MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 05 September 2017 19:44
Meski Kumuh, Tapi Diizinkan
KUMUH: Para pedagang meninggalkan gerobak dan kursi jualan mereka secara tak beraturan. ZAILANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUG SELOR – Beberapa hari terakhir Pasar Induk terlihat kumuh, terutama di daerah terminal Damri yang jika malam digunakan sebagai lokasi Pasar Rakyat. Karena, para pedagang yang berjualan pada malam hari meninggalkan gerobak jualan mereka di lokasi tersebut dengan cara tidak beraturan.

Hal itu diakui Kepala UPT Pasar Joli Kameser Sinaga kepada Radar Kaltara kemarin (4/9). Namun, kata dia, izin diberikan hanya sementara hingga para pedagang yang sebelumnya berjualan di Taman Tepian Sungai Kayan ini memiliki tempat penyimpanan gerobak yang aman.

Sebab, sebelumnya pedagang pernah menyimpan gerobak mereka di lapangan futsal. Karena tempatnya tertutup tembok lapangan, maka gerobak dan dagangan pedagang dirusak, tanpa diketahui pelakunya.

“Makanya untuk sementara diizinkan menyimpan barang di tempat terbuka, sembari mencari lokasi tetap dan aman,” ungkapnya.

Dengan syarat pedagang harus bisa menjaga kebersihan dan keindahan. ”Jangan sampai terlihat seperti tidak terawat,” ujarnya.

Sementara Ketua Pengurus Pedagang Pasar Rakyat, Rusmin Maulidin mengatakan, semejak gerobak dan barang dagangan mereka diobrak-abrik, pedagang disarankan untuk membawa pulang gerobak setelah berjualan.

“Memang aman dibawa pulang, tapi kasian pedagang yang rumahnya jauh, membawa kembali rombong (gerobak)nya,” kata dia.

Setelah dikoordinasikan dengan UPT, akhirnya disetujui menyimpan gerobak di tempat mereka berjualan sembari mencari lokasi aman untuk menyimpan gerobak atau di tempat terbuka.

“Meskipun di pasar ada keamanannya, namun kita harus tetap berhati-hati,”bebernya.

Untuk saat ini, pihaknya hanya sementara menyimpan gerobak di pinggir jalan hingga menunggu kegiatan UPT Pasar selesai.

“Setelah itu baru kami simpan gerobak kami di samping lapangan futsal, namun harus ada persetujuan dari UPT Pasar juga,” pungkasnya.(*/zai/ana)

 


BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 11:50

Jadwal SKD CPNS Tunggu Keputusan BKN

TANJUNG SELOR – Sebanyak 5.567 orang calon pegawai negeri sipil…

Selasa, 21 Januari 2020 11:48

Kelompok Bersenjata Makin Ganas, Nelayan Diminta Tak Dekati Perbatasan

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) begerak…

Selasa, 21 Januari 2020 11:46

Bangunan Tebakar Sudah Tidak Layak

TANJUNG SELOR – Bangunan aula SMPN 2 Tanjung Palas di…

Senin, 20 Januari 2020 13:32

Kota Baru Mandiri 'Disuntik' APBN Rp 5 M, Apa Peruntukkannya?

TANJUNG SELOR - Tahun ini, Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung…

Senin, 20 Januari 2020 13:29

Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi

TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas…

Senin, 20 Januari 2020 13:26

Gedung SMP 2 Tanjung Palas Ludes Terbakar

TANJUNG SELOR – Gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2…

Senin, 20 Januari 2020 13:02

Bakal Calon Gubernur Mencari Wakil

SEJUMLAH bakal calon gubernur (bacagub) tengah menimbang siapa yang akan…

Sabtu, 18 Januari 2020 14:20

Mewabah di Malaysia, Waspada Virus Polio

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) menetapkan…

Sabtu, 18 Januari 2020 14:11

Infrastruktur Dermaga Butuh Renovasi

TANJUNG SELOR - Beberapainfrastruktur, khususnya di dermaga Kayan Tanjung Selor,…

Sabtu, 18 Januari 2020 14:09

Dibangun 2017, TPA Km 9 Belum Difungsikan

TANJUNG SELOR – Meski pembangunan tempat pemrosesan akhir (TPA) Kilometer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers