MANAGED BY:
MINGGU
26 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 Februari 2017 09:25
Terakhir Bertemu, Bapak Aco Terlihat Pucat dan Tak Bersemangat

Cerita Rekan Nasir yang Jadi Korban Speedboat Tenggelam

BERCERITA: Salah satu warung kopi di Dermaga Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Utara yang menjadi Bapak Aco biasa mengobrol bersama rekannya. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Tak ada yang menduga Nasir (43) salah seorang korban meninggal dalam musibah speedboat tenggelam bakal pergi untuk selamanya. Sebelumnya, pria yang kerap disapa Bapak Aco ini sempat bercanda bersama rekan-rekannya di warung kopi langganannya.

ASRULLAH, Sebatik

SEBELUM tersebar kabar tenggelamnya speedboat dari Tawau menuju Sebatik yang memuat 15 orang penumpang. Hal itu lebih dulu diketahui rekan-rekan Nasir yang bekerja sebagai pengurus atau mitra bagi Tenaga Keraja Indonesia (TKI) yang akan bekerja di Malaysia.

Pewarta harian ini kemudian menelusuri informasi tersebut. Sekira pukul 10.15 berangkat dari Desa Padaidi menuju Desa Aji Kuning setidaknya membutuhkan waktu 30 menit dengan menggunakan sepeda motor. Tiba di Pos Patok Tiga, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, pewarta  bersama Komandan Pos (Danpos) Letnan Dua (Letda) Sumardi membawa awak harian ini menyaksikan aktivitas di Dermaga Tradisional Aji Kuning. Kemudian, pewarta beristirahat di salah satu warung yang tak jauh dari dermaga.

Entah mulai dari mana, sosok Bapak Aco menjadi topik pembicaraan di warung kopi tersebut. Di mata rekan-rekannya, Bapak Aco orang yang sangat baik, setiap hari pasti membantu rekan-rekannya. Asri, rekan Bapak Aco bercerita, merasa aneh ketika terakhir bertemu dengan korban. Sebelum, bertolak dari Tawau menuju Sebatik ia melihat satu rombongan speedboat yang diisi 15 orang yang terlihat pucat dan ada yang cerah di wajahnya. Setelah itu, ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju Nunukan.

“Memang lain-lain kulihat Bapak Aco kayak layu (pucat, Red.) tapi yang lain ada juga terang (bercahaya, Red.),” bebernya menceritakan kali terakhir bertemu Bapak Aco kepada pewarta harian ini.

Setelah tiba di Dermaga Aji Kuning, pria yang kerap disapa Cerri ini mendapatakan informasi kenalan Bapak Aco yang berada di Tawau mempertanyakan speedboat yang rencananya menuju Aji Kuning belum juga tiba di Sebatik. Sedangkan, dari Tawau menuju Sebatik hanya membutuhkan waktu 15 menit, belum lagi mesin yang digunakan 200 PK.

Sekira 20 menit mendapatkan informasi tersebut, ia menyarankan ke rekan-rekannya agar segera melakukan pencarian. Namun, hal itu tidak dilakukan. Sejumlah rekannya mencoba mencari informasi dengan menghubungi rekan yang berada di Tawau. Lantaran, Bapak Aco diduga diamankan aparat keamanan Tawau, Sabah, Malaysia.

Tak hanya mencari informasi melalui rekannya yang berada di Tawau, sebagian rekan juga mencoba mencari informasi melalui orang pintar. Kemudian, berhembus kabar bahwa speedboat yang ditumpangi Bapak Aco, di mana sang motoris bernama Juma diancam menggunakan pisau tepat dileher lalu dibawa ke sebuah pulau.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 09:19

SOA Penumpang Belum Dilelang

NUNUKAN – Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang dengan rute Nunukan-Long Bawan, Kecamatan Krayan…

Jumat, 24 Februari 2017 09:38

Kecamatan Buka Posko Pengaduan

NUNUKAN – Wacana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan untuk membangun Pasar Induk Perbatasan…

Jumat, 24 Februari 2017 09:36

Jabatan Sekretaris KPU Masih Kosong

NUNUKAN – Sejak dilakukan mutasi 10 Januari lalu, jabatan sekretaris di Komisi Pemilihan Umum…

Rabu, 22 Februari 2017 20:40

Pasar Terbengkalai, Selisun Bakal Jadi RTH

NUNUKAN – Lokasi pasar rakyat Kelurahan Selisun yang terbengkalai akhirnya dimanfaatkan. Pasar…

Rabu, 22 Februari 2017 20:37

Hasil Pertanian Masyarakat Dijual Murah

NUNUKAN – Para petani di Nunukan harus gigit jari, akibat hasil pertaniannya dijual murah. Sebelumnya,…

Rabu, 22 Februari 2017 20:33

Pekan Depan, Sidang Sabu 5 Kg Hadirkan Hafiz

NUNUKAN – Selesai memeriksa tiga saksi dari kepolisian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali akan…

Rabu, 22 Februari 2017 20:30

Prestasi Atlet Terbentur Anggaran

NUNUKAN – Anggaran menjadi salah satu faktor penting di cabang olahraga (Cabor) tertentu. Minimnya…

Rabu, 22 Februari 2017 20:28

Usulkan Penambahan 72 Ribu Tabung LPG 3 Kg

NUNUKAN – Ketersedian Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) yang terbatas, membuat PT.…

Rabu, 22 Februari 2017 20:25

Disdikbud Pastikan Ambil Bagian

EVENT garapan Radar Nunukan yang bertajuk ‘Generasi Bebas Narkoba Run 5K’ terus mendapat…

Rabu, 22 Februari 2017 20:22

Korban Selamat Speedboat Karam Segera Dipulangkan

NUNUKAN – Pasangan Suami Istri (Pasutri) Budiman Muslimin (26) dan Hasmida Masaniaga (24) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .