MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 10:43
Kumuh, Dua Wilayah Pesisir Bakal Dibongkar
AKAN DITATA: Tampak salah satu sudut kawasan pesisir yang ada di Kecamatan Nunukan yang dianggap kumuh dan bakal dibongkar untuk penataan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Dua kawasan kumuh di Kecamatan Nunukan bakal dibongkar. Kedua kawasan kumuh itu berada di Jalan Manunggal Bhakti (Pangkalan Pos AL) Kelurahan Nunukan Timur dan Jalan Hasanuddin (Sungai Bolong) Kelurahan Nunukan Utara, Kecamatan Nunukan.

Kedua kawasan padat penduduk dan berada di wilayah pesisir itu masuk dalam program Rencana Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan (RKP-KP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sejak 2016 lalu.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPUPRPKP Nunukan Sri Wahyuni Bakri ST membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, program RKP-KP ini merupakan program yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Sehingga, pekerjaannya dilakukan pihak ketiga yang telah ditunjuk kementerian. Sementara pihaknya, hanya memberikan pendampingan selama program penataan berlangsung.

“Tapi, sebelum dilakukan ada sosialisasi ke masyarakat dulu. Itulah yang telah dilakukan,” kata Sri kepada Radar Nunukan yang ditemui di kantornya belum lama ini.

Kendati program kementerian, untuk saat ini pihaknya belum dapat merealisasikannya lantaran sejumlah kendala. Salah satunya, penolakan warga pesisir. Sebab, mereka merasa rumah mereka digusur. “Padahal hanya ingin ditata agar lebih baik lagi. Sebab, selama ini memang terlihat kumuh,” jelas Sri.

Makanya, di 2017 ini program tersebut terpaksa tak dilanjutkan lantaran tingginya penolakan dari warga pesisir. Berbagai sosialisasi yang dilakukan tidak memberikan pemahaman kepada warga. Sebab, para warga menganggap penataan rumah tersebut adalah penggusuran. Padahal, hanya penataan kendati ada pembongkaran bangunan rumah. “Memang dibongkar. Karena, mau ditata dan dirapikan. Makanya dibongkar. Tapi, tidak menghilangkan hak milik mereka. Setelah dibangun, pemilik rumah dapat kembali menempatinya,” jelasnya.

Sekretaris DPUPRPKP Nunukan, Ir Muhammad Sufyang menambahkan, karena mendapatan penolakan warga, program tersebut akhirnya dialihkan. Tak ada pembongkaran rumah. Namun, penataan jalan agar kendaraan pemadam kebakaran mudah untuk melalui jika terjadi kebakaran. Lalu, ada penambahan beberapa fasilitas pendukung petugas pemadam kebakaran.

“Hal ini sementara berlangsung di wilayah Sungai Bolong. Jalannya sementara dibangun. Tempatnya di jembatan bongkok itu,” ungkap mantan camat Sebatik ini.

Dikatakan, penataan perumahan kumuh tidak dapat diterima warga pesisir. Berbeda dengan warga di Surabaya dan Bandung. Program tersebut sukses dan berjalan lancar sebab sosialisasi yang dilakukan dapat dipahami masyarakatnya. “Berbeda di Nunukan. Masyarakatnya majemuk dan punya ketegasan. Makanya sulit dilakukan program itu,” pungkasnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 11:37

KTP Dukungan Jalur Independen Ditutup Februari

NUNUKAN – Bakal Calon (Balon) Bupati Nunukan yang ingin menempuh…

Senin, 20 Januari 2020 13:18

2020, Dana Bos Langsung Ditransfer ke Sekolah

NUNUKAN - Adanya ketentuan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan…

Senin, 20 Januari 2020 13:16

Anjing Melenggang Nyebrang Jalan, Mobil Terjun ke Jurang

NUNUKAN – Mobil sedan yang ditumpangi satu keluarga dengan seorang…

Jumat, 17 Januari 2020 14:19

P3K Diklaim Akan Jadi Beban Pemkab

NUNUKAN – Sepertinya keberadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K)…

Jumat, 17 Januari 2020 14:16

King Cobra 5 Meter Masuk Rumah Warga

NUNUKAN –Warga Jalan Anastasya Wijaya – Sedadap, Nunukan Selatan, dikejutkan…

Jumat, 17 Januari 2020 11:07

Salah Input Data KIS, Kadir Dinyatakan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bernama…

Selasa, 14 Januari 2020 09:58

Rian Nyaris Tewas Disengat Kabel Listrik

NUNUKAN – Bocah bernama Rian Jimmi, warga Desa Long Katung…

Selasa, 14 Januari 2020 09:49

Harapkan Segera Difungsikan dan Ditanami Pepohonan

NUNUKAN – Sebelum me-launching aplikasi Sebatik Polres Nunukan, Kapolda Kaltara…

Sabtu, 11 Januari 2020 11:37

Kepala Staf Umum TNI Tinjau Perbatasan, Ada Apa?

NUNUKAN – Jumat (10/1), Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI)…

Kamis, 09 Januari 2020 16:14

Tim SAR Hentikan Pencarian Mansyah

NUNUKAN – Dihari ke-7, Selasa (7/1) merupakan hari pencarian terakhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers