MANAGED BY:
JUMAT
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 26 Agustus 2015 14:45
Nelayan Belakang BRI Jualan Sabu

Hasil Melaut tak Cukup, Ngakunya karena Desakan Ekonomi

PENGEDAR : Tersangka Az alias Cella saat diamankan oleh penyidik reskoba Polres Tarakan, Selasa (25/8) kemarin. Foto : SULAIMAN/RADARTARAKAN

TARAKAN – Mungkin karena hasil melaut belum cukup, seorang nelayan berinisial Az alias Cella jualan sabu. Tapi, usahanya itu berhasil dibongkar Satreskoba Polres Tarakan, Selasa (25/8) dinihari.

Warga belakang BRI, Kelurahan Selumit Pantai ini ditangkap polisi saat menunggu pelangganya datang sekira pukul 01.00 Wita di kediamannya.

Kapolres Tarakan AKBP Sarif Rahman melalui Paur Subbag Humas Iptu Hadi Sucipto menjelaskan, Az sehari-harinya bekerja sebagai nelayan. Selain itu, ia juga punya usaha sampingan yakni jadi pengedar sabu.

Sepandai-pandainya Az menyembunyikan usahanya itu, masyarakat akhirnya mengetahui perbuatannya yang selama ini kerap bertransaksi narkoba di rumahnya.

“Begitu dapat informasi dari masyarakat, anggota kami langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan pelaku saat sedang menunggu pembeli di depan rumahnya,” jelas Hadi.

Setelah diamankan, Polisi langsung melakukan penggeledahan di rumah Az. Dan polisi berhasil menemukan barang bukti sabu sebanyak 1 bungkus seberat 0,09 gram yang disimpan di dalam lemari pakaiannya.

“Dari penggeladahan itu, pelaku kemudian digelandang ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Selain sabu, polisi juga mengamankan pipet, bong dan tiga buah gunting, handphone, kamera CCTV dan barang bukti lainnya.

“CCTV dipergunakan untuk memantau dan mengawasi jika ada petugas datang,” kata hadi.

Untuk diketahui, pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama.

“Dia pernah dipenjara selama 4 tahun dalam kasus yang sama,” kata Hadi yang menambahkan, sejak keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), pelaku belum juga jera berhubungan dengan narkoba.

Az mengaku mendapatkan sabu dari seseorang di Selumit Pantai, serta sering membeli sabu dari beberapa bandar yang ada di Tarakan.

Selain itu, Az mengaku terpaksa berjualan sabu karena desakan ekonomi.  Selain jadi pengedar, Az telah mengonsumsi sabu selama 5 tahun.

Atas perbuatannya, Az bakal dijerat pasal 114 ayat 1 subsidair pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ule/ica)

 


BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers