MANAGED BY:
JUMAT
02 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 13 November 2015 15:31
Pembuatan Akta Lahir Mendekati Target Nasional

November 2015 Capai 66 Persen

LEGALITAS : Target Disdukcapil dalam pembuatan akta lahir 0-18 tahun tersisa 9 persen untuk mencapai target 75 persen nasional. Foto : Dedi Suhendra / Radar Tarakan

TARAKAN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tarakan optimis mencapai target kepemilikan akta terdaftar di SIAK sebesar 75 persen dari populasi penduduk di akhir 2015 sesuai instruksi Presdien Jokowi. Bekerja sama dengan Disdik Tarakan, kini progres pembuatan akta di Disdukcapil mencapai 66 persen.

“Pelapor pengurusan boleh dari yang bersangkutan, keluarga pihak pelaksana kelahiran dengan membawa bukti kelahiran dari pihak yang berkompeten langsung ke Disdukcapil untuk dilakukan verifikasi dalam SIAK dan manandatangani pernyataan pelaporan kelahiran,”ungkap Kepala Disdukcapil Tarakan, Ery Sugiarto.

Untuk pembuatan akta baru cukup membawa foto kopi Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik (KTP el), dan akta nikah untuk pengurusan anak pertama.

Ditambahkan Sekertaris Disdukcapil Tarakan, Hamsyah, target Disdukcapil kini kurang 9 persen. Untuk mencapai target 75 persen nasional pembuatan akta lahir dari usia 0 hingga 18 tahun, Hamsyah yakin dapat mencapai target tersebut dalam sebulan. “Karena kami telah bekerja sama dengan Disdik untuk mengumpulkan foto kopi akta dan KK untuk kami verifikasi di data SIAK,”ulas Hamsyah. “Karena prioritasnya 0 hingga 18 tahun dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA),” tutur dia.

Selama ini masih ada masyarakat telah memiliki akta namun belum terdaftar di SIAK, sehingga dinyatakan belum memiliki akta lahir. Karena baru tahun 2012 sistem SIAK dijalankan maksimal. “Sebelumnya belum terdata secara maksimal dalam SIAK, belum lagi mereka yang pindah datang ke Tarakan,”terangnya.

Untuk warga pindahan di font F101 (data warga negara indonesia red) belum diisikan nomor akta lahir sehingga dikumpulkan lagi untuk diverifikasi. Untuk mengetahui akta lahir telah terdaftar dalam SIAK atau belum, cukup datang ke Disdukcapil dengan memasukan NIK dan dilihat apakah sudah ada data nomor akta lahirnya. Jika belum ada, nanti akan diinputkan.

 “Jikapun nantinya hilang atau insiden kebakaran dan lainnya kita ada arsipnya, bisa dicetak kembali,”ulasnya.

Ketentuan sebelumnya, untuk keterlambatan pembuatan akta, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, bagi anak yang terlambat mengurus akta lahir harus dipututuskan di pengadilan. Namun, dengan adanya perubahan aturan tersebut ke UU nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, menyatakan tidak ada batasanya lagi dalam hal pembuatan akta.

“Meski demikian tetap kami sampaikan warga yang telah memiliki anak harus mengurus akta lahir sebagai bukti legalitas anak tersebut dan status kewarganegaraanya,”ujarnya.

Selain menjalin kerja sama dengan Disdik, Disdukcapil juga menggandeng kerja sama dengan Rumah Sakit Pertamedika, Puskesmas dan RSUD Tarakan. Nantinya tiap anak yang baru lahir wajib dibuatkan akta lahir kemudian dapat diinput dalam sistem yang terkoneksi dengan sistem Disdukcapil.

“Jadi ke depan data akta lahir bisa diinput di mana saja dengan diberikan hak akses, baru nantinya kita kelola datanya. Dengan syarat untuk pembuatan akta anak pertama harus menyertakan data surat nikah (muslim) akta perkawinan (non muslim) sebagai bukti anak mereka. Untuk pembuatan akta anak selanjutnya cukup mengetikan NIK orangtuanya,”jelasnya.

Jika anak tanpa akta, menjadi kerugian tersendiri termasuk status WNI-nya. “Jika tidak memiliki akta diragukan legalitasnya sebagai anak Anda, dan kewarganegaraan  selain itu sesuai UU nomor 24 tahun 2013 akta sebagai dasar penerbitan, mengeluarkan ijazah, paspor  dan dokumen lainnya,”urainya.

Masih ada masyarakat yang belum sadar karena kami sering lakukan sosilaisasi, karena jika mereka tidak memiliki akta tentu akan kesulitan karena tidak ada kesamaan datanya dalam hal ini antara akta lahir dan data lainya termasuk KK.

“Khusus kesalahan parah harus dilakukan putusan pengadilan, terutama jika ada perubahan nama. Kami harus capai 75 persen akhir tahun 2015, karena 2019 harus selesai 95 persen,”ulasnya.

Kami juga menyurati seluruh sekolah untuk sistem jemput bola nguna verifikasi dan scan untuk bahan arsip digital. Ke depan pelayanan Disdukcapil dapat diakses ke www. Disdukcapiltarakan.co.id.(dsh/asm)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 28 November 2022 07:53

Rampung 2021, Hingga Kini TPI belum Difungsikan

Pembangunan Gedung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di Jalan…

Jumat, 25 November 2022 11:19

Dua Oknum Polisi di Tarakan Diberhentikan Tidak Hormat

Kepala Polres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H melakukan upacara…

Jumat, 25 November 2022 11:16

Upah Pekerja Naik, Tenaga Mesin Jadi Opsi

Penentuan angka upah minimum kota (UMK) Tarakan sempat tertunda. Ini…

Kamis, 24 November 2022 11:14

Dugaan Pungli di KSOP Tarakan, Polisi Periksa Kepala KSOP

Pengungkapan kasus pungutan liar (pungli) yang menjerat oknum pegawai Kesyahbandaran…

Kamis, 24 November 2022 11:07

Bermukim di Hutan Lindung di Tarakan Akan Dipolisikan

Hingga saat ini kawasan hutan lindung masih kerap menjadi sasaran…

Kamis, 24 November 2022 11:04

Waspada Gempa..!! di Tarakan Sesar Lokal Muncul ke Permukaan

Gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat menjadi cermin bagi…

Kamis, 24 November 2022 11:00

Tekan Inflasi Melalui Angkutan Udara

Tingginya ongkos transportasi udara menjadi salah satu penyumbang inflasi di…

Rabu, 23 November 2022 09:25

Di Tarakan, Stok Sapi Mulai Kosong

Kerja sama antar Tarakan-Gorontalo untuk penyediaan sapi bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 21 November 2022 14:20

Pemprov Upayakan Bandara Juwata Tarakan Buka Rute Internasional

Layanan penerbangan Bandara Juwata rute internasional mulai kembali diupayakan Pemerintah…

Senin, 21 November 2022 14:16

Skincare Ilegal dari Negeri Jiran Diamankan

Sebanyak 149 paket skincare ilegal diamankan tim Polairud, Lantamal dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers