MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Februari 2017 13:50
Sejumlah Buruh Mengadu ke Disnakertrans

Melaporkan Terkait BPJS yang Dibayar Tidak Sesuai Masa Kerja

SAMBANGI DISNAKERTRANS: Pengurus SBSI Kaltara dan sejumlah buruh PT DIL menyambangi kantor Disnakertrans Kaltara kemarin (13/2). ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR– Buruknya sistem pembayaran yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan kepada para pekerjanya di Bulungan kembali terjadi. Akibatnya, sejumlah buruh yang bekerja pada salah satu perusahaan perkebunan sawit menyambangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (13/2).

Kehadiran buruh perusahaan sawit yang berlokasi di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur ini, didampingi langsung oleh Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bulungan untuk mengadukan dugaan penyimpangan tersebut.

Menurut Ketua SBSI Bulungan, Agustinus bahwa kehadiran mereka untuk mempertanyakan sikap perusahaan terkait pembayaran jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam hal ini menyangkut program hari tua dan pensiun yang dibayarkan ternyata tidak sesui dengan masa kerja.

Agustinus menyebutkan, ada 17 buruh yang haknya tidak terpenuhi. Sehingga mereka merasa dirugikan. Secara umum, buruh tersebut sudah bekerja sejak 2012 dan 2014 lalu. Namun dari pihak perusahaan mendaftarkan buruh tersebut baru di tahun 2015 dan 2016.

“Jadi ada yang kerja sudah lima tahun tapi yang didaftar hanya setahun.” bebernya.

Ia menambahkan, hal tersebut terbukti saat mereka mengklaim saldo nominalnya, tidak sebanding dengan masa kerja masing-masing buruh. “Masa nominalnya hanya Rp 1,3 juta saja. Padahal mereka kerja sudah lama. Ini ada buktinya slip gaji sejak awal kerja,” bebernya seraya memperlihatkan bukti.

Menurutnya, program jaminan sosial tersebut sejatinya tidak melihat status buruh. Apakah buruh tersebut borongan, bulanan, ataupun harian. Selama memiliki ikatan kerja, maka secara otomatis harus didaftarkan. “Saya lihat ini pelanggaran dan kejahatan loh,” tegas Agustinus.

Dia pun meminta pengawas dari dinas terkait memperketat pengawasan terhadap seluruh perusahaan yang ada. Sehingga pemenuhan hak-hak karyawan selama bekerja dapat terpenuhi.

“Ya ini kami bahas tadi. Kami disarankan ke dinas di kabupaten dulu. Khusus tindak kejahatannya itu karena sudah ada penyidik sipilnya,” imbuhnya.

Lanjut dia katakan, jika nantinya perusahaan terbukti melakukan pelanggaran, maka dinas yang menangani akan melimpahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. “Kalau perusahaan memenuhi hak-hak buruh selama bekerja, kemungkinan kami tidak memenuhi jalur ini (hukum),” tutup dia.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:34

Harga Sembako Naik Diduga Ulah Spekulan

TANJUNG SELOR -Jelang Ramadan, harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional mulai…

Sabtu, 21 April 2018 10:32

New Zealand Bantu Bangun Gudang PMI

TANJUNG SELOR – Palang Merah Indonesia (PMI) Bulungan terpilih menjadi salah satu dari 11 lokasi…

Sabtu, 21 April 2018 10:31

Ada Puluhan Janda Baru di Ibu Kota

TANJUNG SELOR – Terhitung sejak Januari hingga Maret 2018, Pengadilan Agama (PA) Tanjung Selor,…

Sabtu, 21 April 2018 10:29

Biayai Anak hingga Perguruan Tinggi dari Hasil Cuci Baju

Mencari nafkah dengan cara yang halal merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap orang. Demikian…

Jumat, 20 April 2018 10:21

APMS Membara, Rumah Warga Jadi Arang

MALINAU - Kebakaran Agen Premium Minyak dan Solar milik PT Beringin di Jalan Panembahan RT 1 Malinau…

Jumat, 20 April 2018 10:16

Petugas KPPS Ditunjuk dari Petugas Pantarlih

TANJUNG SELOR – Tak seperti pada pemilu sebelumnya, dalam penetapanpetugas kelompok penyelenggara…

Jumat, 20 April 2018 10:14

Wilayah Perairan Jadi Perhatian Serius

TANJUNG SELOR – Meski tingkat kejahatan di wilayah perairan di Bulungan terbilang masih cukup…

Kamis, 19 April 2018 15:16

CATAT NIH..!! DP4 Kaltara 312.269 Ribu Jiwa

TANJUNG SELOR - Terhitung sejak Selasa (17/4) lalu, petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di…

Kamis, 19 April 2018 15:03

Harga Bahan Pokok Naik, Siap Gelar Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan…

Kamis, 19 April 2018 14:52

Modal Rp 400 Ribu, Pelaku Upal Untung Rp 13 Juta

TANJUNG SELOR – Dua pelaku pembuat dan pengedar uang palsu (upal), yakni Rudianto (23) dan Edi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .