MANAGED BY:
MINGGU
26 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 Februari 2017 10:16
Gunakan Gas Alam Lebih Hemat, Irit, dan Aman

Cerita Warga Sektor 7 yang Telah Menggunakan Gas Alam untuk Memasak

DINIKMATI: Warga RT 9 yang sudah menikmati aliran gas alam untuk memasak, yang tak harus antre gas LPG 3 kilogram lagi. HENDI SURYADI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Sejak dilakukannya gas in pada sektor 7 di Kelurahan Selumit dan Karang Rejo, kini sebanyak 87 pelanggan sudah tidak lagi merasakan antrean panjang hanya demi mendapatkan gas LPG 3 kilogram yang bersubsidi, kini mereka sudah bisa menikmati gas alam untuk melakukan aktifitas memasak.

 

Yedidah Pakondo

 

Tepat Jumat (3/2) sebanyak 300 sambungan kompor telah menikmati gas alam. Hal yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Sejak diperkenalkannya gas bumi sebagai pengganti pemakaian tabung gas kepada masyarakat, membuat mereka tak sabar ingin merasakan kenyamanan dan keamanan saat hendak memakai bahan bakar dari gas bumi.

 

Hampir setiap sudut rumah kawasan perkotaan di Kota Tarakan sudah memiliki saluran pipa sebagai media untuk  penyambung gas bumi ke sambungan kompor. Tentu saja, hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan saat pemakaian tabung gas baru digunakan sebagian warga Tarakan.

Selain berfungsi untuk mencegah hal negatif akibat pemakaian tabung gas, gas bumi juga memiliki alat yang berfungsi untuk mengatur banyak gas yang akan digunakan selain masyarakat bisa hemat, nyala api juga bisa diatur sehingga bisa digunakan dengan bijak untuk keperluan memasak.

Masyarakat tak perlu lagi menggunakan LPG 3 kilogram bersubsidi untuk menyuplai gas. Saat ini masyarakat  hanya perlu berdiri di depan kompor, kemudian klik, api sudah dapat menyala dengan baik.

Pada dasarnya, pemakaian gas bumi tidak merepotkan bagi masyarakat, hal ini justru akan memberikan banyak waktu kepada sebagian masyarakat untuk melakukan kegiatan lain. Tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk mengantre dan mengisi tabung gas. Bukan untuk memanjakan masyarakat, namun penggunaan gas bumi akan membuat kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar gas terpenuhi.

Untuk saat ini saja, penggunan gas bumi baru dioperasikan di sektor 7,  yang meliputi semua RT di kelurahan Selumit, hanya saja launching penggunaan gas bumi baru diberlakukan di beberapa RT seperti RT 9.

Ketua RT 9 Kecamatan Selumit, H Jamal Kaba mengatakan bahwa hinggi kini pemakaian gas bumi di tersebut sudah tersambung di 20 rumah. Dikarenakan pada sebagian rumah yang berada di RT 9 saluran pipanya masih mengeluarkan air sehingga belum bisa dialiri gas bumi.

“Katanya nanti teknisinya sendiri yang  akan datang untuk memperbaiki pipa yang bocor itu,” ungkap Jamal saat ditemui pewarta dikediamannya.

Penggunaan gas bumi, dikatakannya lebih baik dari pengunaan tabung gas. Karena, tekanan yang diberikan gas bumi lebih kecil tetapi memiliki kualitas nyala  api yang baik jika dibanding tekanan yang diberikan oleh tabung gas. Dilihat dari segi pemakaian gas, penggunaan gas bumi lebih hemat dibandingkan dengan penggunaan tabung gas serta bahaya yang ditimbulkn dipastikan lebih kecil, jika dibandingkan dengan penggunaan tabung gas.

“Kalau tabung gas nggak ada pengamannya, sedangkan gas bumi memiliki 2 pengaman yang terletak di kompor dan meterannya,” tutur Jamal.

Dari sisi pembayaran, dirinya belum dapat memastikan apakah penggunaan gas bumi akan lebih murah dibandingkan dengan penggunaan tabung gas. Namun, untuk saat ini, pihaknya menerima informasi bahwa pembayaran gas bumi bisa mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu perbulan.

“Tapi, karena gas bumi di rumah saya masih dalam tahap perbaikan, jadi kami masih menggunakan minyak tanah. Karena takut jika menggunakan tabung gas,” tutur Jamal.

Berdasarkan informasi yang dia dapatkan mengenai bahaya jika salah dalam menggunakan tabung gas, dirinya merasa khawatir akan penggunaan gas. Namun, perasaan khawatir tersebut berubah ketika dirinya memilih untuk memasang gas bumi yang dianggapnya lebih aman dibanding pemakaian tabung gas. Untuk saat ini, dirinya merasa tidak khawatir dengan penggunaan gas bumi.

“Karena sudah banyak yang gunakan (gas bumi, Red), jadi saya rasa lebih aman sih,” kata Jamal.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 09:36

Satu Paslon, Minimal 5 Kursi

TARAKAN – Pemilihan Wali Kota Tarakan yang diprediksi akan digelar pada Juni tahun depan sepertinya…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:33

Keikhlasan Beribadah dan Menolong Sesama Melalui Donor Darah

Membantu seseorang tidak harus melulu melalui aksi-aksi besar, melainkan hal-hal kecil namun berarti…

Jumat, 24 Februari 2017 09:57

Hakim Nyatakan Hj. Siti Tidak Bersalah, JPU Pilih Kasasi

TARAKAN – Kasus kepabeanan yang menjerat Hj. Siti Nuraeni yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN)…

Jumat, 24 Februari 2017 09:56

Prof Adri: Parpol Jangan Batasi Diri

TARAKAN – Pemilihan kepala daerah (pilkada) di Tarakan yang rencananya akan dilakukan pada 2018…

Jumat, 24 Februari 2017 09:54

RSUD Tarakan Masih Kurang Anggaran

KONDISI sarana maupun prasaranan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan masih perlu banyak perbaikan,…

Jumat, 24 Februari 2017 09:52

Hakim Tolak Derden Verzet Syamsuri

TARAKAN – Majelis Hakim PN Tarakan akhirnya menolak gugatan pelawan dalam perkara perdata derden…

Kamis, 23 Februari 2017 11:51

Wah, Tim Saber Pungli "Cium" Dugaan Pungli di Bidang Pendidikan

TARAKAN – Sejak dibentuknya Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Tarakan beberapa waktu…

Kamis, 23 Februari 2017 11:49

Musala Dapat Digunakan Meski Belum Diresmikan

TARAKAN – Sekitar dua bulan semenjak selesai di bangun, musala yang terletak di sudut sebelah…

Kamis, 23 Februari 2017 11:43

Sampel Teh Susu Dikirim ke BPOM Samarinda

TARAKAN - Kondisi fisik ketiga korban keracunan teh susu yakni Rusli (52), Hotman Sianipar (61), dan…

Kamis, 23 Februari 2017 11:36

Band Legendaris Tarakan yang Masih Eksis di Dunia Musik

Meski rata-rata sudah berumur senja para personel band legendaris Tarakan Oldies, tak membuat mereka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .