MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 06 Mei 2017 10:18
Pergantian Pelat KU Didominasi Sektor Industri
POTENSI: Pergantian nopol KT ke KU diyakini berpotensi untuk mendongkarak PAD Kaltara. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR– Pergantian pelat kendaraan bermotor dari KT ke KU mulai resmi diberlakukan pada 22 April lalu. Sejauh ini sudah ada ratusan kendaraan yang berganti mengganti nomor polisi (nopol) KU.

Pelaksana tugas (Plt) kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Dearah (BPRD) Kaltara, Busrianysah, pergantian indentitas kendaraan bermotor KU tersebut didominasi kendaraan operasional sektor industri.

“Beberapa waktu saja sejak diresmikan, angka pergantian sudah mencapai ratusan,” jelasnya ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (5/5).

Berdasarkan catatan mereka, pergantian pelat KU dari kendaraan opersional sektor industri merupakan kendaraan baru. Pihaknya pun mengaku optimistis percepatan penggantian pelat tersebut berjalan maksimal. “Seperti belum lama ini, pengadaan kendaraan di Pertamina,” imbuh dia.

Dari ratusan unit kendaraan itu, 60 di antaranya merupakan kendaraan roda empat dan 40 kendaraan jenis roda dua. Secara administrasi 100 unit ini pun tercatat di daerah Tarakan dan Kabupaten Bulungan.

“Sama Bulungan, kebanyakan roda dua dan itupun baru keluar dari diler. Jadi langsung menggunakan KU,” ujarnya.

Busrianysah berharap, masyarakat umum selaku pemilik kendaraan, khususnya yang sudah jatuh tempo lima tahun dapat segera menyelesaikan administrasi legalitas kendaraanya.

Terlebih saat ini proses pengadministrasian sudah tersistem. Sehingga kepengurusan di lima kabupaten/kota bisa secara online. “Jadi misalnya Malinau bisa urus di Bulungan. Jadi tidak repot harus kembali ke daerah asal,” tegas Busriansyah.

Ia menambahkan, penggunaan KU tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memaksimalkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu agar legalitas kepemilikan kendaraan bisa terdata dengan aman. “Untuk pendapatan bisa maksimal, kendaraan juga terdata dengan baik,” sebutnya.

Disinggung kemungkinan masih banyak masyarakat yang menggunakan nopol KT atau masih tercatat di  provinsi induk Kalimantan Timur, dan daerah luar Kaltim dan Kaltara. Busriansyah berharap masyarakat dapat memutasikan kendaraannya ke Kaltara dengan menggunakan pelat KU.

“Supaya kalau mau urus pajak juga jadi enak tidak perlu ke daerah asal. Selain itu ada kontribusi untuk daerah,” pungkasnya. (isl/keg)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers