MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Januari 2016 14:47
Jumat Dini Hari, Kaltara Diguncang Gempa Lagi

18 Hari Sudah, 27 Kali Merasakan Gempa

ilustrasi

TARAKAN – Setelah gempa bumi tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kalimantan Utara pada Senin, 21 Desember 2015, gempa susulan masih sering terjadi hingga terakhir terasa pada dini hari kemarin (8/1), tepat pukul 01.27 Wita.

Hingga saat ini, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan Nanang Buchori melalui Prakirawan BMKG Tarakan William Sinaga mengatakan, sudah terjadi 27 kali gempa susulan dengan kekuatan bervariasi, terhitung sejak gempa 6,1 SR itu. “Getaran gempa yang terendah terendah 2 SR,” ujar William kepada Radar Tarakan, Jumat (8/1).

Gempa terakhir ini berkekuatan 4,2 SR, dengan pusat gempa di lokasi yang sama saat gempa pertama berkekuatan 6,1 SR, yakni di wilayah Kecamatan Tana Lia (Tanah Merah), Kabupaten Tana Tidung. “Terjadi di 3,61 Lintang Utara, dan 117.71 Bujur Timur. Jika lihat di peta terjadi di sekitar wilayah Kecamatan Tanah Lia dengan kedalaman 10 Kilometer,” kata William.

Mengenai soal fenomena gempa bumi, apakah masih akan terjadi lagi, dikatakan William tidak dapat diprediksi. “BMKG hanya memberi data gempa sesuai getaran yang terdeteksi. Lalu sampai kapan gempa terjadi, itu tidak bisa diperkirakan,” jelasnya.

Dari rilis BMKG Pusat, penyebab terjadinya gempa kemarin karena kerak dangkal intraplate akibat sesar aktif. Sehingga sangat relevan dari hasil analisis makanisme sumber gempa bumi merupakan patahan mendatar (strike-slip fault). “Dengan mempertimbangkan kondisi tektonik lokal, karakter kegempaan, sejarah gempa bumi setempat, serta tren maknitudo gempa bumi susulan, maka diyakini sangat kecil terjadinya potensi gempa bumi dengan kekuatan yang lebih besar,” jelas William.

Dengan analisis tersebut, ujar William, tidak terdapat potensi terjadinya tsunami. “Untuk itu masyarakat pesisir Kalimantan Utara diimbau untuk tetap tenang dan tidak memercayai isu dari sumber tidak bertanggung jawab,” kata William. (*/udn/ash)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 10:04

Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,34 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sumber pertumbuhan…

Selasa, 07 Februari 2023 10:02

Kerusakan Situs Sejarah di Tarakan, Pemilik Lahan Diminta Bertanggung Jawab

Kerusakan sebuah loopghraf, situs sejarah di Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah dalam…

Senin, 06 Februari 2023 12:57

Pemkot Tarakan Akan Bayarkan Iuran BPJS untuk 500 UMKM

Sebanyak 500 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Tarakan…

Senin, 06 Februari 2023 12:55

Suplai BBM bagi Nelayan Tarakan Belum Membaik

 Kesulitan masih dirasakan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kendati…

Senin, 06 Februari 2023 12:54

Pembebasan Lahan TPA Baru Kelar

Sesaknya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu…

Senin, 06 Februari 2023 12:50

Tegaskan Masyarakat Wajib Minta Karcis

Demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) retribusi parkir, Perumda…

Jumat, 03 Februari 2023 12:21

Desember 2022, Ekspor Komoditi Kaltara Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ekspor komoditi…

Jumat, 03 Februari 2023 12:12

Anggaran Rp180 Miliar untuk Pemilu di Kaltara Kurang?

Mendekati pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan…

Jumat, 03 Februari 2023 12:11

DLH Tarakan Ingatkan Sanksi Kurungan bagi Oknum Pembuang Sampah Sembarangan

Hingga saat ini kondisi sampah di Gunung Selatan telah berkurang…

Jumat, 03 Februari 2023 12:09

Ombudsman Kaltara Nilai Perumda Belum Transparan Terhadap Soal Suntikan Dana

Adanya usulan DPRD Kota Tarakan terhadap pembubaran Perumda yang dianggap…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers