MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 17 Februari 2017 09:53
Puluhan Barang Bukti Dibakar di Kejari
DIBAKAR: Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan melakukan pemusnahan barang bukti dari sejumlah perkara tindak pidana umum. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Puluhan barang bukti perkara Pidana Umum (Pidum) dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, Kamis (16/2). Pemusnahan barang bukti dilakukan setelah perkara dianggap selesai di pengadilan atau berkekuatan hukum. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar agar tidak dapat dapat dipergunakan lagi.

Ada puluhan jenis barang bukti yang dimasukkan di dalam drum dan dibakar di halaman Kejari Nunukan. Dari perkara pidum itu, kasus narkoba paling mendominasi, disusul dengan kasus pencurian dan masih ada enam kasus lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nunukan I Made Sudiatmika mengatakan, barang bukti sejumlah kasus yang sudah berkekuatan hukum harus dimusnahkan. Apalagi tindak lanjut dari tugas jaksa untuk mengeksekusi barang bukti dilaksanakan paling lambat setiap tiga bulan sekali.

“Semua perkara pidum yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap ini telah kami tangani dari periode Juli 2016 hingga Januari 2017 lalu,” ujar Made kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Adapun jenis barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 87 perkara yang terdiri dari narkotika, pencurian, perjudian, cabul, pembunuhan, penganiayaan, penipuan serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Perkara narkoba paling mendominasi dengan jumlah 65 perkara. Sementara, perkara lainnya paling banyak hanya 4 kasus.

Untuk narkoba, barang bukti sabu dari 65 perkara tersebut yang dimusnahkan beratnya hanya 34,323 gram. Barang bukti lainnya seperti bong, alat hisap, dan handphone juga ikut dimusnahkan. Sementara perkara lain yang dimusnahkan terdapat baju dokter, kacamata terapi dan alat peraga kesehatan mata.

Pihaknya pun meminta agar kepolisian lebih tegas dalam memerangi kasus tersebut, khususnya narkoba. Selama ini perkara narkoba yang masuk ke Kejari Nunukan kebanyakan tersangka sebagai pengedar. “Jadi, kita pasti menunggu penyidik untuk mengungkap jaringan yang lebih besar lagi, terutama bandarnya,” kata Made.

“Selain itu, memang harus ada intropeksi dirilah bagi masyarakat akan bahaya narkoba ini.Jadi masyarakat bisa mengengerti akan bahaya dari penyalahgunaan narkoba ini,” pungkasnya. (raw/eza)


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 10:11

Harga Rumput Laut Naik, Petani Ketiban Untung

NUNUKAN – Dalam beberapa bulan terakhir harga komoditas unggulan Nunukan, yakni rumput laut sempat…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:09

Ratusan Pasutri Ilegal Akhirnya Diakui Negara

TAWAU – Setelah melalui proses pendaftaran dan memenuhi persyaratan, ratusan pasangan suami istri…

Senin, 21 Agustus 2017 11:21

Tolak Dakwaan JPU, Jayadi Ajukan Pembelaan

NUNUKAN – Terdakwa perkara Pasar Induk jilid dua akhirnya jalani sidang perdana, Selasa (15/8)…

Senin, 21 Agustus 2017 11:19

Cuaca Tak Menentu, KSOP Perketat Pelayaran

NUNUKAN – Curah hujan tinggi yang terjadi satu pekan terakhir membuat Kantor Kesyahbandaran dan…

Senin, 21 Agustus 2017 11:16

Speedboat Rombongan Kemendes PDTT Tak Resmi

NUNUKAN – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sebatik memastikan speedboat yang digunakan…

Senin, 21 Agustus 2017 10:21

Dermaga Binalawan Rusak Berat

NUNUKAN – Bagi warga masyarakat yang bakal ke pulau sebatik dan berencana melalui Dermaga Binalawan…

Senin, 21 Agustus 2017 10:20

Nunukan Dapat Jatah Guru Garis Depan

NUNUKAN – Setidaknya ada 16 Guru Garis Depan (GGD) yang akan mengajar di sejumlah kecamatan di…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:08

Pengembangan Runway Bandara Dihentikan

NUNUKAN – Pengembangan landasan pacu atau runway Bandar Udara (Bandara) Nunukan harus dihentikan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:06

Diduga Depresi, Deportan Terjun dari Lantai 3

NUNUKAN – Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:05

Diduga Depresi, Deportan Terjun dari Lantai 3

NUNUKAN – Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .