MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Februari 2017 13:41
Nur Ainun Meninggal dalam Dekapan Sang Ayah

Kisah Hasmida, Korban Selamat Speedboat Karam

SELFIE: Hasmidah saat bersama anaknya Nur Ainun sebelum menyeberang ke Sebatik, Selasa (7/2) lalu. Hasmida bersama suaminya saat peristiwa terjadi ditemukan selamat, namun putri semata wayangnya akhirnya ditemukan meninggal. HASMIDAH UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Budiman dan Hasmidah merupakan salah satu korban speedboat karam di Perairan Batu Payung, Tawau, Malaysia yang selamat dari maut. Meski mereka berdua selamat, namun tidak bagi putri tunggalnya yang berusia satu tahun enam bulan. Seperti apa kisahnya hingga lolos dari maut, berikut liputannya.

 SABRI

“Saya merasa bersyukur masih bisa hidup dan selamat dari kecelakaan speedboat karam,” ungkap Hasmidah saat mulai wawancara dengan pewarta harian ini.

Rasa syukur dan masih diberi kesempatan bagi yang Maha Kuasa selalu menjadi kalimat pembuka jika ditanya seseorang. Sebab, ibu dari Nur Ainun yang merupakan korban yang ditemukan di bibir pantai Desa Sei Manurung, Kecamatan Sebatik. Ia harus melawan kencangnya ombak dan akhirnya terdampar di bibir Pantai Tawau, Malaysia.

Walaupun Hasmidah masih sulit berkomunikasi, karena kondisinya masih belum sehat. Namun, media ini mencoba berkomunikasi dengan Hasmidah yang diiyakannya dan menceritakan detik-detik speedboat yang dinaikinya bersama 14 orang lainnya bisa karam di wilayah perbatasan laut Indonesia-Malaysia.

“Saya belum bisa diajak berkomunikasi pak, kondisi masih belum stabil. Sekarang masih dirawat di Hospital Tawau, Malaysia,” kata Hasmidah via facebook messenger kepada Radar Nunukan, Senin (13/2).

Hasmidah yang sedang terbaring di Hospital, Tawau. Akhirnya membeberkan sedikit demi sedikit kisahnya saat menaiki speedboat yang karam di Perairan Batu Payung, Tawau, Malaysia.

Kecelakaan yang tak pernah disangka terjadi, harus dialami Hasmidah beserta sang suami dan anaknya. Speedboat yang tenggelam Selasa (7/2) lalu sekira pukul 17.30 Wita tidak pernah sampai ke tujuannya di Pulau Sebatik.

Hasmida dan Budiman yang selamat, namun tetap merasakan kesedihan sebab anak kesayangan Nur Ainun harus berpisah untuk selamanya. Akibat tak bisa diselamatkan dalam kecelakaan speedboat karam tersebut. Hentakan ombak membuat Nur Ainun tak bisa bertahan dengan kondisi air yang dingin.

Awalnya 15 penumpang diangkut menggunakan perahu, saat pertengahan perjalanan ada pergantian. Seluruh penumpang diminta untuk pindah ke speedboat. Motoris perahu kayu tersebut meminta kepada penumpang untuk menaiki speedboat lain di tengah perjalanan. Karena menggunakan speedboat lebih cepat sampai di Sei Nyamuk dibanding perahu kayu.

Setelah pindah ke speedboat, barang juga ikut dipindahkan semua. Dalam perjalanan, speedboatyang dimotoris Jumak diminta untuk lebih pelan-pelan karena mayoritas penumpang adalah anak-anak. Agar tidak terjadi sesuatu di perjalanan.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .