MANAGED BY:
RABU
29 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Februari 2017 13:41
Nur Ainun Meninggal dalam Dekapan Sang Ayah

Kisah Hasmida, Korban Selamat Speedboat Karam

SELFIE: Hasmidah saat bersama anaknya Nur Ainun sebelum menyeberang ke Sebatik, Selasa (7/2) lalu. Hasmida bersama suaminya saat peristiwa terjadi ditemukan selamat, namun putri semata wayangnya akhirnya ditemukan meninggal. HASMIDAH UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Budiman dan Hasmidah merupakan salah satu korban speedboat karam di Perairan Batu Payung, Tawau, Malaysia yang selamat dari maut. Meski mereka berdua selamat, namun tidak bagi putri tunggalnya yang berusia satu tahun enam bulan. Seperti apa kisahnya hingga lolos dari maut, berikut liputannya.

 SABRI

“Saya merasa bersyukur masih bisa hidup dan selamat dari kecelakaan speedboat karam,” ungkap Hasmidah saat mulai wawancara dengan pewarta harian ini.

Rasa syukur dan masih diberi kesempatan bagi yang Maha Kuasa selalu menjadi kalimat pembuka jika ditanya seseorang. Sebab, ibu dari Nur Ainun yang merupakan korban yang ditemukan di bibir pantai Desa Sei Manurung, Kecamatan Sebatik. Ia harus melawan kencangnya ombak dan akhirnya terdampar di bibir Pantai Tawau, Malaysia.

Walaupun Hasmidah masih sulit berkomunikasi, karena kondisinya masih belum sehat. Namun, media ini mencoba berkomunikasi dengan Hasmidah yang diiyakannya dan menceritakan detik-detik speedboat yang dinaikinya bersama 14 orang lainnya bisa karam di wilayah perbatasan laut Indonesia-Malaysia.

“Saya belum bisa diajak berkomunikasi pak, kondisi masih belum stabil. Sekarang masih dirawat di Hospital Tawau, Malaysia,” kata Hasmidah via facebook messenger kepada Radar Nunukan, Senin (13/2).

Hasmidah yang sedang terbaring di Hospital, Tawau. Akhirnya membeberkan sedikit demi sedikit kisahnya saat menaiki speedboat yang karam di Perairan Batu Payung, Tawau, Malaysia.

Kecelakaan yang tak pernah disangka terjadi, harus dialami Hasmidah beserta sang suami dan anaknya. Speedboat yang tenggelam Selasa (7/2) lalu sekira pukul 17.30 Wita tidak pernah sampai ke tujuannya di Pulau Sebatik.

Hasmida dan Budiman yang selamat, namun tetap merasakan kesedihan sebab anak kesayangan Nur Ainun harus berpisah untuk selamanya. Akibat tak bisa diselamatkan dalam kecelakaan speedboat karam tersebut. Hentakan ombak membuat Nur Ainun tak bisa bertahan dengan kondisi air yang dingin.

Awalnya 15 penumpang diangkut menggunakan perahu, saat pertengahan perjalanan ada pergantian. Seluruh penumpang diminta untuk pindah ke speedboat. Motoris perahu kayu tersebut meminta kepada penumpang untuk menaiki speedboat lain di tengah perjalanan. Karena menggunakan speedboat lebih cepat sampai di Sei Nyamuk dibanding perahu kayu.

Setelah pindah ke speedboat, barang juga ikut dipindahkan semua. Dalam perjalanan, speedboatyang dimotoris Jumak diminta untuk lebih pelan-pelan karena mayoritas penumpang adalah anak-anak. Agar tidak terjadi sesuatu di perjalanan.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 11:23

Buru Penjaja Pelajar di Sembakung

NUNUKAN – Informasi adanya prostitusi pelajar di Kecamatan Sembakung mengundang reaksi dari sejumlah…

Rabu, 29 Maret 2017 11:20

DPRD Soroti Penerbangan SOA ke Krayan

NUNUKAN – Penerbangan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) yang sempat tidak beroperasi selama sepekan…

Rabu, 29 Maret 2017 11:16

Pelajar Krayan Dominasi Kuliah di Tiongkok

NUNUKAN – Dari 25 pelajar Kecamatan Krayan yang sebelumnya berniat melanjutkan pendidikan melalui…

Senin, 27 Maret 2017 10:48

Empat Pejabat Eselon II Jadi Staf Biasa

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali melakukan mutasi untuk empat Aparatur…

Senin, 27 Maret 2017 10:46

Diduga Gangguan Jiwa, Hamid Tusuk Perutnya Sendiri

NUNUKAN – Abdul Hamid (50), pria paro baya ini nekat menusuk perutnya sendiri dengan sebilah parang.…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:15

Kejari Usut Dana Jaspel Rp 4,2 Miliar

NUNUKAN – Terlambatnya pembayaran jasa pelayanan (jaspel) 2016 lalu di Rumah Sakit Umum Daerah…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:07

Penghubung Sabu 7 Kg Dihukum Mati?

NUNUKAN – Diupah hingga ratusan juga rupiah, pria paro baya berinisial F rela memilih bekerja…

Jumat, 24 Maret 2017 09:49

GILA..!! Sabu 7 Kg Tujuan Pinrang Dibawa Warga Tarakan

NUNUKAN – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan menggagalkan peredaran narkotika…

Jumat, 24 Maret 2017 09:48

Kuota LPG 3 Kg Akhirnya Bertambah

NUNUKAN – Tambahan kuota Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) di 2017 akhirnya diperoleh…

Kamis, 23 Maret 2017 10:16

Harga Tiket Mahal, Pemulangan WNI Sulit

NUNUKAN – Akibat perubahan harga tiket pemulangan yang diberlakukan manajemen Pelabuhan Tawau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .