MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 27 Mei 2017 10:04
1.500 Kendaraan di Kaltara Sudah Gunakan KU
PEMINAT TINGGI: Petugas melakukan pencetakan nomor polisi di Kantor UPT BPP-RD Kaltara di Tanjung Selor. RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR- Sejak resmi diluncurkan 22 April, dan efektif menerima layanan pergantian nomor polisi (nopol) dari KT ke KU awal Mei lalu. Tercatat sebanyak 1.500 kendaraan baik roda dua maupun empat, sudah menggunakan KU.

Plt Kepala Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Dearah (BPP-RD) Kaltara, Busriansyah mengatakan, kendaraan tersebut, selain operasional sektor industri, juga dari masyarakat umum, dan kendaraan keluaran baru.

“Sejak pelayanan mulai diberlakukan di seluruh unit se-Kaltara. Lumayan lah jumlahnya,” jelas dia, Jumat (27/5).

Jumlah itu kata dia, jika dibandingkan dengan rentan waktu peresmian cukup menggembirakan dan memberikan angin segar terhadap upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) provinsi bungsu tersebut.

“Karena selain kendaraan baru, jatuh tempo STNK (Surat Tanda Kendaraan Bermotor) ada saja setiap hari,” ungkapnya. “Jadi proses perubahan KT ke KU ada setiap hari,” sambung dia.

Ia menambahkan, agar upaya percepatan perubahan administrasi kendaraan tersebut lebih baik lagi. BPP-RD Kaltara saat ini sudah melayani  informasi pelayanan publik kendaraan bermotor melalui layanan short message service (SMS).

“Saya lupa nomornya. Tapi intinya melalui SMS masyarakat informais. Atau bisa juga langsung datang ke unit teknis di daerah,” papar Busriansyah.

Selain itu, dalam waktu dekat. BPP-RD juga akan mengoperasikan layanan e-Samsat. Layanan ini berkerja sama dengan Bank Nasional Indonesia (BNI), dan Bank Kaltim. “Jadi bayar pajak bisa lewat dua bank ini. baik sistem online maupun dalam bentuk cast,” bebernya.

Busriansyah mengaku optimistis, seiring berjalan waktu kesadaran masyarakat untuk menggunakan plat nomor KU semakin tinggi. Artinya dengan begitu potensi PAD di Kaltara dapat lebih dimaksimalkan lagi.

“Kita optimis sumber PAD dari sektor ini (pajak kendaraan,Red.) kedepan bisa lebih optimal lagi,” tandasnya.

ia menambahkan, BPP-RD juga akan intens menyosialisasikan penggunaan KU ke masyarakat. Selain agar legalitas kendaraan lebih tertib, masyarakat juga dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Karena pajak yang kita bayar untuk pembangunan,” pungkasnya. (isl/ana)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers