MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Februari 2017 08:47
ASN Masih Minati LPG 3 Kg
DIMINATI: Tabung gas 3 kg cukup diminati berbagai kalangan masyarakat. Meski gas jenis ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat mampu. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Terbatasnya stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) sangat dirasakan masyarakat. Namun, LPG yang diperuntukkan masyarakat kurang mampu itu justru masih cukup banyak diminati Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satunya pegawai yang bekerja di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kompleks perkantoran gabungan dinas (Gadis) 1. Ia mengaku, menggunakan LPG 3 kg harganya lebih terjangkau dibandingkan jenis LPG lain.

Selain itu, pria yang tak ingin disebutkan namanya ini beralasan, minimnya stok LPG nonsubsidi produk dalam negeri masih jarang ditemukannya meski sudah ada beberapa pangkalan yang menjual LPG jenis ini.

Tak hanya itu, ia juga membeberkan, sebelumnya juga pernah menggunakan LPG asal Malaysia. Namun, harga yang terus naik dan stok yang mulai terbatas dalam setahun terakhir menjadi alasan ia migrasi ke penggunaan LPG 3 kg.

“Saya biasa pakai dua tabung saja. Untuk dapatkan LPG 3 kg ini memang agak lama, makanya biasa dititipkan ke pangkalan memang, jadi kalau ada stok baru datang, langsung diambil saja,” bebernya.

Meski ada saja ASN yang menggunakan LPG 3 kg, beberapa pegawai di lingkungan Pemkab Nunukan juga lebih memilih LPG asal Malaysia. Endah Kurniawati mengungkapkan, sebagai ASN ia menilai harus menyadari untuk tidak menggunakan LPG 3 kg, karena memang diperuntukkan kepada warga yang kurang mampu. Sedangkan, untuk ASN tidak masuk dalam golongan kurang mampu.

“ASN ini memiliki penghasilan yang jelas dan masuk kategori masyarakat mampu, jadi untuk barang subsidi seperti LPG 3 kg tidak perlu digunakan bagi ASN,” katanya kepada Radar Nunukan, Selasa (14/2).

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 12:02

Pedagang Alun-Alun Tolak Lokasi Usulan Pemkab

NUNUKAN – Pedagang di Alun-alun Nunukan telah melakukan pertemuan untuk membicarakan saran Pemerintah…

Selasa, 25 April 2017 11:59

Kantor KPUD Mangkrak

NUNUKAN – Pembangunan gedung kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nunukan tampaknya masih…

Senin, 24 April 2017 20:56

Pemindahan Pedagang Tunggu Surat Imbauan

NUNUKAN – Pedagang di Alun-alun Nunukan sisa menunggu surat imbauan dari Pemerintah Kabupaten…

Senin, 24 April 2017 20:48

Tangani ODGJ, Dinsos Ngutang Rp 600 Juta ke RSUD Tarakan

NUNUKAN - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Nunukan sepertinya belum mampu ditangani sepenuhnya Dinas…

Senin, 24 April 2017 20:47

Gara-Gara Cuaca Ekstrem, Listrik Biarpet Lagi

NUNUKAN – Hujan deras dan angin kencang terjadi pada Sabtu (22/4) malam menyebabkan listrik padam…

Senin, 24 April 2017 20:43

Minim Anggaran, Dinsos Tak Pulangkan CTKI

NUNUKAN – Minimnya anggaran di Dinas Sosial (Dinsos) Nunukan menghambat permintaan sejumlah korban…

Sabtu, 22 April 2017 09:45

Pemkab Tutup Mata, Korban Banjir Krayan Dicueki

NUNUKAN – Pasca banjir yang merendam empat kecamatan di Krayan selama dua hari, awal bulan ini…

Sabtu, 22 April 2017 09:43

Lelang Jabatan Hanya Formalitas?

NUNUKAN – Lelang jabatan 11 kepala Organisasi Perangkat Daerah telah melalui proses seleksi administrasi,…

Jumat, 21 April 2017 10:43

Kumuh, Dua Wilayah Pesisir Bakal Dibongkar

NUNUKAN – Dua kawasan kumuh di Kecamatan Nunukan bakal dibongkar. Kedua kawasan kumuh itu berada…

Jumat, 21 April 2017 10:36

Deportan Padati Nunukan, Dipulangkan dengan Biaya Sendiri

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia kembali melakukan deportasi besar-besaran 470 Warga Negara Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .