MANAGED BY:
MINGGU
25 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Februari 2017 08:47
ASN Masih Minati LPG 3 Kg
DIMINATI: Tabung gas 3 kg cukup diminati berbagai kalangan masyarakat. Meski gas jenis ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat mampu. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Terbatasnya stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) sangat dirasakan masyarakat. Namun, LPG yang diperuntukkan masyarakat kurang mampu itu justru masih cukup banyak diminati Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satunya pegawai yang bekerja di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kompleks perkantoran gabungan dinas (Gadis) 1. Ia mengaku, menggunakan LPG 3 kg harganya lebih terjangkau dibandingkan jenis LPG lain.

Selain itu, pria yang tak ingin disebutkan namanya ini beralasan, minimnya stok LPG nonsubsidi produk dalam negeri masih jarang ditemukannya meski sudah ada beberapa pangkalan yang menjual LPG jenis ini.

Tak hanya itu, ia juga membeberkan, sebelumnya juga pernah menggunakan LPG asal Malaysia. Namun, harga yang terus naik dan stok yang mulai terbatas dalam setahun terakhir menjadi alasan ia migrasi ke penggunaan LPG 3 kg.

“Saya biasa pakai dua tabung saja. Untuk dapatkan LPG 3 kg ini memang agak lama, makanya biasa dititipkan ke pangkalan memang, jadi kalau ada stok baru datang, langsung diambil saja,” bebernya.

Meski ada saja ASN yang menggunakan LPG 3 kg, beberapa pegawai di lingkungan Pemkab Nunukan juga lebih memilih LPG asal Malaysia. Endah Kurniawati mengungkapkan, sebagai ASN ia menilai harus menyadari untuk tidak menggunakan LPG 3 kg, karena memang diperuntukkan kepada warga yang kurang mampu. Sedangkan, untuk ASN tidak masuk dalam golongan kurang mampu.

“ASN ini memiliki penghasilan yang jelas dan masuk kategori masyarakat mampu, jadi untuk barang subsidi seperti LPG 3 kg tidak perlu digunakan bagi ASN,” katanya kepada Radar Nunukan, Selasa (14/2).

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21

Ratusan Personel Gabungan Amankan Takbiran Keliling

NUNUKAN - Sebanyak 450 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalan perayaan takbiran keliling…

Sabtu, 24 Juni 2017 14:32

Gara-Gara Main Korek Api, Bocah 2 Tahun Nyaris Bakar Rumah Mewah Ini

NUNUKAN – Kelalaian orang tua dalam pengawasan anak bisa berujung fatal. Seperti yang terjadi…

Jumat, 23 Juni 2017 10:34

H-3 Lonjakan Penumpang di PLBL Belum Terlihat

NUNUKAN – Penumpang yang melalui Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung Nunukan…

Jumat, 23 Juni 2017 10:33

Penumpang Kapal Diperiksa Aparat Gabungan

NUNUKAN – Untuk mengantisipasi adanya eksodus teroris dari Marawi, Filipina, tim aparat gabungan…

Kamis, 22 Juni 2017 12:48

Moratorium DOB Berlanjut hingga 2018

NUNUKAN – Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih dilakukan pemerintah membuat sejumlah…

Kamis, 22 Juni 2017 12:47

Penambahan Rombel SMA Ditolak

NUNUKAN - Keputusan adanya penambahan rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta Didik Baru…

Rabu, 21 Juni 2017 11:13

Carut Marut PPDB SMA

NUNUKAN – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) telah…

Rabu, 21 Juni 2017 11:11

Menyambung Hidup, Jadi Pedagang Asongan dan Guru Mengaji

NUNUKAN – Sepekan menjelang Idul Fitri, tim Berkah Ramadan tetap menyalurkan bantuan dengan menyambangi…

Senin, 19 Juni 2017 11:37

Diduga Pungli..!! Tim Intelijen TNI Tangkap Oknum Polisi

NUNUKAN – Tim Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) wilayah Pulau Sebatik yang terdiri dari Satuan…

Senin, 19 Juni 2017 11:32

Barang Penumpang Menumpuk, Bea Cukai Tambah Personel

NUNUKAN – Personel Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .