MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 20 Juni 2017 12:10
Tiket Pelni Tinggal Harga Teratas
BANK DATA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Transportasi laut yang selama ini kurang begitu dilirik saat arus mudik Lebaran, tampaknya akan menjadi alternatif utama tahun ini.

Sebab, harga tiket pesawat pada mudik tahun ini sangat mahal, ditambah adanya pengurangan penerbangan serta terbatasnya pesawat.

Kepala Bagian Operasi PT Pelni Tarakan, Guruh DS mengatakan, dampak dari pengurangan penerbangan, kemudian ditambah lagi dengan harga yang fantastis membuat banyak calon penumpang yang akan mudik memilih transportasi laut.

“Walaupun lama sampainya, tapi selisih harganya sangat jauh berbeda. Sehingga lebih banyak yang memilih transportasi laut,” ungkap Guruh kepada Radar Tarakan, kemarin.

Dijelaskan Guruh, untuk bulan-bulan biasa, penumpang kapal memang tidak terlalu banyak. Namun saat ini terjadi peningkatan, hingga beredar kabar tiket kapal Pelni telah habis disebabkan adanya pembatasan sheet

“Besok (hari ini) rencananya dibuka lagi penjualan tiket pelayaran. Namun dengan harga batas atas,” jelasnya.

Dijelaskannya, sejak dua tahun lalu, Pelni sudah memberlakukan first come, first seat, yang artinya pertama kali datang, pertama kali dilayani.

“Dan sistem penjualannya sudah dijual sejak lama, sama seperti penjualan tiket kereta api, apalagi dengan pembatasan penumpang. Jadi one man, one sheet,” tegas Guruh.

Dijelaskan Guruh, satu tempat tidur di atas kapal hanya diperuntukkan bagi satu penumpang. Tidak sampai berlebihan. Misalnya 3.000 tempat tidur untuk penumpang yang dapat mencapai 6.000 orang.

“Itu sudah dilarang saat ini. Kalau dulu bisa sampai 12 ribu orang, karena dulu itu yang penting berangkat. Tapi karena banyak terjadi kecelakaan, semuanya diminimalisir,” ujar Guruh.

Dijelaskan Guruh, walaupun mereka memiliki pelampung sekalipun, tetap saja jika mereka panik akan menjadikan yang lain sebagai pelampung.

“Sehingga orang yang lain tersebut bisa sampai tenggelam karena yang lain,” katanya.

Guruh melanjutkan, sebenarnya tidak masalah jika memuat penumpang yang berlebih di kapal, karena Tarakan merupakan pelabuhan pertama yang rutenya dari Balikpapan ke Tarakan.

“Kemudian ke Nunukan dan kembali ke Balikpapan lagi. Lonjakan penumpang yang tinggi ada di Balikpapan. Makanya harus sesuai sheet, dan itu kebijakan dari Dinas Perhubungan,” tuturnya.

Guruh mengatakan, sebelumnya Menteri Perhubungan juga sempat mengisyaratkan agar jangan sampai ada penumpang yang terlantar.

“Tetapi tetap mengutamakan faktor keselamatan, kenyamanan, dan keamanan. Jadi batas toleransinya tetap diatur,” ungkapnya.

Namun, lanjut Guruh, saat ini banyak yang merasa ketakutan. Jangan sampai ketika terjadi musibah, semua akan mencari “kambing hitam”. Sebenarnya untuk menaikkan penumpang dari dulu bisa saja berlebih.

“Tiket itu dibatasi dari pusat, sehingga memang tidak bisa dijual lagi ataupun diberikan kepada penumpang yang lain. Karena pernah kejadian, kapasitas kapal yang dilaporkan 3.500 orang penumpang, tetapi yang dimuat mencapai 12.000 orang. Itu kan ngeri sekali,” jelasnya.

Guruh berharap kepada masyarakat untuk mengantisipasi kehabisan tiket, agar membeli tiket semenjak jauh-jauh hari. “Dan itu merupakan kesadaran dari masyarakat sendiri, karena aturan itu dibuat untuk keselamatan mereka juga,” pungkasnya.(*/asf/ddq)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*