MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 Februari 2017 10:16
Gunakan Gas Alam Lebih Hemat, Irit, dan Aman

Cerita Warga Sektor 7 yang Telah Menggunakan Gas Alam untuk Memasak

DINIKMATI: Warga RT 9 yang sudah menikmati aliran gas alam untuk memasak, yang tak harus antre gas LPG 3 kilogram lagi. HENDI SURYADI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Sejak dilakukannya gas in pada sektor 7 di Kelurahan Selumit dan Karang Rejo, kini sebanyak 87 pelanggan sudah tidak lagi merasakan antrean panjang hanya demi mendapatkan gas LPG 3 kilogram yang bersubsidi, kini mereka sudah bisa menikmati gas alam untuk melakukan aktifitas memasak.

 

Yedidah Pakondo

 

Tepat Jumat (3/2) sebanyak 300 sambungan kompor telah menikmati gas alam. Hal yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Sejak diperkenalkannya gas bumi sebagai pengganti pemakaian tabung gas kepada masyarakat, membuat mereka tak sabar ingin merasakan kenyamanan dan keamanan saat hendak memakai bahan bakar dari gas bumi.

 

Hampir setiap sudut rumah kawasan perkotaan di Kota Tarakan sudah memiliki saluran pipa sebagai media untuk  penyambung gas bumi ke sambungan kompor. Tentu saja, hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan saat pemakaian tabung gas baru digunakan sebagian warga Tarakan.

Selain berfungsi untuk mencegah hal negatif akibat pemakaian tabung gas, gas bumi juga memiliki alat yang berfungsi untuk mengatur banyak gas yang akan digunakan selain masyarakat bisa hemat, nyala api juga bisa diatur sehingga bisa digunakan dengan bijak untuk keperluan memasak.

Masyarakat tak perlu lagi menggunakan LPG 3 kilogram bersubsidi untuk menyuplai gas. Saat ini masyarakat  hanya perlu berdiri di depan kompor, kemudian klik, api sudah dapat menyala dengan baik.

Pada dasarnya, pemakaian gas bumi tidak merepotkan bagi masyarakat, hal ini justru akan memberikan banyak waktu kepada sebagian masyarakat untuk melakukan kegiatan lain. Tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk mengantre dan mengisi tabung gas. Bukan untuk memanjakan masyarakat, namun penggunaan gas bumi akan membuat kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar gas terpenuhi.

Untuk saat ini saja, penggunan gas bumi baru dioperasikan di sektor 7,  yang meliputi semua RT di kelurahan Selumit, hanya saja launching penggunaan gas bumi baru diberlakukan di beberapa RT seperti RT 9.

Ketua RT 9 Kecamatan Selumit, H Jamal Kaba mengatakan bahwa hinggi kini pemakaian gas bumi di tersebut sudah tersambung di 20 rumah. Dikarenakan pada sebagian rumah yang berada di RT 9 saluran pipanya masih mengeluarkan air sehingga belum bisa dialiri gas bumi.

“Katanya nanti teknisinya sendiri yang  akan datang untuk memperbaiki pipa yang bocor itu,” ungkap Jamal saat ditemui pewarta dikediamannya.

Penggunaan gas bumi, dikatakannya lebih baik dari pengunaan tabung gas. Karena, tekanan yang diberikan gas bumi lebih kecil tetapi memiliki kualitas nyala  api yang baik jika dibanding tekanan yang diberikan oleh tabung gas. Dilihat dari segi pemakaian gas, penggunaan gas bumi lebih hemat dibandingkan dengan penggunaan tabung gas serta bahaya yang ditimbulkn dipastikan lebih kecil, jika dibandingkan dengan penggunaan tabung gas.

“Kalau tabung gas nggak ada pengamannya, sedangkan gas bumi memiliki 2 pengaman yang terletak di kompor dan meterannya,” tutur Jamal.

Dari sisi pembayaran, dirinya belum dapat memastikan apakah penggunaan gas bumi akan lebih murah dibandingkan dengan penggunaan tabung gas. Namun, untuk saat ini, pihaknya menerima informasi bahwa pembayaran gas bumi bisa mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu perbulan.

“Tapi, karena gas bumi di rumah saya masih dalam tahap perbaikan, jadi kami masih menggunakan minyak tanah. Karena takut jika menggunakan tabung gas,” tutur Jamal.

Berdasarkan informasi yang dia dapatkan mengenai bahaya jika salah dalam menggunakan tabung gas, dirinya merasa khawatir akan penggunaan gas. Namun, perasaan khawatir tersebut berubah ketika dirinya memilih untuk memasang gas bumi yang dianggapnya lebih aman dibanding pemakaian tabung gas. Untuk saat ini, dirinya merasa tidak khawatir dengan penggunaan gas bumi.

“Karena sudah banyak yang gunakan (gas bumi, Red), jadi saya rasa lebih aman sih,” kata Jamal.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 14:21

Booking Online Makin Parah di Aplikasi Online

TARAKAN – Era digital tak hanya bisa memberikan dampak positif, tetapi juga dampak negatif bagi…

Senin, 23 Oktober 2017 14:19

Pelaku Bisa Saja Berstatus Pelajar

TARAKAN – Penggunaan media sosial saat ini marak disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu, yang…

Senin, 23 Oktober 2017 14:17

Terinspirasi Taklukan Lintasan dari Ayah dan Paman

Menjadi seorang pembalap memang tidak mudah. Segala kemungkinan bisa saja terjadi di arena balapan.…

Senin, 23 Oktober 2017 14:15

Terik, Suhu Tarakan Capai 33 Derajat Celcius

TARAKAN – Akhir-akhir ini cuaca di Bumi Paguntaka sangat terik berbeda biasanya. Berdasarkan pantauan…

Senin, 23 Oktober 2017 14:14

PBB Tarakan Penuhi Syarat Berkas Verifikasi

TARAKAN – Partai Bulan Bintang (PBB) masuk dalam daftar parpol yang dinyatakan tidak memenuhi…

Senin, 23 Oktober 2017 14:13

Lingkungan Jalan Mulawarman Segera Ditata

TARAKAN – Penataan lingkungan sekitaran koridor Jalan Mulawarman sepanjang 1,8 kilometer (km),…

Senin, 23 Oktober 2017 14:09

Sudah Diprogram, Belum Dikerja

TARAKAN – Hingga tahun ini, rencana pembangunan trotoar di Jalan Kusuma Bangsa belum juga dilakukan,…

Senin, 23 Oktober 2017 14:07

Sekolah 3 Lantai, Jalan ke Sekolah Lewat Gang

TARAKAN - Ketua Rt 66 Kelurahan Karang Anyar, Saimun mengatakan jalan masuk menuju SDN 041 Tarakan yang…

Senin, 23 Oktober 2017 14:06

Progres Jalan Ring Road Bertahap

TARAKAN- Pembangunan fisik ring road atau jalan tembus untuk Juata Laut ke Binalatung saat ini masih…

Senin, 23 Oktober 2017 14:04

10 Ribu Rumah Belum Teraliri Gas Alam

TARAKAN- Keinginan pemerintah Kota untuk menjadikan Tarakan untuk dapat teraliri jaringan gas (Jargas)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .