MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 17 Februari 2017 09:56
Tiga Bulan Tunjangan Tak Cair, Ribuan Guru Meradang

Jumlah Guru Bertambah, RKA Tidak Berubah

TAK TERIMA TUNJANGAN: Ribuan guru di Kabupaten Nunukan belum menerima tunjangan tiga bulan terakhir 2016 lalu. Para ‘Oemar Bakri’ ini pun menuntut haknya segera dibayarkan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Ribuan guru di perbatasan kembali meradang. Tunjangan untuk 2016 yang didanai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk 1 tahun ternyata hanya diterima 9 bulan. Sementara, sisanya selama 3 bulan entah dikemanakan.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Nunukan, M. Jasmin Gerin membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, tunjangan guru yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) 2016 lalu tidak penuh. Hanya dibayar 9 bulan. Sebab, 3 bulan sisanya hingga saat ini belum juga dicairkan. “Inilah yang kami perjuangakan. Hak guru untuk 3 bulan yang belum terbayarkan itu triwulan 4 dari Oktober hingga Desember 2016,” ungkapnya kepada Radar Nunukan, Kamis (16/2).

Dikatakan, sebagai perwakilan guru-guru di Nunukan, pihaknya telah mengkonfirmasi perihal keterlambatan tersebut ke pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan. Hasilnya, tidak memuaskan. Bendahara Disdikbud beralasan jika jumlah guru yang bertambah tidak seimbang dengan dana yang ada. Sehingga, pecairannya tidak dapat dilakukan.

“PGRI menyuarakan waktu itu, bahwa dana itu untuk satu tahun anggaran berarti dana diperuntukkan bagi guru yang terdaftar sebagai penerima tunjangan guru. Sedangkan untuk penambahannya sebaiknya jangan dulu ditambah. Penambahan guru sebaiknya menyusul di 2017,” ungkapnya.

Tak hanya itu, berhembus kabar jika ada indikasi dana sekitar Rp 1 miliar itu diendapkan di bank menjadi deposito. Isu di kalangan Disdikbud juga tersiar kabar jika Bendahara Disdikbud Nunukan Ibrahim S Ip tidak ingin digantikan posisinya sebagai bendahara. “Dia sudah menghadap dengan salah seorang yang berpengaruh di Nunukan. Dia minta posisinya tetap jadi bendahara saja. Nah, alasannya itu kembali memperkuat jika ada tindakan yang melanggar dilakukan bendaharan,” ungkap sumber media ini. 

Sumber terpercaya media ini yang juga bertugas di bidang pendidikan meragukan jika dana tunjangan guru tersebut habis atau tidak cukup. Di mana sisa uang dana tunjangan hanya sekitar Rp 1 miliar itu. Bukannya setiap awal tahun saldo rekening harus nol. Jika tidak tersalurkan maka harus dikembalikan ke kas daerah. Tapi, jika saldo rekening ternyata kosong. Kemana uang itu tersimpan. Sementara pengakuan guru belum dicairkan. “Inilah yang patut dicurigai. Rp 100 juta saja dijadikan deposito di bank itu bunganya lumayan, apa lagi sampai Rp 1 miiar. Tentu banyak hasilnya. Siapa tidak tergiur,” ungkapnya.

Sementara, Bendahara Disdikbud Nunukan Ibrahim S Ip membantah kabar tersebut. Ia menjelaskan, terhambatnya 3 bulan tunjungan guru ini bukan karena hal yang disengaja. Namun, dikarena adanya kesalahan dalam perencanaan di 2015 dan 2016. Sebab, pagu anggaran untuk membayarkan ribuan guru tidak cukup. Sebab, data guru terus membengkak tapi dananya tidak naik.

“Data guru di 2015 hingga 2016 tidak pernah tertambah di Rencana Kerja Anggaran (RKA). Sehingga, pagu anggaran untuk tunjangannya juga tetap saja. Sementara, di lapangan jumlah guru terus bertambah,” ungkapnya kepada media ini.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 25 Maret 2017 10:15

Kejari Usut Dana Jaspel Rp 4,2 Miliar

NUNUKAN – Terlambatnya pembayaran jasa pelayanan (jaspel) 2016 lalu di Rumah Sakit Umum Daerah…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:07

Penghubung Sabu 7 Kg Dihukum Mati?

NUNUKAN – Diupah hingga ratusan juga rupiah, pria paro baya berinisial F rela memilih bekerja…

Jumat, 24 Maret 2017 09:49

GILA..!! Sabu 7 Kg Tujuan Pinrang Dibawa Warga Tarakan

NUNUKAN – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan menggagalkan peredaran narkotika…

Jumat, 24 Maret 2017 09:48

Kuota LPG 3 Kg Akhirnya Bertambah

NUNUKAN – Tambahan kuota Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) di 2017 akhirnya diperoleh…

Kamis, 23 Maret 2017 10:16

Harga Tiket Mahal, Pemulangan WNI Sulit

NUNUKAN – Akibat perubahan harga tiket pemulangan yang diberlakukan manajemen Pelabuhan Tawau…

Kamis, 23 Maret 2017 10:12

Perbatasan Jadi Kunjungan Pertama Pangdam

NUNUKAN – Panglima Kodam Mulawarman IV, Mayjen TNI AD Sonhajdi, S.IP, MM melakukan kunjungan pertamanya…

Rabu, 22 Maret 2017 10:33

Izin Sakit, Bernadus Malah Gantung Diri

NUNUKAN – Seorang pegawai lepas salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Nunukan mengakhiri…

Rabu, 22 Maret 2017 10:32

Minat Pelajar Krayan ke Tiongkok Tinggi

NUNUKAN – Puluhan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Krayan berminat untuk melanjutkan…

Selasa, 21 Maret 2017 09:45

Mesin PLN di Krayan Belum Beroperasi

NUNUKAN - Tiga mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)…

Selasa, 21 Maret 2017 09:44

DPRD Minta Pemkab Jangan Diam

NUNUKAN – Pemadaman listrik yang terjadi berkali-kali dalam beberapa pekan terakhir membuat Ketua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .