MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Februari 2017 08:47
ASN Masih Minati LPG 3 Kg
DIMINATI: Tabung gas 3 kg cukup diminati berbagai kalangan masyarakat. Meski gas jenis ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat mampu. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Terbatasnya stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) sangat dirasakan masyarakat. Namun, LPG yang diperuntukkan masyarakat kurang mampu itu justru masih cukup banyak diminati Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satunya pegawai yang bekerja di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kompleks perkantoran gabungan dinas (Gadis) 1. Ia mengaku, menggunakan LPG 3 kg harganya lebih terjangkau dibandingkan jenis LPG lain.

Selain itu, pria yang tak ingin disebutkan namanya ini beralasan, minimnya stok LPG nonsubsidi produk dalam negeri masih jarang ditemukannya meski sudah ada beberapa pangkalan yang menjual LPG jenis ini.

Tak hanya itu, ia juga membeberkan, sebelumnya juga pernah menggunakan LPG asal Malaysia. Namun, harga yang terus naik dan stok yang mulai terbatas dalam setahun terakhir menjadi alasan ia migrasi ke penggunaan LPG 3 kg.

“Saya biasa pakai dua tabung saja. Untuk dapatkan LPG 3 kg ini memang agak lama, makanya biasa dititipkan ke pangkalan memang, jadi kalau ada stok baru datang, langsung diambil saja,” bebernya.

Meski ada saja ASN yang menggunakan LPG 3 kg, beberapa pegawai di lingkungan Pemkab Nunukan juga lebih memilih LPG asal Malaysia. Endah Kurniawati mengungkapkan, sebagai ASN ia menilai harus menyadari untuk tidak menggunakan LPG 3 kg, karena memang diperuntukkan kepada warga yang kurang mampu. Sedangkan, untuk ASN tidak masuk dalam golongan kurang mampu.

“ASN ini memiliki penghasilan yang jelas dan masuk kategori masyarakat mampu, jadi untuk barang subsidi seperti LPG 3 kg tidak perlu digunakan bagi ASN,” katanya kepada Radar Nunukan, Selasa (14/2).

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 10:11

Harga Rumput Laut Naik, Petani Ketiban Untung

NUNUKAN – Dalam beberapa bulan terakhir harga komoditas unggulan Nunukan, yakni rumput laut sempat…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:09

Ratusan Pasutri Ilegal Akhirnya Diakui Negara

TAWAU – Setelah melalui proses pendaftaran dan memenuhi persyaratan, ratusan pasangan suami istri…

Senin, 21 Agustus 2017 11:21

Tolak Dakwaan JPU, Jayadi Ajukan Pembelaan

NUNUKAN – Terdakwa perkara Pasar Induk jilid dua akhirnya jalani sidang perdana, Selasa (15/8)…

Senin, 21 Agustus 2017 11:19

Cuaca Tak Menentu, KSOP Perketat Pelayaran

NUNUKAN – Curah hujan tinggi yang terjadi satu pekan terakhir membuat Kantor Kesyahbandaran dan…

Senin, 21 Agustus 2017 11:16

Speedboat Rombongan Kemendes PDTT Tak Resmi

NUNUKAN – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sebatik memastikan speedboat yang digunakan…

Senin, 21 Agustus 2017 10:21

Dermaga Binalawan Rusak Berat

NUNUKAN – Bagi warga masyarakat yang bakal ke pulau sebatik dan berencana melalui Dermaga Binalawan…

Senin, 21 Agustus 2017 10:20

Nunukan Dapat Jatah Guru Garis Depan

NUNUKAN – Setidaknya ada 16 Guru Garis Depan (GGD) yang akan mengajar di sejumlah kecamatan di…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:08

Pengembangan Runway Bandara Dihentikan

NUNUKAN – Pengembangan landasan pacu atau runway Bandar Udara (Bandara) Nunukan harus dihentikan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:06

Diduga Depresi, Deportan Terjun dari Lantai 3

NUNUKAN – Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:05

Diduga Depresi, Deportan Terjun dari Lantai 3

NUNUKAN – Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .