MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 Februari 2017 09:25
Terakhir Bertemu, Bapak Aco Terlihat Pucat dan Tak Bersemangat

Cerita Rekan Nasir yang Jadi Korban Speedboat Tenggelam

BERCERITA: Salah satu warung kopi di Dermaga Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Utara yang menjadi Bapak Aco biasa mengobrol bersama rekannya. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Tak ada yang menduga Nasir (43) salah seorang korban meninggal dalam musibah speedboat tenggelam bakal pergi untuk selamanya. Sebelumnya, pria yang kerap disapa Bapak Aco ini sempat bercanda bersama rekan-rekannya di warung kopi langganannya.

ASRULLAH, Sebatik

SEBELUM tersebar kabar tenggelamnya speedboat dari Tawau menuju Sebatik yang memuat 15 orang penumpang. Hal itu lebih dulu diketahui rekan-rekan Nasir yang bekerja sebagai pengurus atau mitra bagi Tenaga Keraja Indonesia (TKI) yang akan bekerja di Malaysia.

Pewarta harian ini kemudian menelusuri informasi tersebut. Sekira pukul 10.15 berangkat dari Desa Padaidi menuju Desa Aji Kuning setidaknya membutuhkan waktu 30 menit dengan menggunakan sepeda motor. Tiba di Pos Patok Tiga, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, pewarta  bersama Komandan Pos (Danpos) Letnan Dua (Letda) Sumardi membawa awak harian ini menyaksikan aktivitas di Dermaga Tradisional Aji Kuning. Kemudian, pewarta beristirahat di salah satu warung yang tak jauh dari dermaga.

Entah mulai dari mana, sosok Bapak Aco menjadi topik pembicaraan di warung kopi tersebut. Di mata rekan-rekannya, Bapak Aco orang yang sangat baik, setiap hari pasti membantu rekan-rekannya. Asri, rekan Bapak Aco bercerita, merasa aneh ketika terakhir bertemu dengan korban. Sebelum, bertolak dari Tawau menuju Sebatik ia melihat satu rombongan speedboat yang diisi 15 orang yang terlihat pucat dan ada yang cerah di wajahnya. Setelah itu, ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju Nunukan.

“Memang lain-lain kulihat Bapak Aco kayak layu (pucat, Red.) tapi yang lain ada juga terang (bercahaya, Red.),” bebernya menceritakan kali terakhir bertemu Bapak Aco kepada pewarta harian ini.

Setelah tiba di Dermaga Aji Kuning, pria yang kerap disapa Cerri ini mendapatakan informasi kenalan Bapak Aco yang berada di Tawau mempertanyakan speedboat yang rencananya menuju Aji Kuning belum juga tiba di Sebatik. Sedangkan, dari Tawau menuju Sebatik hanya membutuhkan waktu 15 menit, belum lagi mesin yang digunakan 200 PK.

Sekira 20 menit mendapatkan informasi tersebut, ia menyarankan ke rekan-rekannya agar segera melakukan pencarian. Namun, hal itu tidak dilakukan. Sejumlah rekannya mencoba mencari informasi dengan menghubungi rekan yang berada di Tawau. Lantaran, Bapak Aco diduga diamankan aparat keamanan Tawau, Sabah, Malaysia.

Tak hanya mencari informasi melalui rekannya yang berada di Tawau, sebagian rekan juga mencoba mencari informasi melalui orang pintar. Kemudian, berhembus kabar bahwa speedboat yang ditumpangi Bapak Aco, di mana sang motoris bernama Juma diancam menggunakan pisau tepat dileher lalu dibawa ke sebuah pulau.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 22:30

Transhipment Beras Batal Dilakukan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut beras 2.900 ton dari Vietnam, ingin melakukan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:37

Solusi Bangun Penangkaran Buaya

NUNUKAN – Keberadaan hewan reptilia jenis buaya di wilayah pesisir, Kelurahan Tanjung Harapan,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:36

Arus Balik Normal, Tak Ada Lonjakan Penumpang

  NUNUKAN - PT Perusahaan Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Nunukan, memastikan arus balik akan…

Rabu, 20 Juni 2018 15:16

IIH LEBAY..!! Buaya Ditangkap, Kok.. Tiga Warga yang Kerasukan

NUNUKAN - Buaya di sekitar pesisir Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan dinamai…

Rabu, 20 Juni 2018 15:11

Tujuan Utama Pengiriman Miras Belum Diketahui

NUNUKAN — Penyidikan terus dilakukan oleh pihal Lanal Nunukan terhadap juragan juga anak buah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:32

Pasca Lebaran Harga Masih Stabil

NUNUKAN – Pasca lebaran Idulfitri, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang diperjual…

Rabu, 20 Juni 2018 11:30

Tahun Ini, Tak Dapat Remisi

NUNUKAN-Sebanyak 111 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan akan menerima remisi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:28

Penyeberangan ke Negara Tetangga Kembali Dibuka

NUNUKAN - Pasca lebaran H+3 penyeberangan Nunukan-Tawau, Malaysia telah kembali normal. Aktivitas di…

Senin, 18 Juni 2018 13:23

Diterkam Buaya, Sudding Nyaris Meregang Nyawa

NUNUKAN - Seorang warga Tanjung Harapan Mamolo, Kecamatan Nunukan Selatan, Kaltara diserang buaya mengakibatkan…

Senin, 18 Juni 2018 11:00

Ribuan Miras Ilegal Nyaris Lolos Edar

NUNUKAN - Belasan ribu botol Minuman Keras (Miras) ilegal asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Berau,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .