MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 04 Agustus 2017 11:31
BUAT CEWEK, WASPADALAH..!! Penjahat Remas Payudara Berkeliaran
Ps Kasubbag Humas - TUTUT MURDAYANTO. FOTO: RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pelecehan seksual dengan meremas payudara pengendara sepeda motor  kembali terjadi di Tanjung Selor. Terakhir, dialami karyawati swasta di Kota Ibadah---sebutan lain Tanjung Selor berinsial Ds (22). 

Kepada Radar Kaltara Ds mengatakan, pelecehan seksual yang dialaminya terjadi Rabu (2/8) sekira pukul 14.00 Wita di Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor.

Saat itu, kata  wanita berjilbab, dirinya dari  Jalan Sengkawit menuju Dermaga Kayan II Sabanar Lama untuk mengambil kiriman ijazah dari Tarakan.

“Memang sejak di persimpangan traffic light Jalan Sengawit - Jalan Sabanar Lama, ada seorang pria mengendarai Yamaha Mio Sool Gity Biru membuntuti saya hingga jembatan Sabanar Lama,” katanya kemarin (3/8).

Tidak hanya membuntuti, pria yang diketahui hanya seorang diri itupun juga memepetkan kendaraannya dari sebelah kiri ke sepeda motor yang dikendarai korban, hingga tiba-tiba tangannya meremas payudara korban.

 “Setelah itu lansung memacu motornya ke Jalan Padaelo,” ungkapnya, seraya mengatakan, pada saat itu dirinya juga berusaha mengejar namun  terhalang truk yang sedang banyak di Jalan Padaelo sehingga jejak pelaku hilang.

Ds mengaku melihat ciri-ciri pelaku, di antaranya menggunakan jaket hitam, celana pendek coklat, bertubuh gemuk, dan mengunakan helm Honda hitam.

“Cuma wajahnya tidak jelas terlihat, karena kaca helmnya menggunakan kaca chrome hitam,” ungkapnya.

Termasuk, sambung dia, nomor kendaraan yang digunakanya juga tidak sempat terlihat jelas. “Yang saya ingat hanya dua angka, 84,” sebutnya.

Sepertinya, kata dia, pelaku ini sudah punya niat melakukan kejahatan. Hal itu dapat dilihat dari helm yang digunakan.

”Sengaja menggunakan kaca hitam supaya wajahnya tidak terlihat jelas,” timpalnya.

Dalam melakukan aksinya, menurut dia, pelaku tidak melihat korbannya, meskipun seorang wanita berjilbab seperti yang dialaminya. 

“Kejadian ini bukan yang pertama, dulu di lokasi yang sama (sekitar jembatan Sabanar Lama) juga ada tiga orang yang pernah payudara diremas,” ujarnya.

“Jadi daerah Sabanar Lama itu rawan, kalau lewat harus hati-hati,” sambungnya.

Sebelumnya, Cc (30) warga Tanjung Selor lainya juga mengalami nasib yang sama bulan Maret lalu. Namun lokasinya berbeda, yakni di Jalan Agatis Tanjung Selor, tepatnya di sekitar taman Tugu Burung Enggang.

Padahal saat kejadian, ibu rumah tangga tersebut sedang membonceng anaknya yang berusia 5 tahun. “Kejadiannya malam, bukan sore,” sebutnya.

Spontan saat itu, dirinya kaget  dengan ada aksi yang tidak menyenangkan. Agar tidak ada korban lain, Cc berharap pihak kepolisian melakukan patroli rutin di daerah-daerah rawan tindak kejahatan.

“Sehingga  kami para wanita tidak was-was  saat keluar rumah menggunakan sepeda motor,” harapnya.

Selain itu,  masih ada beberapa jalan yang penerangannya masih minim. Hal ini membuat pelaku semakin leluasa melakukan aksinya.

Aksi pelecehan seksual itu juga dibenarkan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Ps Kasubbag Humas Aiptu Tutut Murdayanto kepada Radar Kaltara kemarin. Korban Ds juga sudah melaporkan kejadian yang dialaminya kepada korps baju coklat tersebut.

“Saat ini kami masih  berusaha mencari pelaku,  sebab kejadian ini sudah sering terjadi,” ungkapnya.

Hanya  dalam pengungkapannya, Polres Bulungan masih kesulitan. Sebab wajah dan nomor polisi kendaraan pelaku samar sehingga sulit dilacak.

“Seandainya  ciri-ciri dan nomor polisinya jelas, cepat terlacak,” ujarnya.

Karena itu, diharapkan kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kendaraan bermotor yang digunakan pelaku kejahatan. “Sehingga kami bisa telusuri itu punya siapa,” jelasnya.

Polres juga berharap kepada masyarakat untuk segera melapor jika menjadi korban pelecehan di atas sepeda motor.

“Atau hubungan nomor telepon 110, langsung ditindak lanjuti petugas,” ujarnya.(*/pij/ana)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*