MANAGED BY:
JUMAT
02 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 10 November 2015 12:38
Pilot Amrik Dicegat Sukhoi
"Jika Tak Indahkan Negosiasi, Saya yang Menembak"
DITAHAN : James Patrick Murphy saat diperiksa. (YOGI/KALTARA POS)

TARAKAN – Mayor Anton Pallaguna dan Mayor Baskoro adalah dua pilot pesawat tempur Sukhoi SU 30-MK 2 yang mencegat James Patrick Murphy di perairan Ambalat. Sesaat sebelum mencegat pesawat yang dikemudian oleh JP Murphy itu, ia dan Mayor Baskoro sedang latihan rutin. Setelah mendapat laporan adanya pesawat asing masuk di Ambalat, keduanya kemudian diperintahkan menuju lokasi.

“Kami tidak cegat langsung saat dia berada di perairan Ambalat. Setelah kita deteksi dia melanggar, kami langsung cegat di ketinggian 8.500 feet,” ungkapnya. Ia mengatakan,

pesawat pribadi yang dikemudikan JP Murphy saat itu sudah tidak wajar. “Dia terdeteksi 400 mile atau 800 kilometer sebelum masuk wilayah kita, dan kita sudah menangkap arah pesawat ini menuju ke Tarakan,” katanya. Saat di ketinggian 8.500 feet dan berjarak 20–30 mil dari Tarakan pesawat asing itu diinstruksi segera mendarat di Bandara Juwata Tarakan. Awalnya James enggan menuruti perintah itu lantaran merasa izinnya sudah lengkap. Namun setelah bernegoisasi, akhirnya James mengikuti perintah itu untuk mendarat.

“Jika dia tidak mengindahkan negosiasi pesawat nomor 1 (Sukhoi yang dipiloti Mayor Baskoro), maka saya (pesawat nomor 2) yang bertugas untuk menembak. Karena kita ini tidak main–main,” tegasnya. “Ini mengenai kedaulatan negara dan pelanggarnya juga warga negara asing. Jadi ini bukan kelas biasa, karena mencakup negara dan sudah menjadi tugas kita untuk menjaga negara kita,” sambung Mayor Anton.

Komandan Pangkalan TNI AU Tarakan, Letkol Penerbangan Tiopan Hutapea mengungkapkan, TNI AU sudah menjalankan prosedur dan berhak menurunkan paksa pesawat asing tersebut karena melakukan beberapa pelanggaran. ”Kita lakukan force down atau memaksa mendarat pesawat asing yang memasuki NKRI dengan menurunkan 2 pesawat Sukhoi dari pangkalan induk Makassar,” katanya. (*/ygi)


BACA JUGA

Senin, 28 November 2022 07:53

Rampung 2021, Hingga Kini TPI belum Difungsikan

Pembangunan Gedung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di Jalan…

Jumat, 25 November 2022 11:19

Dua Oknum Polisi di Tarakan Diberhentikan Tidak Hormat

Kepala Polres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H melakukan upacara…

Jumat, 25 November 2022 11:16

Upah Pekerja Naik, Tenaga Mesin Jadi Opsi

Penentuan angka upah minimum kota (UMK) Tarakan sempat tertunda. Ini…

Kamis, 24 November 2022 11:14

Dugaan Pungli di KSOP Tarakan, Polisi Periksa Kepala KSOP

Pengungkapan kasus pungutan liar (pungli) yang menjerat oknum pegawai Kesyahbandaran…

Kamis, 24 November 2022 11:07

Bermukim di Hutan Lindung di Tarakan Akan Dipolisikan

Hingga saat ini kawasan hutan lindung masih kerap menjadi sasaran…

Kamis, 24 November 2022 11:04

Waspada Gempa..!! di Tarakan Sesar Lokal Muncul ke Permukaan

Gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat menjadi cermin bagi…

Kamis, 24 November 2022 11:00

Tekan Inflasi Melalui Angkutan Udara

Tingginya ongkos transportasi udara menjadi salah satu penyumbang inflasi di…

Rabu, 23 November 2022 09:25

Di Tarakan, Stok Sapi Mulai Kosong

Kerja sama antar Tarakan-Gorontalo untuk penyediaan sapi bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 21 November 2022 14:20

Pemprov Upayakan Bandara Juwata Tarakan Buka Rute Internasional

Layanan penerbangan Bandara Juwata rute internasional mulai kembali diupayakan Pemerintah…

Senin, 21 November 2022 14:16

Skincare Ilegal dari Negeri Jiran Diamankan

Sebanyak 149 paket skincare ilegal diamankan tim Polairud, Lantamal dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers