MANAGED BY:
RABU
29 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Februari 2017 14:16
Peluang Independen Kecil

Koalisi Pilgub Jakarta Tak Pengaruhi Pilwali Tarakan

ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – Genderang menuju Pilwali Tarakan sudah mulai ditabuh sejumlah partai politik di Tarakan. Terutama partai-partai besar yang memiliki peluang untuk mengusung kader terbaiknya maju sebagai calon wali kota maupun wakil, pada Pilwali Tarakan, Juni 2018 mendatang.

Beberapa nama memang sudah mulai melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan diri ke masyarakat. Namun belum ada yang resmi mengantongi dukungan dari partai politik. Beberapa partai politik yang diwawancarai Radar Tarakan, menyebutkan akan mengusung calon dari internal kader partai.

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tarakan, Herman Hamid menyatakan pihaknya saat ini sudah mulai melakukan pengamatan terhadap sejumlah kader dan telah menemukan 3 nama yang layak untuk terlibat langsung dalam pilwali mendatang.

“Kalau namanya, masih rahasia,” kata Herman kepada Radar Tarakan.

Demokrat menyatakan akan benar-benar selektif dalam menunjuk nama yang akan diusung. Ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi calon tersebut. Yaitu harus berintegritas (konsisten dalam mengambil tindakan), elektabilitas (tenar di masyarakat), kapabilitas (kepahaman secara mendetail/memiliki skill mantap) dan yang pastinya berasal dari kader Partai Demokrat.

Untuk mendukung keempat kriteria tersebut, Demokrat juga memiliki program yaitu program pendidikan, kesehatan termasuk pemberdayaan di masyarakat. Selain itu, Partai Demokrat juga tetap melakukan survei di masyarakat.

“Pilwali 2018 Demokrat pasti akan membuka koalisi,” ujarnya.

Untuk saat ini, pasca pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat di Tarakan, pihaknya akan segera merampungkan susunan infrastruktur. Setelah merampungkan infrastruktur partai, barulah pihaknya fokus pada tahapan untuk melakukan survei.

Meski demikian, lanjut Herman, pihaknya telah siap untuk membuka koalisi dengan partai politik lainnya untuk menuju suksesi Pilwali Tarakan 2018.

Dijelaskan Herman, walaupun persaingan tiga partai besar di Jakarta untuk Pilgub DKI cukup sengit, yaitu antara PDI Perjuangan, Gerindra dan Demokrat. Dipastikan tidak akan berpengaruh terhadap koalisi partai-partai yang sama di daerah.

Artinya meski di Jakarta tiga partai tersebut tidak berkoalisi, bisa saja di daerah justru berkoalisi. Sebab, lanjut Herman, hal yang terjadi di ibu kota, tidak berpengaruh pada politik pilwali Kota Tarakan.

Herman mengaku, hingga kemarin Partai Demokrat belum membangun koalisi dengan partai-partai yang lain.

Tetapi, pihaknya akan tetap melakukan komunikasi terhadap petinggi partai yang memiliki tujuan yang sama dengan Demokrat, yaitu untuk mensejahterakan masyarakat.

“Kami akan tetap berkoalisi dengan partai manapun,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tarakan, Fajar Ngewa menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menentukan sikap siapakah figur yang akan mereka usung pada Pilwali nanti. Namun Fajar Ngewa memastikan, sesuai hasil rapat konsolidasi yang dilaksanakan oleh DPD Gerindra provinsi mendapatkan hasil bahwa pada pilkada Tarakan Juni 2018 mendatang, Gerindra akan mengusung kader terbaik yang dimiliki partai mereka.

Fajar mengatakan, ada tiga kader terbaik Partai Gerindra di Tarakan yang siap, yaitu Rudi Hartono, Yonathan Yus, dan H.Adnan Hasan Galung.

Kemudian Gerindra juga memiliki kader yang berpotensi untuk Kota Tarakan dan kini duduk di DPRD provinsi, yaitu Abdul Khair dan Ibnu Saud. “Untuk maju dalam pilwali, ini akan dibahas dalam rapat konsolidasi. Namun kami sudah bersatu (sepakat) untuk mengusung kader kami untuk maju,” kata Fajar.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendekatan dengan partai lain untuk berkoalisi serta melakukan pendekatan bersama tokoh masyarakat di Tarakan.

“Target kami adalah mengejar Tarakan 1 (kursi wali kota),” tuturnya.

Fajar menegaskan, Partai Gerindra akan melakukan koalisi dengan partai-partai yang dianggap sejalan dengan arah perjuangan Gerindra. “Persaingan di pusat, tidak memengaruhi koalisi di daerah. Kami tetap menjalin komunikasi politik dengan partai-partai yang dianggap sejalan dalam memperjuangkan masyarakat Kota Tarakan,” imbuhnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu tahapan pilwali yang akan dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan. Ketika sudah mendekati waktunya, barulah Gerindra akan mengeluarkan nama yang akan diusung partai.

Meski belum masuk masa tahapan, Fajar menyatakan Gerindra sudah mulai bergerak melakukan pendekatan dan mendapatkan simpati masyarakat dengan cara sendiri. Terutama bergerak memperjuangkan kepentingan umum di masyarakat. Misalnya tentang persoalan listrik, mahalnya tarif harga jaringan gas rumah tangga dan mengkritik kebijakan lainnya. Selain itu, Partai Gerindra juga aktif dalam bekerja meminimalisir banjir yang ada di Tarakan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa Partai Gerindra saat ini adalah partainya masyarakat. Dan Gerindra akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat dalam situasi apapun,” tegasnya.

Salah satu partai baru yang belum memiliki kursi di parlemen juga memastikan akan ikut dalam koalisi mendukung suksesnya pelaksanaan Pilwali Tarakan, Juni tahun depan.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Utara, Ilham SH mengatakan, pihaknya siap untuk mendukung paslon-paslon yang akan maju pada Pilwali 2018.

“Kami tidak bisa mengusung kader PSI untuk menjadi calon karena tidak memiliki kursi di DPRD Tarakan, sehingga kami hanya dapat berkoalisi dengan parpol lainnya dalam pilwali nanti,” kata Ilham saat ditemui Radar Tarakan, Senin (13/2).

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 12:12

Golkar (Sementara) Laris Manis

TARAKAN – Figur-figur yang memutuskan untuk siap maju pada pemilihan wali kota (pilwali) tahun…

Rabu, 29 Maret 2017 12:10

Naskah UNKP Sebagian Telah Didistribusikan

TARAKAN – Naskah Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) sudah tiba di Tarakan sejak…

Rabu, 29 Maret 2017 12:05

Tidak Alergi dengan Kritik, Walaupun Sebenarnya Itu Pahit

Prinsipnya menjadi seorang pemimpin haruslah terbuka, baginya kabar baik dan buruk harus diberitahukan…

Rabu, 29 Maret 2017 12:01

Dalam Sepekan, Harga Cabai Turun Rp 70 Ribu

TARAKAN – Harga cabai di Tarakan tak lagi meninggi, saat ini harga si pedas berangsur-angsur meulai…

Rabu, 29 Maret 2017 11:59

Hobi Filateli Bisa Mendatangkan Rupiah

TARAKAN – Tepat hari ini 29 Maret selalu diperingati sebagai hari Filateli Nasional, mungkin sebagian…

Rabu, 29 Maret 2017 11:52

Lokasi Ditemukan, Penimpas Anton Diburu

TARAKAN – Cu, pelaku yang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam Kasus Penimpasan…

Senin, 27 Maret 2017 15:39

Merapat ke Golkar, Ini Kata Sofian Raga

TARAKAN- Senin (27/3), Sofian Raga terlihat merapat ke partai Golkar dalam rangka mendaftar sebagai…

Senin, 27 Maret 2017 15:25

Baru Dilantik, Adri Patton Langsung Tunjuk 2 WR dan 1 Kepala Lembaga

TARAKAN-Setelah resmi terpilih menjadi rektor, Rabu (22/3) lalu, Prof Adri Patton hari ini (27/3), langsung…

Senin, 27 Maret 2017 14:15

Kurangi Ancaman Global Warming

MALINAU – Perubahan iklim akibat terjadinya pemanasan global  atau yang biasa dikenal global…

Senin, 27 Maret 2017 11:57

Salman Aradeng Resmi Dilantik, Ini Kata Sabar

TARAKAN-Akhirnya, sekitar pukul 10.40 Wita, Senin (27/3), Salman Aradeng resmi diambil sumpahnya sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .