MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Maret 2017 22:10
PROTES..!! Kapal Pengangkut Mogok Berlayar

Kapal Berizin Tetap Ditangkap di Laut

-

PROKAL.CO, TARAKAN – Mulai kemarin, sejumlah pemilik kapal pengangkut yang beroperasi di wilayah Kaltara mogok berlayar. Ini mereka lakukan sebagai bentuk protes sekaligus buntut dari penangkapan 6 kapal antar daerah yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut dalam beberapa waktu belakang ini.

Penangkapan terjadi dengan alasan kapal-kapal itu tidak memiliki sertifikat radio, dan sertifikat ukuran lambung kapal dari Badan Klasifikasi Nasional. Padahal sebelum berlayar, kapal-kapal ini telah mendapatkan Surat Izin Berlayar (SIB) dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

“Sebenarnya kalau sudah ada surat izin berlayar dari syahbandar tidak boleh lagi menyetop kapal, menangkap, menaiki kapal, bahkan terkadang membawa senjata,” kata Abdul Khair, anggota DPRD Kaltara.

Akibatnya, para pengusaha pun kehilangan kepastian hukum saat berlayar. Menurut Abdul Khair yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltara, apabila KSOP telah mengeluarkan SIB, maka pihak manapun diharapkan  tidak melakukan penahanan dengan berbagai argumentasi.

“Para pengusaha itu bukannya rampok atau penjahat. Jadi ketertiban administrasi pengamanan terhadap pengusaha sama sekali tidak ada,” ujarnya.  Komandan Patroli dan Humas KSOP Tarakan, Syaharuddin mengatakan kapal-kapal yang sudah diberangkatkan dan mendapatkan SIB tentu sudah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan-ketentuan yang diatur dalam undang-undang no 17 tahun 2008 tentang pelayaran.

Ditinjau dari berbagai peraturan menteri dan peraturan Dirjen Perhubungan Laut, kapal-kapal itu diberangkatkan setelah memenuhi persyaratan yang dilakukan melalui kajian pemeriksaan dan verifikasi, baik validitas sertifikat, kondisi lapangan dan ketentuan-ketentuan lain.

“Dari kacamata kami, dalam hal ini syahbandar selaku fungsi keselamatan dan keamanan, kapal-kapal pengangkut barang berbahaya seperti bahan bakar minyak itu sudah memenuhi persyaratan makanya kami mengeluarkan namanya surat persetujuan berlayar,” kata Syaharuddin kemarin.

Dijelaskannya, kapal-kapal itu tentu ditinjau dari berbagai faktor sebelum diberangkatkan. Salah satunya faktor daerah pelayaran yang terdiri dari beberapa kategori yakni kategori kawasan Indonesia, lokal, seluruh lautan, terbatas, perairan dan daratan, jarak tempuh, proston kapal, tipe kapal, bahkan jenis kapal yang dibangun secara tradisional ataupun secara modern.

“Namun tidak hanya melihat itu saja. Ketika kapal itu lebih dari 35 grosstone (GT), maka berbeda perlakuannya. Kapal GT lebih daripada 175 atau 500 berbeda juga perlakuannya. Kapal yang di bawahnya GT 35 juga berbeda lagi persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Jadi banyak item, dan memang pokok permasalahan itu tidak bisa disamakan,” jelasnya.

Yang pasti, jika KSOP sudah mengeluarkan surat persetujuan berlayar, itu merupakan dokumen negara dan kapal itu dianggap memenuhi persyaratan sebagai tenaga teknis atau sebagai tenaga ahli.

“Yang namanya sebelum menerbitkan surat persetujuan berlayar yah pasti kami periksa dulu sertifikat mereka. Tidak mungkinlah kami berangkatkan kapal yang memang tidak memenuhi persyaratan sertifikasi yang sudah dipersyaratkan,” ungkapnya.

Namun tidak bisa dikatakan bahwa kapal itu harus disamakan perlakuannya. Sebab ada pembebasan-pembebasan  tersendiri, apakah kapal itu wajib memiliki sertifikat radio atau tidak. Disitu bisa dilihat ternyata setelah dibuka aturan ketentuannya, ada kapal yang tidak wajib untuk sertifikat radio bahkan bisa dibebaskan dari radio.

“Untuk masalah terhadap kapal yang ditahan atau dalam pemeriksaan Angkatan Laut pada saat kapal melakukan pelayaran mungkin sebaiknya langsung berkomunikasi terhadap pihak yang mempermasalahkan kapal itu,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, yang dihubungi via telepon menyerahkan semua urusan ini pada Lantamal XIII Tarakan.“Silahkan bertanya ke Lantamal XIII Tarakan, karena itu menjadi urusan mereka,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Lantamal XIII Tarakan, Kapten Ali Siswasiwan belum bisa memberikan keterangan kepada media karena pihaknya masih melakukan konfirmasi ke pihak terkait kasus ini.“Saya harus menanyakan terlebih dahulu, jikalau sudah ada jawaban akan saya infokan,” ujarnya singkat.(*/yus/ddq)

 


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 23:59

H-1 Idul Adha, Harga Daging Tetap Stabil

  TARAKAN -  Menjelang hari raya Idul Adha yang jatuh Rabu (22/8), harga pangan seperti daging…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:55

Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

  TARAKAN - Jika biasanya saat memasuki perayaan Idul Adha banyak masyarakat yang berbondong-bondong…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:55

Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

  TARAKAN - Jika biasanya saat memasuki perayaan Idul Adha banyak masyarakat yang berbondong-bondong…

Selasa, 21 Agustus 2018 21:09

Pawai Takbir, Momentum Doakan Korban Gempa di Lombok

TARAKAN - Menyambut Idul Adha 1439 Hijriah, Pemerintah Kota Tarakan akhirnya melepaskan puluhan rombongan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:54

Kuota Angkutan Online Se-Kaltara 191 Unit

TARAKAN- Pengoperasian kendaraan online atau angkutan sewa khusus belum dibuka, kendati diketahui kuota…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:09

Inginkan Wilayah Pesisir Diperhatikan

TARAKAN—Hingga 2018, wilayah RT 2 Kelurahan Karang Anyar Pantai, belum mendapat bantuan perbaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .