MANAGED BY:
JUMAT
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 26 Agustus 2015 11:34
Awas Kriminal Mengintai di Jalan Ini

Sudah Sepi, PJU Tidak Optimal Pula

BELUM OPTIMAL : Distribusi lampu penerang jalan umum ( PJU ) di Tarakan belum merata. Di wilayah Juata, JPU masih minim. Ada 4.446 titik PJU se-Tarakan

 

 

 

TARAKAN – Kondisi gelap nan sepi seolah kompak memberi akses bagi pelaku tindak kriminal. Salah satu pemicunya ketiadaan lampu jalan (PJU). 

Berdasarkan data Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) lokasi yang dianggap rawan kecelakaan dan aksi kriminalitas akibat minimnya penerangan tersebar di Jalan Aki Balak, Jalan P Aji Iskandar (Juata Laut), Jalan Hake Babu (TPA), Jalan Gunung Selatan dan Jalan P Irian (RSUD).

Kata Kepala Bidang DKPP Broto Subagio, sejatinya pihaknya ingin mengoptimalkan seluruh kegiatan terkait PJU.

“Tapi semuanya terbentur anggaran baik pemasangan PJU baru maupun untuk perawatannya,” kata Broto saat ditemui pewarta media ini di kantornya, kemarin (25/8) pagi.

Sehingga, Broto mengakui, banyak fasilitas PJU di beberapa titik tidak aktif alias mati. Namun, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan dan perbaikkan PJU yang rusak guna menerangi tempat-tempat yang gelap dan rawan aksi kejahatan.

“Kami mendapatkan laporan dari warga, lalu kami coba melakukan perbaikan. Salah satunya di tempat yang rawan, kecelakaan dan rawan tindak kejahatan. Ini sudah kami inventarisir dan petakan,” akunya.

 “Pak wali kota juga pernah menyampaikan ke kami untuk memasang segera diberikan tambahan PJU di wilayah Juata Laut yang sekiranya rawan. Nanti kami akan meninjau lokasi yang rawan,” tutur Broto.

Bahkan, Broto mengulas, ada PJU yang dipasang sejak awal tak pernah mendapatkan perawatan. Padahal, perawatan pada PJU itu sangat perlu. Maka dari itu, DKPP terus menginventarisir semua PJU yang padam.

“Dan nanti secara berurutan, kami akan sesuaikan dengan pagu anggaran. Di Tarakan, jumlah PJU kondisi tahun 2014 sekira 4.446 titik yang tersebar di seluruh Tarakan,” ulasnya.

Sempat dilakukan perawatan PJU di Tarakan dengan  pagu anggaran 2014 yang menelan dana Rp 700 juta. Namun, tidak hanya berselang tiga bulan, pagu anggaran tersebut telah habis digunakan untuk perawatan PJU.

“Kami ambil persentase jumlah titik lampu di empat kecamatan. Kalau dipersentasekan, PJU yang belum dioptimalkan sekira 30 persen,” harap Broto. (win/asm)

 


BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers