MANAGED BY:
SELASA
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Februari 2017 13:50
Sejumlah Buruh Mengadu ke Disnakertrans

Melaporkan Terkait BPJS yang Dibayar Tidak Sesuai Masa Kerja

SAMBANGI DISNAKERTRANS: Pengurus SBSI Kaltara dan sejumlah buruh PT DIL menyambangi kantor Disnakertrans Kaltara kemarin (13/2). ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR– Buruknya sistem pembayaran yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan kepada para pekerjanya di Bulungan kembali terjadi. Akibatnya, sejumlah buruh yang bekerja pada salah satu perusahaan perkebunan sawit menyambangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (13/2).

Kehadiran buruh perusahaan sawit yang berlokasi di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur ini, didampingi langsung oleh Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bulungan untuk mengadukan dugaan penyimpangan tersebut.

Menurut Ketua SBSI Bulungan, Agustinus bahwa kehadiran mereka untuk mempertanyakan sikap perusahaan terkait pembayaran jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam hal ini menyangkut program hari tua dan pensiun yang dibayarkan ternyata tidak sesui dengan masa kerja.

Agustinus menyebutkan, ada 17 buruh yang haknya tidak terpenuhi. Sehingga mereka merasa dirugikan. Secara umum, buruh tersebut sudah bekerja sejak 2012 dan 2014 lalu. Namun dari pihak perusahaan mendaftarkan buruh tersebut baru di tahun 2015 dan 2016.

“Jadi ada yang kerja sudah lima tahun tapi yang didaftar hanya setahun.” bebernya.

Ia menambahkan, hal tersebut terbukti saat mereka mengklaim saldo nominalnya, tidak sebanding dengan masa kerja masing-masing buruh. “Masa nominalnya hanya Rp 1,3 juta saja. Padahal mereka kerja sudah lama. Ini ada buktinya slip gaji sejak awal kerja,” bebernya seraya memperlihatkan bukti.

Menurutnya, program jaminan sosial tersebut sejatinya tidak melihat status buruh. Apakah buruh tersebut borongan, bulanan, ataupun harian. Selama memiliki ikatan kerja, maka secara otomatis harus didaftarkan. “Saya lihat ini pelanggaran dan kejahatan loh,” tegas Agustinus.

Dia pun meminta pengawas dari dinas terkait memperketat pengawasan terhadap seluruh perusahaan yang ada. Sehingga pemenuhan hak-hak karyawan selama bekerja dapat terpenuhi.

“Ya ini kami bahas tadi. Kami disarankan ke dinas di kabupaten dulu. Khusus tindak kejahatannya itu karena sudah ada penyidik sipilnya,” imbuhnya.

Lanjut dia katakan, jika nantinya perusahaan terbukti melakukan pelanggaran, maka dinas yang menangani akan melimpahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. “Kalau perusahaan memenuhi hak-hak buruh selama bekerja, kemungkinan kami tidak memenuhi jalur ini (hukum),” tutup dia.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 30 Mei 2017 10:29

Sesalkan Bunyu Tak Masuk Kategori Pulau Terluar

BUNYU - Belum adanya tanda-tanda bakal ditanganinya pendangkalan di Sungai Buaya, Kecamatan Bunyu akibat…

Selasa, 30 Mei 2017 10:27

Perubahan Siklus Alam Jadi Penyebab Banjir Bulungan ?

TANJUNG SELOR– Banjir kiriman dari hulu yang belakangan ini kerap menimpa beberapa wilayah di…

Selasa, 30 Mei 2017 10:26

Baju Gamis dan Jilbab Paling Diburu Saat Ramadan

TANJUNG SELOR – Memasuki bulan suci Ramadan 1438 Hijriah geliat perekonomian mulai terasa di Kabupaten…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:10

Tersengat Listrik, Pak RT Tak Tertolong

TANJUNG SELOR-Banjir besar di Tanjung Selor kembali memakan korban. Kali ini menimpa Ketua RT 21 Jalan…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:08

Pasca Banjir, Masyarakat Disibukkan Bersih-Bersih

TANJUNG SELOR-Pasca banjir besar yang terjadi selama dua hari, masyarakat Tanjung Selor khususnya masyarakat…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:05

Dokumen DOB Tanjung Selor Sudah Masuk ke Kemendagri

TANJUNG SELOR – Setelah menjalani proses yang cukup panjang, akhirnya calon daerah otonomi daerah…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:04

1.500 Kendaraan di Kaltara Sudah Gunakan KU

TANJUNG SELOR- Sejak resmi diluncurkan 22 April, dan efektif menerima layanan pergantian nomor polisi…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:02

Banjir Surut, Pengungsi Sudah Pulang ke Rumah

BANJIR yang melanda Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor selama 4 hari sudah.…

Jumat, 26 Mei 2017 17:13

Pasca Banjir, Jogging Track Amburadul

TANJUNG SELOR – Area jogging track di Jalan Katamso,  tepian sungai Kayan rusak pasca banjir.…

Jumat, 26 Mei 2017 11:21

Instruksikan OPD Turun dengan Kekuatan Maksimal

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .