MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Selasa, 08 September 2015 11:13
Persembahkan Tarian Daerah, Berlatih Hingga Empat Bulan

JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

Semangat Murid SLB Unjuk Gigi di Peringatan HAN. foto : JANURIANSYAH/RADARTARAKAN

PROKAL.CO,

Ada cerita lain pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang dilakukan di ruang serba guna Pemerintah Kota Tarakan, dimana pada hari itu dihadiri puluhan anak berkebutuhan khusus berasal dari  Sekolah Luar Biasa (SLB). Hiruk pikuk anak-anak yang berlari atau sedang bercengkrama dengan teman sebayanya menjadi pemandangan tersendiri.

Meskipun Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli sudah lewat, antusias anak untuk mengikuti perayaan ini cukup tinggi. Terlihat sorakan dan teriakan dalam setiap penampilan persembahan yang dilakukan dalam kegiatan ini.

Namun ada juga anak yang menangis mencari ibunya “Mama mana?,” teriak salah seorang anak yang histeris mencari ibunya namun berhasil ditenangkan oleh kesigapan salah seorang guru SLB. Acara peringatan kali ini diisi dengan tarian daerah, dan hal yang cukup luar biasa para penari yang berjumlah sekitar 35 orang ini merupakan anak-anak SLB yang berusia sekitar 13 sampai 15 tahun terdiri laki-laki dan perempuan.

Menari bukanlah hal mudah bagi sebagian orang karena menari butuh kerja keras untuk bisa bergerak mengalir seirama dengan dentangan irama musik daerah yang mengalun ikut mengahanyutkan penonton sekitarnya.

Tarian Ayam Trondol menjadi pembuka dari tarian-tarian lain yang akan dipentaskan di panggung. Tarian ini menceritakan mengenai permainan yang sering dilakukan oleh anak-anak yang bertujuan untuk mengisi harinya dengan senang ceria dan gembira.

Selanjutnya Tarian Kicir-Kicir. Siapa yang tidak mengenal tarian yang berasal dari Betawi-Jakarta yang selalu didendangkan dalam setiap perayaan ulang tahun Kota Jakarta. Dengan gemulai para penari bergerak mengikuti irama musik. Namun tidak sedikit juga yang lupa penari yang lupa akan gerakan selanjutnya, namun hal itu tidak menjadi penghalang untuk menyelesaikan setiap tarian.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:11

WRSNG Alat Deteksi Gempa Bumi dan Tsunami Dipasang di Kaltara

Warning Receiver Syistem New Generation (WRSNG) menjadi sebuah alat dengan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:02

Berbekal Ilmu Pelatihan Bertahan di Tengah Pandemi

Bertahan di tengah pandemi coronavirus disease 2019 alias Covid-19, menjadi…

Senin, 19 Oktober 2020 14:04

Kini dari Swaran ke Kota Hanya 15 Menit

Tentara manunggal membangun desa (TMMD) di Tarakan, dampaknya mulai dirasakan…

Rabu, 14 Oktober 2020 10:31

Kekurangan Bukan Halangan Dalam Mengembangkan Minat dan Bakat

Komunitas Difabel Tarakan sangat terbantu dengan adanya Rumah Batik Disabilitas…

Selasa, 13 Oktober 2020 15:01

Melihat Peringatan HUT Tanjung Selor dan Bulungan di Tengah Pandemi

Ritual adat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-230 Kota Tanjung…

Senin, 12 Oktober 2020 14:49

Lebih Mudah Mencerna Melalui Lagu

Komunitas Wahana Pendidikan Perbatasan (WPP) hadir di Nunukan. Lembaga tersebut,…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:28

Melihat Aksi Berbagi Nasi Gratis Tiap Jumat

Berbagi atau sedekah tidak menunggu kaya. Dngan berbagi pun tidak…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:20

Cerita ‘Pahit-Manis’ Tantangan Jurnalis di Lapangan (2-habis)

Kritik berdatangan dari aliansi mahasiswa di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara),…

Kamis, 08 Oktober 2020 14:45

Melihat Upaya Menyukseskan Pilkada di Kaltara

Pelaksanaan pemilihan serentak tahun 2020 berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya. Tahun…

Rabu, 07 Oktober 2020 14:07

Melihat Bentuk Kearifan Lokal yang Terjaga di Desa Pimping

Tidakcukup banyak yang tahu, sampai saat ini kearifan lokal di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers