MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 16 Februari 2017 10:05
Buku Revolusi dari Desa Dibedah Dua Profesor

Sekjen Kemendes PDTT jadi Keynote Speech

BEDAH BUKU: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat paparan tentang buku Revolusi dari Desa di hadapan para pembedah buku yaitu Prof. Dr. Ryaas Rasyid, Ph.D dan Prof. Dr. Hanif Nurcholis, M. Si serta para peserta bedah buku Revolusi dari Desa di ruang Perpustakaan STIA-LAN Jakarta, Selasa (14/2). AGUSSALAM SANIP / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, JAKARTA – Buku dengan judul Revolusi dari Desa karya Dr. Yansen TP, M.Si yang juga merupakan Bupati Malinau 2011–2016 dan 2016-2021 banyak menarik perhatian pemerintah pusat, daerah dan juga akademisi untuk mengetahui lebih dalam.

Selasa (14/2), buku ini dibedah oleh dua professor, yang pertama Prof. Dr. Ryaas Rasyid, Ph.D yang pernah menjabat sebagai menteri di era kepemimpinan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid dan juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden di era kepemimpinan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian pembedah kedua Prof. Dr. Hanif Nurcholis, M.Si yang merupakan guru besar tetap FISIP Universitas Terbuka, Bidang Pemerintahan Daerah.

Dalam sambutannya saat membuka acara bedah buku Revolusi dari Desa yang dilaksanakan di ruang Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN) Jakarta, Dr. Makhdum Priyatno, MA selaku Ketua STIA-LAN Jakarta mengucapkan terima kasih kepada pembedah buku, penulis buku dan para peserta bedah buku atas berkenan hadir di acara bedah buku yang diselenggarakan pihaknya.

Dr. Makhdum pun menjelaskan, mengapa Revolusi dari Desa yang pihaknya pilih untuk dibedah. Even ini, sebut dia, sebenarnya adalah acara bedah buku dan aktivasi Bank Indonesia (BI) Corner, sumbangan dari BI untuk membantu mensosialisasikan dan mempromosikan produk-produk BI di Kampus STIA-LAN Jakarta. Selain BI memberikan fasiltas itu, BI juga memberikan sejumlah buku, yang satu diantaranya adalah berjudul Revolusi dari Desa.

“Kita memilah mendahuli buku yang akan dibedah, kalau yang lain-lain buku tentang manajemen, tentang keuangan, bukan tidak menarik, tapi sudah terlalu umum. Tidak revolusiener, sehingga ketika teman-teman mau menyampaikan judul yang ini, saya melihat siapa ini Yansen, mohon maaf pak yah (Yansen TP, Red.). Coba dipelajari siapa itu, maka jadilah buku ini yang menjadi topik kita hari ini,” paparnya.

Maka dari itu ia menghadirkan langsung penulisnya agar bisa mendengar langsung dari penulis, orang yang mengalami bagaimana mempercayakan pembangunan kepada rakyat. “Luar biasa! Konsep ini dari dulu ada, Prof. Adri Patton pasti mempelajari habis bukunya itu. Tapi bagaimana merealisir, bunyinya hanya satu kata katanya, mau apa enggak,” ujar Makhdum menirukan ucapan Rektor terpilih Universitas Borneo Tarakan, Prof. Adri Patton, M.Si yang juga hadir di acara tersebut.

Sekjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi, MA, Ph.D sebagai keynote speech  menyambut baik dan terimakasih atas terselenggara acara ini. ditegaskan Anwar Sanusi, bukan hanya karena acara bedah buku ini membahas tentang desa, tapi juga sudah merupakan sebuah milestone yang mungkin bisa ia katakan terkait dengan STIA-LAN untuk menjadi bagian penting dalam rangka mengembangkan ilmu kajian dan konsep-konsep tentang desa.

“Ini adalah zaman desa, sebagaimana yang sudah sangat tepat disampaikan dan digambarkan dalam bukunya Pak Bupati, Revolusi dari Desa, ini bukan hanyalah sebuah utopia. Ini adalah sebuah fakta emperis yang saat ini sedang tumbuh, sedang berkembang dan juga ini akan terus berkembang dan akan memantikkan sebuah semangat bahwa Indonesia itu saatnya memang kalau berkembang adalah dari desa,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut dia, tentunya ia memberikan apresiasi yang luar biasa dari sebuah karya yang ditulis oleh seorang praktisi. Ia pun membayangkan, untuk jadi Sekjen saja sudah sangat susah untuk berpikir, apalagi seorang kepala daerah yang turun langsung mengurus rakyatnya, namun masih sempat menulis buku.

“Saya kalau dulu membuat paper ya paling seminggu selesai. Sekarang itu satu tahun pun tidak selesai. Karena yang biasa ditulis disposisi. Laksanakan, laksanakan, tugaskan dan monitor. Nah, inilah yang membuat katakanlah saya kagum kepada Pak Bupati, di sela-sela waktu beliau melayani masyarakat Malinau, beliau masih tetap merekam seluruh konsep-konsep pemikirannya terutama adalah spiritnya untuk melihat bagiamana desa ini menjadi sebuah garda depan pembangunan Indonesia,” pujinya.

Sementara itu, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat mengawali paparan tentang bukunya, ia pun mengungkapkan rasa bangganya sebagai warga Indonesia yang jauh di perbatasan negara bisa duduk bersama dengan pakar-pakar dan akademesi dari LAN.

“Saya merasa luar biasa bangga dan terhormat di tempat ini, karena berhadapan dengan para pakar. Ya kalau LAN ini kan sudah lama mengupas soal administrasi negara, jadi apalah arti kami yang dari pedalaman ini di tempat ini,” ucap Yansen.

Bupati murah senyum ini, mengatakan bahwa ia merasa terpanggil untuk menjawab pertanyaan yang ditanyakan moderator Danang Girindrawardana, S.IP, MAP, kenapa jauh sebelum Undang-undang No 6 Tahun 2014 tentang desa itu lahir, sudah lahir sebuah pemikiran dan dilaksanakan di Kabupaten Malinau bahwa pembangunan dimulai dari desa. Yansen pun menjawaba bahwa, konsep yang dilaksanakannya di Pemerintahan Kabupaten Malinau lahir dari sebuah pemikiran, yang merupakan sebuah proses dan proses yang harus dicernai dari pengalaman-pengalaman panjang dirinya dalam menjalankan tugas.

“Saya terpaksa harus belajar mengingat kembali proses perjalanan panjang ini karena buku ini lahir pada tahun 2014, tapi pemikirannya jauh sebelumnya sudah lahir,” terangnya.

Dalam acara bedah buku ini, juga dihadiri Ketua STIA LAN Makassar, Ketua STIA LAN Bandung, para akademisi STIA-LAN Jakarta, juga dihadiri oleh mahasiswa mahasiswi program magister dan sarjana STIA-LAN serta Ketua DPRD Malinau Wempi W. Mawa, SE, Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah, S.Pd, M.Si dan beberapa pejabat Kabupaten Malinau lainya. (ags/udn)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 13:52

Peringati HUT dengan Paripurna dan Syukuran

MALINAU – Beberapa hari lagi Kabupaten Malinau akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18…

Senin, 23 Oktober 2017 13:51

Diklat bagi Guru Sangat Dibutuhkan

MALINAU-Kepala Disdik Malinau menegaskan agar pendidikan dan pelatihan (Diklat) berjenjang tingkat dasar…

Senin, 23 Oktober 2017 13:47

Minta Diklat Lanjutan yang Lebih Tinggi

MALINAU - Kegiatan Diklat berjenjang tingkat dasar bagi guru PAUD dan TK daerah terluar, terpinggir…

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:33

Ada Maskapai Baru Masuk Malinau

MALINAU – Semenjak Maskapai Kalstar tidak lagi terbang melayani berbagai rute di Kalimantan, berimbas…

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:31

Mabes TNI AD Inginkan Sampai ke Perbatasan dan Terpencil

MALINAU- Ketua tim pengawas, Asistentesi dan Evaluasi  (Wasev) dari Mabes TNI Angkatan Darat dalam…

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:29

Rohaniawan Diminta Bimbing Pasien

MALINAU-Manajemen RSUD Malinau resmi menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:01

Ciptakan Kondisi Malinau yang Kondusif

MALINAU – Saat menjadi Inspektur Apel Korpri di halaman Kantor Bupati Malinau, Selasa (17/10)…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:59

Bagian Hukum Hanya Mendampingi Pemerintah dan ASN

MALINAU-Sesuai dengan kegiatan tugas dan tanggung jawab Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten (Setkab)…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:57

Sisihkan 111 Peserta, Sukses Bawa Pulang Perunggu

MALINAU – Berhasil sisihkan 111 peserta, Kabupaten Malinau patut berbangga untuk kesekian kalinya.…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:56

Draf Raperda Bantuan Hukum Masyarakat Telah Rampung

MALINAU-Kabag Hukum Setkab Malinau, Jimmy SH MSi mengungkapkan, bantuan hukum yang diberikan oleh Bagian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .