MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 18 Juli 2017 10:30
Rastra Disalurkan 6 Bulan Sekaligus
AMAN: Stok beras bulog yang ada di gudang dipastikan cukup hingga akhir tahun. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, PENDISTRIBUSIAN beras sejahtera (rastra) untuk enam bulan pertama disalurkan sekaligus. Itu dilakukan karena adanya keterlambatan, terutama soal data penerima rastra yang tahun ini berubah dari 3.880 keluarga menerima manfaat (KPM) menjadi 4.268 KPM. Artinya ada penambahan sebanyak 388 KPM.

Kepala Gudang Dolog Terpencil (GDT) Tanjung Selor Oktavianus mengatakan, sebenarnya pendistribusian rastra dilakukan tiga bulan sekali. Tapi karena terlambat disalurkan enam bulan sekaligus.

“Untuk berikutnya sudah kembali normal, tiga bulan sekali,” kata Oktavianus kepada Radar Kaltara kemarin (17/7).

Lanjut dikatakan, rastra tidak hanya diberikan kepada masyarakat kurang mampu tapi juga warga transmigrasi dengan jatah masing-masing kepala keluarga (KK) 15 kilogram kg secara gratis.

“Jadi per bulannya Bulog mendistribusikan sekira 64.020 kilogram untuk se-Kabupaten Bulungan,” sebutnya.

Dengan penerima terbanyak di Kecamatan Tanjung Selor dengan 777 KPM, sedangkan yang paling sedikit di Kecamatan Bunyu sebanyak 105 KK.

Terkait dengan stok rastra, menurutnya, masih aman bahkan masih bisa bertahan hingga Desember.

“Sekarang masih ada sekira 160 ton di gudang,” ungkapnya, seraya mengatakan, akhir Juli ini akan ditambah lagi dari Subdivre Bulog Tarakan sebanyak 300 ton.

”Intinya untuk rastra aman hingga akhir tahun,” ujarnya.

Untuk beras, tambah dia, dipasok dari Pulau Jawa dan Sulawesi melalui Balikpapan dan Tarakan. Sehingga dia menjamin rastra yang dibagikan ke masyarakat merupakan beras layak konsumsi.

“Kalau ada yang menemukan beras tidak layak konsumsi, segera lapor ke desa dan lurah masing-masing,” ujarnya.

Agar, kata dia, berasnya bisa segera diganti dengan beras yang layak konsumsi. Untuk diketahui, Bulog juga menjual beras ke warga dengan harga sekira Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per kg.(*/pij/ana)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*