MANAGED BY:
RABU
29 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 Februari 2017 09:25
Terakhir Bertemu, Bapak Aco Terlihat Pucat dan Tak Bersemangat

Cerita Rekan Nasir yang Jadi Korban Speedboat Tenggelam

BERCERITA: Salah satu warung kopi di Dermaga Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Utara yang menjadi Bapak Aco biasa mengobrol bersama rekannya. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Tak ada yang menduga Nasir (43) salah seorang korban meninggal dalam musibah speedboat tenggelam bakal pergi untuk selamanya. Sebelumnya, pria yang kerap disapa Bapak Aco ini sempat bercanda bersama rekan-rekannya di warung kopi langganannya.

ASRULLAH, Sebatik

SEBELUM tersebar kabar tenggelamnya speedboat dari Tawau menuju Sebatik yang memuat 15 orang penumpang. Hal itu lebih dulu diketahui rekan-rekan Nasir yang bekerja sebagai pengurus atau mitra bagi Tenaga Keraja Indonesia (TKI) yang akan bekerja di Malaysia.

Pewarta harian ini kemudian menelusuri informasi tersebut. Sekira pukul 10.15 berangkat dari Desa Padaidi menuju Desa Aji Kuning setidaknya membutuhkan waktu 30 menit dengan menggunakan sepeda motor. Tiba di Pos Patok Tiga, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, pewarta  bersama Komandan Pos (Danpos) Letnan Dua (Letda) Sumardi membawa awak harian ini menyaksikan aktivitas di Dermaga Tradisional Aji Kuning. Kemudian, pewarta beristirahat di salah satu warung yang tak jauh dari dermaga.

Entah mulai dari mana, sosok Bapak Aco menjadi topik pembicaraan di warung kopi tersebut. Di mata rekan-rekannya, Bapak Aco orang yang sangat baik, setiap hari pasti membantu rekan-rekannya. Asri, rekan Bapak Aco bercerita, merasa aneh ketika terakhir bertemu dengan korban. Sebelum, bertolak dari Tawau menuju Sebatik ia melihat satu rombongan speedboat yang diisi 15 orang yang terlihat pucat dan ada yang cerah di wajahnya. Setelah itu, ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju Nunukan.

“Memang lain-lain kulihat Bapak Aco kayak layu (pucat, Red.) tapi yang lain ada juga terang (bercahaya, Red.),” bebernya menceritakan kali terakhir bertemu Bapak Aco kepada pewarta harian ini.

Setelah tiba di Dermaga Aji Kuning, pria yang kerap disapa Cerri ini mendapatakan informasi kenalan Bapak Aco yang berada di Tawau mempertanyakan speedboat yang rencananya menuju Aji Kuning belum juga tiba di Sebatik. Sedangkan, dari Tawau menuju Sebatik hanya membutuhkan waktu 15 menit, belum lagi mesin yang digunakan 200 PK.

Sekira 20 menit mendapatkan informasi tersebut, ia menyarankan ke rekan-rekannya agar segera melakukan pencarian. Namun, hal itu tidak dilakukan. Sejumlah rekannya mencoba mencari informasi dengan menghubungi rekan yang berada di Tawau. Lantaran, Bapak Aco diduga diamankan aparat keamanan Tawau, Sabah, Malaysia.

Tak hanya mencari informasi melalui rekannya yang berada di Tawau, sebagian rekan juga mencoba mencari informasi melalui orang pintar. Kemudian, berhembus kabar bahwa speedboat yang ditumpangi Bapak Aco, di mana sang motoris bernama Juma diancam menggunakan pisau tepat dileher lalu dibawa ke sebuah pulau.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 11:23

Buru Penjaja Pelajar di Sembakung

NUNUKAN – Informasi adanya prostitusi pelajar di Kecamatan Sembakung mengundang reaksi dari sejumlah…

Rabu, 29 Maret 2017 11:20

DPRD Soroti Penerbangan SOA ke Krayan

NUNUKAN – Penerbangan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) yang sempat tidak beroperasi selama sepekan…

Rabu, 29 Maret 2017 11:16

Pelajar Krayan Dominasi Kuliah di Tiongkok

NUNUKAN – Dari 25 pelajar Kecamatan Krayan yang sebelumnya berniat melanjutkan pendidikan melalui…

Senin, 27 Maret 2017 10:48

Empat Pejabat Eselon II Jadi Staf Biasa

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali melakukan mutasi untuk empat Aparatur…

Senin, 27 Maret 2017 10:46

Diduga Gangguan Jiwa, Hamid Tusuk Perutnya Sendiri

NUNUKAN – Abdul Hamid (50), pria paro baya ini nekat menusuk perutnya sendiri dengan sebilah parang.…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:15

Kejari Usut Dana Jaspel Rp 4,2 Miliar

NUNUKAN – Terlambatnya pembayaran jasa pelayanan (jaspel) 2016 lalu di Rumah Sakit Umum Daerah…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:07

Penghubung Sabu 7 Kg Dihukum Mati?

NUNUKAN – Diupah hingga ratusan juga rupiah, pria paro baya berinisial F rela memilih bekerja…

Jumat, 24 Maret 2017 09:49

GILA..!! Sabu 7 Kg Tujuan Pinrang Dibawa Warga Tarakan

NUNUKAN – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan menggagalkan peredaran narkotika…

Jumat, 24 Maret 2017 09:48

Kuota LPG 3 Kg Akhirnya Bertambah

NUNUKAN – Tambahan kuota Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) di 2017 akhirnya diperoleh…

Kamis, 23 Maret 2017 10:16

Harga Tiket Mahal, Pemulangan WNI Sulit

NUNUKAN – Akibat perubahan harga tiket pemulangan yang diberlakukan manajemen Pelabuhan Tawau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .