MANAGED BY:
RABU
29 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Februari 2017 13:50
Sejumlah Buruh Mengadu ke Disnakertrans

Melaporkan Terkait BPJS yang Dibayar Tidak Sesuai Masa Kerja

SAMBANGI DISNAKERTRANS: Pengurus SBSI Kaltara dan sejumlah buruh PT DIL menyambangi kantor Disnakertrans Kaltara kemarin (13/2). ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR– Buruknya sistem pembayaran yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan kepada para pekerjanya di Bulungan kembali terjadi. Akibatnya, sejumlah buruh yang bekerja pada salah satu perusahaan perkebunan sawit menyambangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (13/2).

Kehadiran buruh perusahaan sawit yang berlokasi di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur ini, didampingi langsung oleh Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bulungan untuk mengadukan dugaan penyimpangan tersebut.

Menurut Ketua SBSI Bulungan, Agustinus bahwa kehadiran mereka untuk mempertanyakan sikap perusahaan terkait pembayaran jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam hal ini menyangkut program hari tua dan pensiun yang dibayarkan ternyata tidak sesui dengan masa kerja.

Agustinus menyebutkan, ada 17 buruh yang haknya tidak terpenuhi. Sehingga mereka merasa dirugikan. Secara umum, buruh tersebut sudah bekerja sejak 2012 dan 2014 lalu. Namun dari pihak perusahaan mendaftarkan buruh tersebut baru di tahun 2015 dan 2016.

“Jadi ada yang kerja sudah lima tahun tapi yang didaftar hanya setahun.” bebernya.

Ia menambahkan, hal tersebut terbukti saat mereka mengklaim saldo nominalnya, tidak sebanding dengan masa kerja masing-masing buruh. “Masa nominalnya hanya Rp 1,3 juta saja. Padahal mereka kerja sudah lama. Ini ada buktinya slip gaji sejak awal kerja,” bebernya seraya memperlihatkan bukti.

Menurutnya, program jaminan sosial tersebut sejatinya tidak melihat status buruh. Apakah buruh tersebut borongan, bulanan, ataupun harian. Selama memiliki ikatan kerja, maka secara otomatis harus didaftarkan. “Saya lihat ini pelanggaran dan kejahatan loh,” tegas Agustinus.

Dia pun meminta pengawas dari dinas terkait memperketat pengawasan terhadap seluruh perusahaan yang ada. Sehingga pemenuhan hak-hak karyawan selama bekerja dapat terpenuhi.

“Ya ini kami bahas tadi. Kami disarankan ke dinas di kabupaten dulu. Khusus tindak kejahatannya itu karena sudah ada penyidik sipilnya,” imbuhnya.

Lanjut dia katakan, jika nantinya perusahaan terbukti melakukan pelanggaran, maka dinas yang menangani akan melimpahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. “Kalau perusahaan memenuhi hak-hak buruh selama bekerja, kemungkinan kami tidak memenuhi jalur ini (hukum),” tutup dia.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 11:50

Khawatir Soal UN Bocor, Disdik: Itu Kuno

TANJUNG SELOR –Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Utara Sigit Muryono menegaskan,…

Rabu, 29 Maret 2017 11:47

DPRD Desak Polres Usut Tuntas Kasus Ambruknya Sheet Pile

TANJUNG SELOR- Masih belum terungkapnya pelaku dan penyebab kerusakan sheet pile Selimau, Kelurahan…

Rabu, 29 Maret 2017 11:42

DPU-PR Hanya Tangani Tiga Drainase yang Dianggap Urgent

TANJUNG SELOR- Dari sekian banyak drainase yang bermasalah  di Tanjung Selor, Dinas Pekerjaan Umum…

Rabu, 29 Maret 2017 11:34

11 Aset Pemkab Akan Dialihkan ke Provinsi

TANJUNG SELOR-Sebelas aset milik Pemkab Bulungan akan dialihkan ke Pemprov Kaltara. Kesebelah aset tersebut…

Rabu, 29 Maret 2017 11:27

Hanya 7 Puskesmas yang Telah Terakreditasi

PEMERINTAH pusat menargetkan pada tahun 2019 semua puskesmas di Indonesia sudah harus terakreditasi.…

Senin, 27 Maret 2017 11:05

PSAWI Bulungan Bakal Ciptakan Rekor MURI

TANJUNG SELOR-Selain siap sebagai tuan rumah kejuaraan nasional ski air dan wakeboard, serta kejuaraan…

Senin, 27 Maret 2017 11:01

Tak Digubris, Ratusan Kendaraan Diangkut

TANJUNG SELOR-Sebanyak 120 sepeda motor yang diparkir di Kayan V terpaksa di angkut polisi dan diamankan…

Senin, 27 Maret 2017 10:59

Proses Hukum Bang Toyib Masih Bergulir di MA

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus Arman Suyuti alias Bang Toyib. Saat ini proses hukum…

Senin, 27 Maret 2017 10:55

Belajar Lewat Youtube, Modal Rp 600 Ribu Iuran

Tiga remaja Kota Tarakan, Rizki Safari  (22), Yusman (21), dan  Arfin (21)  patut diacungi…

Senin, 27 Maret 2017 10:53

Kondisi Sumirah Mengundang Iba

TANJUNG SELOR – Kondisi Sumirah (72) warga RT 07 Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .