MANAGED BY:
JUMAT
02 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 12 November 2015 16:00
Isu Daging Babi Sampai di Negeri Jiran
MASIH TRADISIONAL: Daging sapi yang sudah digiling kemudian dicetak menjadi bulatan bakso dengan alat yang dimiliki penjual bakso. Foto : AYU LISNA SARI/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Mencuatnya isu olahan bakso pada dua warung bakso di Kota Tarakan diakui Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Tarakan Hamed Amren, akan mengganggu kelancaran dunia usaha wisata di kota ini.

Diakui Hamed, kabar ini bahkan meresahkan satu warga di Malaysia, tepatnya di Tawau, yang menyukai wisata kuliner di Tarakan. Kepada Radar Tarakan, Hamed memperlihatkan akun facebook warga Tawau yang pada akun tersebut tertera nama Evi. Di akun itu, Evi  menuliskan perasaan ngeri  karena saat ke Tarakan, ia biasa makan bakso di salah satu dari dua warung bakso tersebut. “Kalau begini kan bikin tujuan wisata kuliner jadi terganggu,” kata Hamed.

Agar para wisatawan yang masuk ke Tarakan dapat mengonsumsi makanan baik maupun halal, Hamed menganjurkan wisatawan selektif dalam memilik jasa travel agen. “Pilih agen yang bersertifikat dan terdaftar secara resmi di Disbudparpora, sehingga agen ini bisa menunjukkan wisata kuliner yang mana yang baik,” kata Hamed.

Untuk kedua warung bakso ini, dikatakan Hamed telah memiliki Surat Izin Usaha Pariwisata (SIU-Pariwisata). Namun berdasarkan aturan yang baru, SIU tersebut dialihkan menjadi Tanda Daftar Usaha Pariwsata (TDUP). “SIU-Pariwisata ada. Tapi untuk TDUP belum diurus kembali dari kedua warung ini,” ujar Hamed.

Hamed pun berharap kepada seluruh pengusaha makanan dan minuman yang sebelumnya telah memiliki SIU-Pariwisata, dapat segera mengurus TDUP. “Kalau sudah perbaharui TDUP berarti dokumen lainnya aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara Triyono Budi Sasongko menginstruksikan kepada dinas terkait di tingkat provinsi untuk segera berkoordinasi dengan MUI Kaltara. “Tim terkait harus mengantisipasi merebaknya penggunaan makanan yang tidak baik dan tidak halal agar tidak dikonsumsi masyarakat luas. Perlu dilakukan penyuluhan-penyuluhan,” kata Triyono yang ditemui di ruang VIP Bandara Juwata Tarakan kemarin (11/11).

Menurutnya, keabsahan makanan baik dan halal ini harus dijaga oleh pemerintah, dan yang terpenting dalam hal ini yakni koordinasi yang baik. “Jadi dari MUI, BPOM, dan dinas kesehatan harus turun tangan, untuk menjaga kehalalan dan kebaikan dari makanan yang dikonsumsi masyarakat,” jelas Triyono.

Di bagian lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan mempertanyakan hasil uji lab pertama dari dinas terkait yang menyatakan dua warung bakso di Tarakan, nama awal warung “A” dan “N”, positif menggunakan unsur babi.

Sebab, MUI berani membeberkan isu ini ke publik meski tanpa mendapatkan dokumen salinan dari hasil uji lab pertama tersebut, melainkan hanya melalui lisan yang disampaikan kepala dinas terkait. Dan saat dibeberkan ke publik, ternyata sudah ada hasil uji lab kedua dari dinas terkait yang menyatakan dua warung bakso ini sudah negatif menggunakan unsur babi. “Kami berani mengungkapkan duluan sebelum memegang datanya, karena kami memegang pernyataan lisan dari kepala Disnaktan, saat membuat pernyataan di hadapan kami,” ungkap ketua MUI, H. Muhammad Anas saat ditemui Radar Tarakan, Rabu (11/11).

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan (Disnaktan) Elang Buana belum dapat dikonfirmasi lantaran masih bertugas di luar kota. Sedangkan kepala bidang terkait, Aswanto, juga sedang bertugas di luar kota.

Agar tidak berlarut-larut, kemarin MUI Tarakan mengundang dua pemilik warung bakso dalam rapat bersama di kantor Baznas Tarakan, yang dimulai pukul 09.00 Wita. Rapat ini melahirkan surat pernyataan dari kedua pemilik warung bakso yang menegaskan tidak ada penggunaan unsur babi dalam olahan bakso mereka. “Kasus ini kami anggap selesai, tidak ada isu bahwa mereka mencapurkan daging babi dalam adonan tersebut, dan negatif mengandung unsur babi setelah dilakukan uji lab kedua. Hal itupun diperkuat dengan dikeluarkannya surat pemberitahuan hasil uji sampel bakso dari disnaktan,” kata Wakil Ketua I MUI Tarakan, Syamsi Sarman.

Meski dinyatakan sudah selesai, MUI tetap akan menginvestigasi pengolahan bakso di dua warung ini. Dikatakan H. Anas, dalam waktu dekat pihaknya akan mengambil sampel daging ataupun bahan-bahan yang menjadi bumbu di dua warung ini. “Investigasi akan dilakukan untuk melihat secara detail, baik dari segi pemotongan, alat yang digunakan, hingga pengolahan adonan. Terutama masalah hygiene dan sanitasinya yang paling utama, apakah bersih dan bebas dari hal-hal yang tidak diinginkan, dan apakah itu mendukung unsur babi atau tidak,” kata Anas. (*/ans/*/eru/ash)

loading...

BACA JUGA

Senin, 28 November 2022 07:53

Rampung 2021, Hingga Kini TPI belum Difungsikan

Pembangunan Gedung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di Jalan…

Jumat, 25 November 2022 11:19

Dua Oknum Polisi di Tarakan Diberhentikan Tidak Hormat

Kepala Polres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H melakukan upacara…

Jumat, 25 November 2022 11:16

Upah Pekerja Naik, Tenaga Mesin Jadi Opsi

Penentuan angka upah minimum kota (UMK) Tarakan sempat tertunda. Ini…

Kamis, 24 November 2022 11:14

Dugaan Pungli di KSOP Tarakan, Polisi Periksa Kepala KSOP

Pengungkapan kasus pungutan liar (pungli) yang menjerat oknum pegawai Kesyahbandaran…

Kamis, 24 November 2022 11:07

Bermukim di Hutan Lindung di Tarakan Akan Dipolisikan

Hingga saat ini kawasan hutan lindung masih kerap menjadi sasaran…

Kamis, 24 November 2022 11:04

Waspada Gempa..!! di Tarakan Sesar Lokal Muncul ke Permukaan

Gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat menjadi cermin bagi…

Kamis, 24 November 2022 11:00

Tekan Inflasi Melalui Angkutan Udara

Tingginya ongkos transportasi udara menjadi salah satu penyumbang inflasi di…

Rabu, 23 November 2022 09:25

Di Tarakan, Stok Sapi Mulai Kosong

Kerja sama antar Tarakan-Gorontalo untuk penyediaan sapi bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 21 November 2022 14:20

Pemprov Upayakan Bandara Juwata Tarakan Buka Rute Internasional

Layanan penerbangan Bandara Juwata rute internasional mulai kembali diupayakan Pemerintah…

Senin, 21 November 2022 14:16

Skincare Ilegal dari Negeri Jiran Diamankan

Sebanyak 149 paket skincare ilegal diamankan tim Polairud, Lantamal dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers