MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 17 Februari 2017 10:26
Bertugas di Wilayah Perbatasan Malaysia Sudah Pernah Dijalani

Mengenal Sosok Orang Nomor Dua di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan

Kolonel Marinir Muhammad Nadir. IST.

PROKAL.CO, Jabatan Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan kini telah berganti dari Kolonel Marinir Dedean Sudarman kepada Kolonel Marinir Muhammad Nadir yang serah terima jabatannya telah dilaksanakan di halaman Lantamal XIII Jalan Yos Sudarso Tarakan, Kalimantan Utara tepat pada 14 Februaru lalu. Berikut ulasan selengkapnya sosok Kolonel Marinir Muhammad Nadir.

JOHANNY SILITONGA

Pria kelahiran Makassar yang kini menjabat sebagai orang nomor dua di Lantamal XIII Tarakan dikenal sebagai sosok yang tegas dalam bertugas tak hanya itu dirinya juga dikenl ramah. Kolonel Marinir Muhammad Nadir mengaku siap membantu Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni untuk menjalankan setiap tugas yang diberikan komandan kepada dirinya.

Diceritakannya, menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah merupakan cita-cita Kolonel Marinir Muhammad Nadir. Cita-cita yang diimpikan sedari kecil tersebut terwujud saat ia diterima untuk menimba ilmu di Akademi Angkatan Bersenjata Indonesia (AKABRI) pada 1988 silam, yang kini telah berganti nama menjadi Akademi Militer (Akmil) Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Awal karir militer Kolonel Marinir Muhammad Nadir diawali pada 2006 saat menjadi Komandan Batalyon (Dayon) Arhanud, Resimen Artileri (Menart) Pasmar 1 Surabaya. Selang satu tahun kemudian, dirinya dipind tugaskan ke Jakarta, untuk menjalankan tugas sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) – 2 Marinir, Pasmar 2 Jakarta.

Prestasi yang ia rahih dalam menjalankan tugas membuatnya dipercaya untuk menjadi Komandan Lanal (Danlanal) Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh pada 2009 silam. Setelah bertugas di Lhokseumawe, pada 2013 kembali ke Surabaya dimana tempat dirinya mengawali karier sebagai anggota TNI.

Kembali diembankan tugas menjadi Komandan Resemen Artileri (Danmenart) Pasmar 1 Surabaya. Dua tahun kemudian ia dipercayakan untuk menjadi Komandan Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer (Danpuslatdiksarmil) di Komando Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodikloatal).

Kolonel Marinir Muhammad Nadir mengakui bahwa pengalaman selama bertugas di Pangkalan TNI (Danlanal) Lhokseumawe, menjadi modal penting melaksanakan tugas-tugas yang akan diberikan oleh pimpinan.  Karakteristik wilayah yang kebetulan sama-sama berbatasan dengan Negara Malaysia merupakan satu pengalaman tersendiri baginya.

Banyak permasalahan di Tarakan yang diakuinya hampir sama dengan pengalaman ketika bertugas di Lhokseumawe. Masalah perbatasan antar negara, perompakan, banyaknya penyeludupan, illegal fishing, penyeludupan manusia (Trafficking), dan narkoba dalah hal yang sebelumnya pernah ia hadapi. Ia mengungkapkan bahwa permasalahan-permasalahan tersebut niscaya bisa ditangani dengan kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait.

“Semisal masalah narkoba, harus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan BNN dan Polisi Perairan (Polair) karena sama-sama mempunyai kepentingan untuk menjaga laut Indonesia yang juga berbatasan langsung dengan Negara Malaysia,” tuturnya.

Ketika ditanya mengenai pengalaman apa saja yang paling berkesan selama bertugas sebagai anggota TNI, ia  menceritakan bahwa setiap daerah memepunyai kesan-kesan tersendiri. Namun, ada salah satu pengalaman yang mungkin tidak akan terlupakan yaitu ketika ia diberikan kepercayaan sebagai salah anggota Marinir yang mengambil kursus senjata di Slovakia pada 1998.

Pria berbadan tegap tersebut ingat sekali bahwa saat keberangkatannya ke luar negeri ketika itu Negara Indonesia masih dipimpin oleh Presiden Soeharto. Selang waktu 2 bulan kemudian ketika kursus senjata selesai dirinya ikuti, dan waktunya kembali ke tanah air, ia mengetahui bahwa tampuk kekuasaan negara telah berganti dan Presiden Habibie baru saja dilantik.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 23 Agustus 2017 10:38

Ceritakan Masa Sulit dari Berkebun Hingga Jualan Stik Es Lilin

Tak banyak yang mengenal sosok Onggy Hianata di Tarakan. Film layar lebar yang berjudul Terbang: Menembus…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:58

Terbang: Menembus Langit

TARAKAN –  Kemarin, sebagian Jalan Markoni ditutup dan dipadati masyarakat. Bukan karena…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:56

Lulus SD Sudah Jadi Calon Ibu

TARAKAN – Pernikahan dini di Bumi Paguntaka dalam delapan bulan terakhir ternyata kurang lebih…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:54

Hamil Usia Dini Risiko Komplikasi

TARAKAN – Hamil di usia yang sangat muda menjadi masalah utama dalam dunia medis. Sebab, sang…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:53

PAN Pilih Sofian dan Sabar

TARAKAN – Partai pemenang pemilu pada 2014 lalu di Tarakan, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN)…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:51

DAK untuk Perbatasan Dialokasikan Rp 62,44 T

ANGGOTA DPR RI, Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah pusat dan daerah pacu pembangunan daerah perbatasan.…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:41

Calhaj asal Tarakan Batuk Pilek

TARAKAN - 149 jamaah calon haji (JCH) asal Kota Tarakan kemarin (21/8) telah usai melaksanakan ibadah…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:38

Korek Informasi Melalui HP SL

TARAKAN – Penyidik Reskrim Polres Tarakan terus kerja keras membongkar motif di balik kasus bayi…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:34

Golkar Belum Tetapkan Figur di Pilkada Tarakan

Tarakan – Meski pertama kali melaksanakan penjaringan bakal calon di Kota Tarakan, Partai Golongan…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:33

Yunus Tampik Isu Maju, Siap Jika Dijadikan Wakil

TARAKAN – Seringnya Dr. H. Muhammad Yunus Abbas S.IP, M.Si mengupdate kegiatannya di media sosial…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .