MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 April 2017 10:04
Jalan Salib, Menuntun Umat Kristiani Semakin Rendah Hati
PERINGATI JUMAT AGUNG: Umat Katolik Malinau saat mengikuti proses perayaan jalan salib di Tanjung Lapang, Jumat (14/4). WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU - Jumat Agung jatuh pada hari Jumat, 14 April 2017 kemarin. Jumat Agung adalah hari peringatan dari peyaliban Yesus Kristus di bukit Golgota. Jumat kemarin, Umat katolik di Malinau khusus yang ada di Ibukota Kabupaten Malinau terbagi menjadi dua tempat dalam pelaksanaan jalan salib. Yaitu di pusatkan di Tanjung Lapang dan mengelilingi lapangan sepak bola Borneo Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat yang diperankan oleh pemuda katolik dengan berjalan kaki sambil memikul kayu salib selama lebih kurang 40 menit yang dimulai pukul 09.00 Wita. Sedangkan satu tempat perayaan lagi di pusatkan di Gereja Katolik Putat, Kecamatan Malinau Utara.

Dalam kalender masehi, Jumat Agung selalu dirayakan setiap hari jumat sebelum minggu Paskah. Hari minggu Paskah sendiri adalah hari penting dalam perhitungan tanggal perayaan hari-hari suci Kristen lainnya termasuk hari Jumat Agung. Contoh lainnya adalah Minggu Palma dirayakan satu minggu sebelum minggu Paskah. Kenaikan Isa Almasih dirayakan 40 hari setelah hari minggu Paskah dan Pentakosta dirayakan 50 hari setelah hari Minggu Paskah yang di awali dengan Rabu Abu, Kamis putih untuk perayanan perjamuan Tuhan. Karena hari Minggu Paskah selalu berubah-ubah tanggal setiap tahunnya, hari Jumat Agung juga ikut berubah tanggal setiap tahun.

Pastor Simon Heru Supriyanto OMI, Pastor Paroki  Santo Stefanus Malinau mengungkapkan, perayanan jalan salib Jumat Agung ini bagi umat katolik merupakan pemberian diri Yesus dalam seluruh hidupnya. Mulai dari berkarya, bersabda keliling kampung, lalu akhirnya Yesus memberikan tanda kepada umat manusia bahwa  selurh hidup-Nya itu memang untuk manusia. “Dalam perjamuan itu, dilambangkan dengan tubuh dan darah-Nya yaitu Hosti dan anggur yang sudah diberkati, itu menjadi tubuh dan darah Kristus yang artinya bahwa Yesus memberikan hidup-Nnya untuk kita (Umat Katolik),” terang Romo Somin Heru Supriyanto kepada media ini usai acara perayaan perjalan salib di Tanjung Lapang.

Dikatakan, keberadaan Yesus di dunia bukan hanya datang untuk melihat manusia tetapi betul-betul bersama dan mau menunjukkan  teladan dan kasihnya yaitu waktu membasuh kaki para rasul. Itu Iemberi makna bahwa manusia itu saling melayani, saling merendahkan diri. Yesus datang membawa kabar baik tetapi ditolak dan tidak dipercayai oleh penguasa Yahudi saat itu sehingga berujung pada penolakan dan penyiksaan bagi Yesus. Ini juga, tegas pasto Simo Heru, saat ini banyak orang menolak   terhadap apa yang baik, orang berapriori dan ada orang yang tidak bisa melihat mana yang baik karena orang hanya melihat mana yang menguntungkan dirinya. “Jadi, dalam hal ini yesus menjadi pribadi yang sungguh-sungguh menyatakan dirinya berpegang pada misi didunia ini membawa kabar keselamatan sekalipun harus dengan resiko harus dianiaya dan salibkan dan akhirnya wafat disalib,” tegasnya.

Namun karena umat nasrani khusunya umat katolik percaya bahwa Tuhan adalah tuhan yang maha kuasa, kata Romo Simon Heru, karena mau menerima derita yang paling ditakui oleh manusia. Yaitu maut atau mati. Semua orang takut mati, tapi Yesus sebagai Allah yang telah mengalami kemanusiaan, dia mau merasakan apa yang sungguh-sungguh ditakutkan manusia dan Dia mengalahkan semua itu. “Dan, inilah yang menjadi harapan bagi setiap orang yang percaya pada Yesus bahwa kebangkitan badan itu ada dan Yesus lah buah pertama kebangkitan badan,” ungkap Romo Simon Heru Supriyanto.

Romo Simon Heru mengakui, dalam perayaan paskah ini setiap umat kristiani sungguh-sunguh mau mengalami puncak iman. Yaitu kebangkitan Tuhan. Memang, kata Romo Simon Heru, di akhir tahun ada natal. Tapi natal itu tidak akan ada artinya jika tidak ada Kebangkitan Tuhan. Nah, Kebangkitan Tuhan inilah yang menjadi sumber utama keselamatan.

Romo Simon heru juga menegaskan bahwa sebagai umat katolik yang paling minoritas tetapi bukan berarti menjadi kelompok tersediri yang elit. Melainkan tetap berusaha membaur bersama dengan semua umat manusia yang lainnya khusunya yang ada di Kabupaten Malinau.  Meskipun kenyataannya sebagai orang kristiani diberbagai tempat apalagi menoritas, pastor Simon Heru menyerukan agar umat katolik harus berani untuk rendah hati. “Biarpun pihak-pihak yang kurang bisa bergaul dengan umat katolik. Tapi pada dasarnya, ke-katolik-an  itu adalah untuk semua orang. Arti katolik itu umum. Artinya, gereja katolik itu terbuka untuk siapa saja. ”Jadi, harapan bagi semua umat katolik Malinau itu menjadi “garam” dan “terang” menjadi orang yang berinisiatif membangun bersaudaraan yang sejati dan megembangkan kebersamaan itu sendiri,” tukasnya.

Sementara itu, kabag Ops Polres Malinau Kompol I nyoman Suteja menyebutkan, dalam pengamanan perayaan jumat agung ini Polres Malinau mengerahkan 120 personel yang ditempatkan di 20 gereja yang setiap gerejanya 2 orang polisi. Sedangkan untuk gereja Katolik Tanjung Lapang dan Gereja katolik Putat, Polres Malinau menempatkan masing-masing 25 orang, sebagai upaya menjamin umat kristiani menjalankan ibadah perayaan jumat agung tahun ini.(ida/udn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 September 2019 11:38

Terkendala Kabut Asap, Wings Air Tujuan Malinau RTB ke Sepinggan

MALINAU – Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan juga…

Jumat, 13 September 2019 11:29

Warga Perbatasan Turut Berbelasungkawa

MALINAU – Duka yang mendalam juga dirasakan oleh masyarakat perbatasan,…

Kamis, 12 September 2019 17:12
Desa

Desa Menghidupkan Indonesia

MALINAU – Jauh sebelum adanya Undang-Undang (UU) nomor 6 tahun…

Kamis, 12 September 2019 17:08

Tim Kemendagri Kunjungi Pasar Inai

MALINAU – Usai melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) di Desa…

Rabu, 11 September 2019 11:32
Target Daerah

Capai Target Daerah, Kapasitas Aparat Kecamatan Ditingkatkan

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menggelar kegiatan akselerasi pelaksanaan…

Rabu, 11 September 2019 11:29
Bupati Malinau

Desa Harus Selalu Berinovasi dan Berkarya

MALINAU – Desa Wisata Pulau Sapi dinobatkan sebagai juara pertama…

Rabu, 11 September 2019 11:26
Wisata Pulau sapi

Kemendagri Monev Desa Wisata Pulau Sapi

MALINAU – Lomba desa dan kelurahan tingkat nasional regional III…

Selasa, 10 September 2019 11:12
Calon Desa Wisata

Penetapan Desa Wisata Tergantung Masyarakat

MALINAU – Selain kabupaten konservasi dan perbatasan, Kabupaten Malinau juga…

Selasa, 10 September 2019 11:09
TP PKK

Menjalankan Tugas di PKK Dapat Dukungan Keluarga

Menjadi Ketua TP PKK Kabupaten, tentu punya agenda kegiatan yang…

Senin, 09 September 2019 14:22

Bersih, Desa Long Tebulo Bisa Jadi Teladan

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si kembali menegaskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*