MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Februari 2017 13:41
Nur Ainun Meninggal dalam Dekapan Sang Ayah

Kisah Hasmida, Korban Selamat Speedboat Karam

SELFIE: Hasmidah saat bersama anaknya Nur Ainun sebelum menyeberang ke Sebatik, Selasa (7/2) lalu. Hasmida bersama suaminya saat peristiwa terjadi ditemukan selamat, namun putri semata wayangnya akhirnya ditemukan meninggal. HASMIDAH UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Budiman dan Hasmidah merupakan salah satu korban speedboat karam di Perairan Batu Payung, Tawau, Malaysia yang selamat dari maut. Meski mereka berdua selamat, namun tidak bagi putri tunggalnya yang berusia satu tahun enam bulan. Seperti apa kisahnya hingga lolos dari maut, berikut liputannya.

 SABRI

“Saya merasa bersyukur masih bisa hidup dan selamat dari kecelakaan speedboat karam,” ungkap Hasmidah saat mulai wawancara dengan pewarta harian ini.

Rasa syukur dan masih diberi kesempatan bagi yang Maha Kuasa selalu menjadi kalimat pembuka jika ditanya seseorang. Sebab, ibu dari Nur Ainun yang merupakan korban yang ditemukan di bibir pantai Desa Sei Manurung, Kecamatan Sebatik. Ia harus melawan kencangnya ombak dan akhirnya terdampar di bibir Pantai Tawau, Malaysia.

Walaupun Hasmidah masih sulit berkomunikasi, karena kondisinya masih belum sehat. Namun, media ini mencoba berkomunikasi dengan Hasmidah yang diiyakannya dan menceritakan detik-detik speedboat yang dinaikinya bersama 14 orang lainnya bisa karam di wilayah perbatasan laut Indonesia-Malaysia.

“Saya belum bisa diajak berkomunikasi pak, kondisi masih belum stabil. Sekarang masih dirawat di Hospital Tawau, Malaysia,” kata Hasmidah via facebook messenger kepada Radar Nunukan, Senin (13/2).

Hasmidah yang sedang terbaring di Hospital, Tawau. Akhirnya membeberkan sedikit demi sedikit kisahnya saat menaiki speedboat yang karam di Perairan Batu Payung, Tawau, Malaysia.

Kecelakaan yang tak pernah disangka terjadi, harus dialami Hasmidah beserta sang suami dan anaknya. Speedboat yang tenggelam Selasa (7/2) lalu sekira pukul 17.30 Wita tidak pernah sampai ke tujuannya di Pulau Sebatik.

Hasmida dan Budiman yang selamat, namun tetap merasakan kesedihan sebab anak kesayangan Nur Ainun harus berpisah untuk selamanya. Akibat tak bisa diselamatkan dalam kecelakaan speedboat karam tersebut. Hentakan ombak membuat Nur Ainun tak bisa bertahan dengan kondisi air yang dingin.

Awalnya 15 penumpang diangkut menggunakan perahu, saat pertengahan perjalanan ada pergantian. Seluruh penumpang diminta untuk pindah ke speedboat. Motoris perahu kayu tersebut meminta kepada penumpang untuk menaiki speedboat lain di tengah perjalanan. Karena menggunakan speedboat lebih cepat sampai di Sei Nyamuk dibanding perahu kayu.

Setelah pindah ke speedboat, barang juga ikut dipindahkan semua. Dalam perjalanan, speedboatyang dimotoris Jumak diminta untuk lebih pelan-pelan karena mayoritas penumpang adalah anak-anak. Agar tidak terjadi sesuatu di perjalanan.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:35

Kinerja dan Pribadi Bupati Dihina di Sosmed

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mendapat hinaan di sosial media (sosmed). Hinaan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:26

Mudah Peroleh Informasi, Bermain Game dan Nonton Film

Mempunyai akses internet Wireless Fidelity (wifi) kencang dan gratis  sepertinya bukan hal biasa…

Kamis, 20 Juli 2017 10:21

Kesadaran Masyarakat Bayar Retribusi Masuk PLBL Rendah

NUNUKAN – Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung menjadi salah satu sumber penghasil…

Kamis, 20 Juli 2017 10:18

Masyarakat Mulai ‘Dihantui’ ISPA

NUNUKAN – Perubahan cuaca yang tiba-tiba, dari panas lalu hujan deras belakangan ini begitu terasa…

Rabu, 19 Juli 2017 10:49

Pedagang di Alun-Alun Berhenti Berjualan

NUNUKAN – Pekerjaan fasilitas percontohan ruang terbuka publik revolusi mental di Alun-alun Nunukan…

Rabu, 19 Juli 2017 10:27

BAHAYA..!! Konflik Buaya vs Manusia di Sini Makin Keras

NUNUKAN – Semakin ramainya aktivitas masyarakat di sungai yang ada di Kecamatan Sebuku dinilai…

Rabu, 19 Juli 2017 10:08

Warga Diimbau Hati-Hati Beraktivitas di Sungai

NUNUKAN – Kasus Tahir (38) pertengahan Juni lalu yang diserang buaya saat berada di sungai Desa…

Selasa, 18 Juli 2017 10:24

Pembangunan Kawasan Industri Mansapa Tak Jelas

NUNUKAN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dengan membuat sebuah kawasan industri…

Selasa, 18 Juli 2017 10:22

Proyek Belum Selesai, Presiden Batal Berkunjung ke Sebatik

NUNUKAN – Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang direncanakan berkunjung…

Senin, 17 Juli 2017 11:57

Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .