga dimaksimalkan hasilnya dengan memproduksi pakannya yang berupa daun ubi kayu berusia tiga bulan.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 24 November 2020 15:47

Meski Masih Lockdown, Malaysia Perbolehkan WNI ke Negaranya, Syaratnya Ini...

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia perlahan perbolehkan Warga  Negara Indonesia (WNI)…

Sabtu, 21 November 2020 10:10

Lipat Kertas Suara Tak Libatkan Masyarakat

NUNUKAN – Proses pelipatan surat suara Pemilhan Gunernur (Pilgub) dan…

Kamis, 19 November 2020 15:26

Bocah Ini Derita Gizi Buruk, Komplikasi Penyakit Kulit

NUNUKAN – Bayi dengan kelahiran di bawah batas normal saat…

Kamis, 19 November 2020 15:21

Asyik Nonton TV, Rumah Terbakar

NUNUKAN – Api yang melahap rumah Abdul Manang (68), tiba-tiba…

Rabu, 18 November 2020 15:43

Air Laut Naik ke Rumah Warga

NUNUKAN – Fenomena air laut naik hingga ke pemukiman warga…

Rabu, 18 November 2020 11:06

Banjir Rob, Air Laut Masuk ke Pemukiman

NUNUKAN – Fenomena air laut naik hingga ke pemukiman warga…

Rabu, 18 November 2020 11:01

Tinjau Prajurit di Perbatasan Kaltara-Malaysia, Ini Kata Pangdam II Sriwijaya

TARAKAN – Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya, Mayor Jendral (Mayjen)…

Jumat, 13 November 2020 14:35

Karyawan Perusahaan Ditemukan Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang karyawan salah satu perusahaan di Kecamatan Sembakung…

Jumat, 13 November 2020 12:43

Karyawan Perusahaan Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang karyawan salah satu perusahaan di Kecamatan Sembakung…

Jumat, 13 November 2020 12:40

Nunukan Sudah Zona Hijau, Kapan Sekolah Tatap Muka?

NUNUKAN – Meski sudah berstatus zero kasus Covid-19 dan sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers