MANAGED BY:
MINGGU
26 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Februari 2017 14:16
Peluang Independen Kecil

Koalisi Pilgub Jakarta Tak Pengaruhi Pilwali Tarakan

ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – Genderang menuju Pilwali Tarakan sudah mulai ditabuh sejumlah partai politik di Tarakan. Terutama partai-partai besar yang memiliki peluang untuk mengusung kader terbaiknya maju sebagai calon wali kota maupun wakil, pada Pilwali Tarakan, Juni 2018 mendatang.

Beberapa nama memang sudah mulai melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan diri ke masyarakat. Namun belum ada yang resmi mengantongi dukungan dari partai politik. Beberapa partai politik yang diwawancarai Radar Tarakan, menyebutkan akan mengusung calon dari internal kader partai.

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tarakan, Herman Hamid menyatakan pihaknya saat ini sudah mulai melakukan pengamatan terhadap sejumlah kader dan telah menemukan 3 nama yang layak untuk terlibat langsung dalam pilwali mendatang.

“Kalau namanya, masih rahasia,” kata Herman kepada Radar Tarakan.

Demokrat menyatakan akan benar-benar selektif dalam menunjuk nama yang akan diusung. Ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi calon tersebut. Yaitu harus berintegritas (konsisten dalam mengambil tindakan), elektabilitas (tenar di masyarakat), kapabilitas (kepahaman secara mendetail/memiliki skill mantap) dan yang pastinya berasal dari kader Partai Demokrat.

Untuk mendukung keempat kriteria tersebut, Demokrat juga memiliki program yaitu program pendidikan, kesehatan termasuk pemberdayaan di masyarakat. Selain itu, Partai Demokrat juga tetap melakukan survei di masyarakat.

“Pilwali 2018 Demokrat pasti akan membuka koalisi,” ujarnya.

Untuk saat ini, pasca pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat di Tarakan, pihaknya akan segera merampungkan susunan infrastruktur. Setelah merampungkan infrastruktur partai, barulah pihaknya fokus pada tahapan untuk melakukan survei.

Meski demikian, lanjut Herman, pihaknya telah siap untuk membuka koalisi dengan partai politik lainnya untuk menuju suksesi Pilwali Tarakan 2018.

Dijelaskan Herman, walaupun persaingan tiga partai besar di Jakarta untuk Pilgub DKI cukup sengit, yaitu antara PDI Perjuangan, Gerindra dan Demokrat. Dipastikan tidak akan berpengaruh terhadap koalisi partai-partai yang sama di daerah.

Artinya meski di Jakarta tiga partai tersebut tidak berkoalisi, bisa saja di daerah justru berkoalisi. Sebab, lanjut Herman, hal yang terjadi di ibu kota, tidak berpengaruh pada politik pilwali Kota Tarakan.

Herman mengaku, hingga kemarin Partai Demokrat belum membangun koalisi dengan partai-partai yang lain.

Tetapi, pihaknya akan tetap melakukan komunikasi terhadap petinggi partai yang memiliki tujuan yang sama dengan Demokrat, yaitu untuk mensejahterakan masyarakat.

“Kami akan tetap berkoalisi dengan partai manapun,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tarakan, Fajar Ngewa menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menentukan sikap siapakah figur yang akan mereka usung pada Pilwali nanti. Namun Fajar Ngewa memastikan, sesuai hasil rapat konsolidasi yang dilaksanakan oleh DPD Gerindra provinsi mendapatkan hasil bahwa pada pilkada Tarakan Juni 2018 mendatang, Gerindra akan mengusung kader terbaik yang dimiliki partai mereka.

Fajar mengatakan, ada tiga kader terbaik Partai Gerindra di Tarakan yang siap, yaitu Rudi Hartono, Yonathan Yus, dan H.Adnan Hasan Galung.

Kemudian Gerindra juga memiliki kader yang berpotensi untuk Kota Tarakan dan kini duduk di DPRD provinsi, yaitu Abdul Khair dan Ibnu Saud. “Untuk maju dalam pilwali, ini akan dibahas dalam rapat konsolidasi. Namun kami sudah bersatu (sepakat) untuk mengusung kader kami untuk maju,” kata Fajar.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendekatan dengan partai lain untuk berkoalisi serta melakukan pendekatan bersama tokoh masyarakat di Tarakan.

“Target kami adalah mengejar Tarakan 1 (kursi wali kota),” tuturnya.

Fajar menegaskan, Partai Gerindra akan melakukan koalisi dengan partai-partai yang dianggap sejalan dengan arah perjuangan Gerindra. “Persaingan di pusat, tidak memengaruhi koalisi di daerah. Kami tetap menjalin komunikasi politik dengan partai-partai yang dianggap sejalan dalam memperjuangkan masyarakat Kota Tarakan,” imbuhnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu tahapan pilwali yang akan dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan. Ketika sudah mendekati waktunya, barulah Gerindra akan mengeluarkan nama yang akan diusung partai.

Meski belum masuk masa tahapan, Fajar menyatakan Gerindra sudah mulai bergerak melakukan pendekatan dan mendapatkan simpati masyarakat dengan cara sendiri. Terutama bergerak memperjuangkan kepentingan umum di masyarakat. Misalnya tentang persoalan listrik, mahalnya tarif harga jaringan gas rumah tangga dan mengkritik kebijakan lainnya. Selain itu, Partai Gerindra juga aktif dalam bekerja meminimalisir banjir yang ada di Tarakan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa Partai Gerindra saat ini adalah partainya masyarakat. Dan Gerindra akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat dalam situasi apapun,” tegasnya.

Salah satu partai baru yang belum memiliki kursi di parlemen juga memastikan akan ikut dalam koalisi mendukung suksesnya pelaksanaan Pilwali Tarakan, Juni tahun depan.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Utara, Ilham SH mengatakan, pihaknya siap untuk mendukung paslon-paslon yang akan maju pada Pilwali 2018.

“Kami tidak bisa mengusung kader PSI untuk menjadi calon karena tidak memiliki kursi di DPRD Tarakan, sehingga kami hanya dapat berkoalisi dengan parpol lainnya dalam pilwali nanti,” kata Ilham saat ditemui Radar Tarakan, Senin (13/2).

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 09:36

Satu Paslon, Minimal 5 Kursi

TARAKAN – Pemilihan Wali Kota Tarakan yang diprediksi akan digelar pada Juni tahun depan sepertinya…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:34

Pengeboran Sumur Baru Diharapkan Bisa Suplai Gas ke PLN

TARAKAN – Pengeboran sumur di wilayah yang kaya hasil minyak bumi ini, lama tak lagi akan dilakukan…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:33

Keikhlasan Beribadah dan Menolong Sesama Melalui Donor Darah

Membantu seseorang tidak harus melulu melalui aksi-aksi besar, melainkan hal-hal kecil namun berarti…

Jumat, 24 Februari 2017 10:00

Ada Tarif Baru Gas Rumah Tangga, tapi Belum Ditetapkan

TARAKAN – Penyesuaian harga jual gas bumi di Tarakan diperkirakan akan terealisasi pada Maret…

Jumat, 24 Februari 2017 09:59

Tak Ada Aduan, Polres Tunggu Hasil Uji Sampel

TARAKAN – Hingga saat ini, Polres Tarakan belum menerima satupun aduan laporan dari korban keracunan…

Jumat, 24 Februari 2017 09:57

Hakim Nyatakan Hj. Siti Tidak Bersalah, JPU Pilih Kasasi

TARAKAN – Kasus kepabeanan yang menjerat Hj. Siti Nuraeni yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN)…

Jumat, 24 Februari 2017 09:56

Prof Adri: Parpol Jangan Batasi Diri

TARAKAN – Pemilihan kepala daerah (pilkada) di Tarakan yang rencananya akan dilakukan pada 2018…

Jumat, 24 Februari 2017 09:54

RSUD Tarakan Masih Kurang Anggaran

KONDISI sarana maupun prasaranan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan masih perlu banyak perbaikan,…

Jumat, 24 Februari 2017 09:52

Hakim Tolak Derden Verzet Syamsuri

TARAKAN – Majelis Hakim PN Tarakan akhirnya menolak gugatan pelawan dalam perkara perdata derden…

Kamis, 23 Februari 2017 11:51

Wah, Tim Saber Pungli "Cium" Dugaan Pungli di Bidang Pendidikan

TARAKAN – Sejak dibentuknya Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Tarakan beberapa waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .