MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Juli 2017 11:14
ADA APA INI...? Tiga Sukhoi "Meraung-raung" di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Gelar Operasi PAM Ambalat

JAGA PERBATASAN: Tiga unit pesawat TNI AU jenis SU-15/30 terus mengudara di wilayah Kaltara hingga beberapa hari ke depan dalam rangka operasi pengamanan perbatasan dan antisipasi pengamanan wilayah NKRI. DOK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Anda warga Tarakan masih akan mendengar jelas deru suara pesawat Sukhoi dalam beberapa hari ini. Sebab, tiga unit pesawat TNI AU jenis SU-15/30 ini masih terus mengudara di wilayah Kaltara hingga beberapa hari kedepan dalam rangka operasi pengamanan perbatasan dan antisipasi pengamanan wilayah NKRI.

Komandan Lanud Tarakan Kolonel Pnb Didik Krisyanto mengungkapkan, tiga unit pesawat Sukhoi ini akan standby selama 1 bulan hingga 20 Juli 2017 mendatang. Namun keberadaannya di Lanud Tarakan bisa saja diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dan keputusan pimpinan TNI AU.

“Tadi (kemarin) operasi di Ambalat,” tutur Didik kepada Radar Tarakan.

Operasi tersebut dilaksanakan untuk melihat dan memastikan apakah terjadi pelanggaran di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apabila dalam operasi tersebut ditemukan pelanggaran wilayah, maka 3 unit pesawat Sukhoi SU-27/30 tersebut akan memberikan laporan untuk segera diambil langkah apa yang akan dilakukan. Beruntung dalam beberapa hari ini, TNI AU tidak menemukan satupun pelanggaran yang terjadi.

Alhamdulilah tidak terjadi pelanggaran wilayah,” tuturnya.

Tiga unit pesawat Sukhoi SU-27/30 tersebut tampak terbang rendah di wilayah Kota Tarakan. Dikatakan Danlanud, sesuai prosedur yang ditetapkan ketika akan landing, maka pesawat tersebut akan terbang rendah. Dan biasanya, ketiga pesawat Sukhoi ini akan membentuk formasi yang telah dirancang yang dapat disaksikan langsung oleh masyarakat.

Pada Selasa (4/7), 3 unit pesawat Sukhoi SU-27/30 ini melakukan operasi sebanyak 4 sorties dalam 2 period. Operasi dalam 1 sortis membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam.

Operasi ini diakuinya rutin dilaksanakan dengan tujuan utama memastikan tidak adanya pelanggaran wilayah NKRI, khususnya di wilayah provinsi Kalimantan Utara.

“Areanya Ambalat saja. Namanya operasi PAM ambalat,” tuturnya.(jhn/ddq)


BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 11:43

HOROR..!! Speed ini Bocor Setelah Tabrak Kayu, Bagaimana Nasib Puluhan Penumpangnya...??

TARAKAN - Speedboat Malinau Express IX yang membawa 35 penumpang…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

INNALILLAHI...!! Terbakar..!! Pasar Tertua di Tarakan Rata dengan Tanah

API membumbung tinggi di bangunan berlantai dua, tepat di pinggir…

Selasa, 21 Januari 2020 11:29

Pasar Pertama yang Mengkhususkan Pisang

Pasar Batu Tarakan, belakangan identik sebagai pusat oleh-oleh. Sebagian pedagang…

Senin, 20 Januari 2020 12:59

BREAKING NEWS! Ditinggal Penghuni, Rumah kosong Terbakar

TARAKAN - Kebakaran terjadi di RT 24 Kelurahan Sebengkok tepatnya…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:52

Semarak Tahun Baru Imlek Identik Warna Merah

SERBA MERAH: Pernak-pernik Tahun Baru Imlek terpampang di salah satu…

Jumat, 17 Januari 2020 11:10

Curah Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak Kamis (16/20)…

Jumat, 17 Januari 2020 11:06

2020, Potensi Karhutla di Pulau Ini Masih Ada

TARAKAN – Masih adanya musim kemarau yang terjadi pada tahun…

Kamis, 16 Januari 2020 14:40

Pajak di Tarakan Diklaim Masih Lebih Murah

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berkeinginan mengoptimalisasi seluruh pundi-pundi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers